BBC, Serang – Pemerintah provinsi Banten mengalokasikan anggaran bagi pembangunan infrastruktur kesehatan sebesar Rp125,10 miliar. Anggaran sebesar itu diperuntukan bagi sejumlah program seperti pengadaan lahan rumah sakit Cilograng, perluasan pembangunan RSUD Banten, pembangunan rumah sakit jiwa tahap I, pembangunan Rumah Sakit Malingping (poliklinik).
“Dan pengadaan lahan 2 hektar untuk perluasan Rumah Sakit Malingping,” ujar Gubernur Banten Wahidin Halim.
Gubernur mengatakan, pihaknya konsern dalam meningkatkan upaya pelayanan dasar bagi masyarakat. Apalagi hal itu tertuang dalam visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Banten.
“Untuk itu pemerintah akan terus hadir dalam melayani warga yang membutuhkan pelayanan dasar di daerah,” ucap Gubernur .
Direktur RSUD Banten Danang, Hamsah Nugroho menambahkan RSUD Banten akan terus meningkatkan performa pelayanan sesuai arahan Gubernur dan Wakil Gubernur. Apalagi sejuah ini masih ada stigma dari masyarakat terkait pelayanan RSUD yang dianggap masih perlu ditingkatkan.
“Ya pasti masih ada saja pernyataan masyarakat yang kurang baik, tapi kami punya komitmen untuk terus berbenah,” tegasnya.
Oleh sebab itu untuk mendorong pelayanan prima, kata Danang maka strategi pelayanan perlu ditingkatkan oleh seluruh jajaran di RSUD Banten. Karena diakui selama ini jajaran direksi sebelumnya sudah berupaya semakismal mungkin dalam melayani warga Banten.
“Jika ada ratusan kebaikan tidak dipublikasikan, tapi ada satu kekurang tapi dimuat media, maka ratusan kebaikan itu akan kalah. Makanya komitmen saya adalah pelayanan prima menjadi skala prioritas,” tandas mantan Direktur RSUD Malingping tersebut,” (1-1)





































