BBC, Serang – Tim Gabungan Polda Banten, Polres Serang dan Polres Serang Kota berhasil mengamankan 10 anggota geng motor All Star Serang Timur. Kesepuluh anggota geng motor diamankan dari tempat yang berbeda. “Yang sudah diamankan 10 orang dan masih dalam tahap pengembangan sementara. Jadi sisanya 26 lagi yang belum, karena informasi awal ada sekitar 36 orang. Tim terus bekerja mengumpulkan barang bukti seperti alat dan  kendaraan yang digunakan saat peristiwa terjadi,” ujar Dirkrimum Polda Banten, Kombespol Martri Sonny, disela ekspose di Mapolres Serang Kota, Minggu (7/3/2021). 

“Mereka berkumpul sekitar pukul 1 dini hari di Kemang, kemudian menuju Kilasah Kasemen dan berlanjut ke Terondol dan terkahir di perempatan Ciceri pada pukul 3 dini hari,” tambah Martri.

Meski demikian, Martri menyebut terhadap kesepuluh anggota geng motor belum ditetapkan tersangka. Karena tim saat ini terus melakukan pengembangan. “Mereka belum ditetapkan tersangka terhadap yang diamankan masih dalam proses penyelidikan.  Atas peristiwa ini juga menjadi warning bagi geng motor lain di Banten agar tidak melakukan hal serupa, karena akan dihukum keras dan ditindak tegas,” ucap Martri. 

Sedangkan dari proses penyelidikan, Matri melanjutkan aksi konvoi geng motor dan sempat mengacungkan senjata tajam ini atas dasar balas dendam. Karena dari informasi bahwa sekitar awal tahun lalu ada anggota geng motor All Star ini yang mendapatkan perlakuan tak mengenakan dari geng motor lain di wilayah Serang Kota. “Maksudnya membalas dendam dan memprovokasi. Ini juga upaya menunjukan kepada pihak lawan bahwa mereka siap bertempur, kira-kira begitu,” lanjutnya. 

Sedangkan terkait dua perempuan yang sempat diamankan Polres Serang, perwira melati tiga ini mengakui yang bersangkutan telah dipulangkan. “Mereka (dua orang perpuan) memang sempat kami minta keterangan, karena sempat berkumpul bersama. Tapi setelah dimintai keterangan mereka tidak terbukti, dan dipulangkan,” terangnya.  

Meski begitu, Martri menghimbau kepada masyarakat di wilayah hukum Polda Banten agar tetap tenang dan tidak terprovokasi atas beredarnya video geng motor All star Serang Timur tersebut. “Masyarakat jangan khawatir setiap ada gangguan Kamtibmas. Tapi warga juga dihimbau agar kehati-hatian tetap dijaga,” tandasnya.