BBC, Serang – Ketua Tim Penggerak Provinsi Banten Ibu Dewi Indriati Rano menegaskan, Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK merupakan momen untuk melakukan evaluasi seluruh program yang telah dilaksanakan selama ini.

“Ayo kita evaluasi hal-hal apa saja yang telah kita (PKK) lakukan selama setahun ini. Kemudian lakukan penilaian diri, apakah ada keberhasilan atau kemajuan program maupun kegiatan PKK,” kata Dewi Rano saat memberikan sambutan pada acara Peringatan HKG PKK ke-44 Tingkat Provinsi Banten, di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Serang, Rabu, 13/04/2016.

Tema peringatan HKG PKK tahun ini, kata dewi, wujudkan kinerja gerakan PKK melalui penguatan dasa wisma. Dasawisma adalah kelompok terkecil kelompok PKK yang berperan strategis mewujudkan keluarga sejahtera. Diharapkan TP PKK secara berjenjang berupaya memperkuat kelompok dasawisma yang merupakan ujung tombak dari gerakan PKK, termasuk memberikan perhatian kepada kader-kadernya.

“Untuk itu saya mengajak seluruh  jajaran tim penggerak PKK untuk memberikan bimbingan, pembinaan dan fasilitasi yang berkelanjutan kepada kader-kader PKK termasuk kader dasawisma, karena kepada merekalah sesungguhnya terletak fungsi kinerja gerak PKK,” jelas Dewi Rano.

Hadir dalam acara tersebut, Gubernur Banten Rano Karno, Sekda Banten Ranta Soeharta, Asda III Widodo dan Ketua TP PPK se-Provinsi Banten.

Dewi juga berharap agar Tim Penggerak PKK di seluruh daerah bisa berkoordinasi dengan jajaran Pemerintah Daerah, serta menjalin relasi dan kemitraan dengan berbagai pihak untuk keberhasilan visi dan misi Gerakan PKK. “Saya menaruh harapan agar kiranya Pak Gubernur, Bupati dan Walikota selaku pembina PKK berkenan memberikan dukungan dan fasilitasi terhadap program-program PKK,” ucapnya.

Kepada jajaran TP PKK, Kader PKK dan Kader Dasawisma, Dewi  berpesan, untuk senantiasa bekerja dengan semangat relawan dan tanpa pamrih. Jangan pernah lelah untuk selalu menimba ilmu, karena perkembangan ilmu dan teknologi menuntut kita untuk selalu menyesuaikan. Kembangkan terus jaringan kemitraan dan kerjasama dengan berbagai pihak untuk kelangsungan program-program PKK.

“Jangan pernah merasa berat, jangan pula menjad beban dalam pengabdian kita untuk ikut meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat,” ujarnya.

Gubernur Banten Rano Karno mengharapkan, Tim Pengerak PKK  dapat mengambil peran strategis sebagai motor pengerak dalam meningkatkan kesehatan keluarga, berupaya meningkatkan ekonomi keluarga dalam memanfaatkan sumber serta potensi yang ada. 

“Dalam pelaksanaan program PKK untuk terus mewujudkan keluarga sehat serta berkualitas, karena ini merupakan bagian yang tidak dapat terpisahkan dari visi Provinsi Banten yaitu besatu mewujudkan masyarakat banten sejahtera berlandaskan iman dan taqwa,” jelas Gubernur.

Pada kesempatan ini, Gubernur Banten Rano Karno secara mendadak memberikan hadiah umroh bagi kader-kader PKK  yang berasal dari Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan yang telah mengabdikan dirinya selam 30 tahun lebih. 

“Ijinkan saya sebagai pembina PKK untuk memberangkatkan mereka ibadah umroh pada tahun 2017. Jadi marilah barang siapa yang telah mengabdi di PKK insya allah hadiahnya umroh. Sekali lagi dari hati yang tulus saya sampaikan terima kasih kepada ibu yang telah mengabdikan dirinya untuk PKK dan sumbangsih jiwa, raga, tenaga dan biaya. Tidak ada kata bagi saya sebagai pembina PKK selain mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ucap Gubernur. (1-1/ humas)