KBRN, Serang – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menginginkan agar seni bela diri silat khas Banten bisa menjadi identitas dan budaya daerah Banten yang ikonik. Selain dengan cara melestarikannya, menurut Andika, hal tersebut juga harus dilakukan melalui terjaganya kordinasi dan komunikasi antar perguruam silat khas Banten.

“Semoga melalui kegiatan ini dapat meneguhkan silat Banten sebagai warisan budaya Banten,” kata Andika dalam sambutan virtualnya pada acara Pelantikan dan Rakernas I DPP Kesti TTKKDH di Hotel Ratu, Kota Serang, Minggu (13/6).

Menurut Andika, Kesti TTKKDH sebagai salah satu perguruan silat di Banten berperan besar dalam pelestarian silat Banten. Karena itu, kata dia, Pemprov Banten berharap Kesti TTKKDH dapat terus melestarikan silat. ” “Khususnya pada generasi muda agar generasi muda senantiasa lebih mencintai nilai-nilai budaya Banten di tengah arus deras globalisasi dan kemajuan teknologi informasi,” kata Andika.

Andika melanjutkan, di sektor pariwisata seni bela diri pencak silat Banten diharapkan dapat terus eksis dalam berbagai atraksi guna menjadikan Banten sebagai destinasi wisata unggulan, khususnya sebagai atraksi wisata minat khusus berbasis budaya.

Menurutnya, atraksi bela diri silat dalam event-event wisata harus memiliki nilai diferensial yang tinggi unik dan berbeda dari wilayah atau daerah lain. Karena itu, lanjutnya, seni bela diri silat Banten harus menjadi ikon Banten yang menunjukkan identitas dan budaya Banten. “Untuk itu, saya berharap komunikasi
dan koordinasi antar perguruan silat di Banten harus tetap terjaga untuk menjaga nilai-nilai tradisi dan budaya pencak silat Banten,” katanya.

Mewakili Pemprov Banten dan juga selaku Ketua Umum DPP Persatuan Pendekar Persilatan Seni & Budaya Banten Indonesia (PPPSBBI), Andika mengcapkan selamat atas pelantikan DPP Kesti TTKKDH dan selamat menyelenggarakan rakernas. Tidak lupa, Andika juga meminta agar pelaksanaan kegiatan tersebut senantiasa memperhatikan protokol kesehatan sebagai komitmen bersama untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Provinsi Banten.

Sementara itu Ketua Umum DPP Kesti TTKKDH Wahyu Nurjamil mengatakan, rakernas tersebut digelar untuk pertama kalinya pasca Mubes beberapa waktu lalu memilih dirinya secara aklamasi sebagai ketua umum. “Nah, hari ini selain kami melantik pengurus terpilih kami jug akan menggelar rakernas untuk menetapkan program kerja organisasi,” kata Wahyu.