Google search engine
Beranda Cilegon Dua Kecamatan di Cilegon Rawan Terkena Banjir

Dua Kecamatan di Cilegon Rawan Terkena Banjir

0
218

BBC, Cilegon – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon menyebut, dua kecamatan di Kota Cilegon rawan terjadi banjir. Adapun dua kecamatan yang rawat terjadi banjir yaitu kecamatan Pulomerak dan kecamatan Ciwandan. Selain kondi tanahanya yang berada di dataran rendah, pembangunan Drinase yang kurang baik juga faktor penyebab terjadinya banjir di dua kecamatan tersebut.

Kepala BPBD Kota Cilegon Erwin Harahap mengatakan, semua wilayah di Cilegon memiliki potensi banjir. Namun, yang paling sering terjadi banjir adalah Ciwandan dan Pulomerak.

“Semua wilayah berpotensi terjadi banjir, namun di Cilegon ada dua kecamatan yang sering terjadi banjir. Seperti di Ciwandan dan Pulomerak, sehingga harus dilakukan penangananya yang lebih serius,” kata Erwin saat ditemui di kantornya. Rabu (8/1/2020).

Erwin menyampaikan, yang menyebabkan serinh terjadinya banjir di dua kecamatan itu adalah selain kondisi tanah yang berada di dataran rendah. Pembangunan drinase yang kurang baik juga merupakan faktor sering terjadinya banjir.

“Disanakan terkenal sering terjadi banjir, karena drinasenya kurang lebar dan daratan yang terendah namun faktor kebiasaan manusia yang sering buang sampah sembarangan juga faktor penyebab terjadinya banjir,” terang Erwin

Erwin mengaku, untuk mengantisipasi terjadinya banjir yang meluas pada saat turun hujan. Pihaknya mengaku telah memberikan surat himbauan kepada Camatn dan Lurah sekota Cilegon.

“Kalo mencegah bencanakan kita tidak bisa, paling meminimalisir dengan cara memberikan surat himbauan kepada Lurah dan Camat yang ada di Cilegon. Serta bekerjasama dengan beberapa stakeholder terkait lainya yang ada di Kota Cilegon, seperti TNI, Polri, Dinkes, DPUTR, Dinsos, Basarnas dan lain lainya yang berkaitan dengan kebencanaan,” jelas Erwin. (1-2).

Google search engine

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini