Google search engine
Beranda Peristiwa Kapolresta Surakarta Candra Minta Anggotanya Jadi Contoh Masyarakat

Kapolresta Surakarta Candra Minta Anggotanya Jadi Contoh Masyarakat

0
13
Kapolresta Surakarta AKBP Candra Sasongko saat memimpin apel pagi di lingkungan Mapolresta Surakarta, Sennin 19 Oktober 2026.

BBC, Serang – Kapolresta Surakarta AKBP Candra Sasongko, memimpin apel perdana setelah resmi menjabat sebagai orang nomor satu di jajaran Polresta Surakarta. Dalam kesempatan tersebut, AKBP Candra memberikan sejumlah arahan tegas kepada seluruh anggotanya, mulai dari pentingnya komunikasi, kepemimpinan hingga kehadiran polisi di tengah masyarakat.

Apel perdana tersebut digelar di halaman Mapolresta Surakarta, Senin 19 Oktober 2026. Kegiatan diikuti Wakapolresta Surakarta AKBP Heru Eko Wibowo, para pejabat utama (PJU), Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polresta Surakarta, baik anggota Polri maupun PNS.

Dalam arahannya, AKBP Candra menegaskan bahwa keberhasilan sebuah organisasi sangat ditentukan oleh komunikasi yang baik dan diikuti tindakan nyata. Menurutnya, kegagalan organisasi kerap terjadi ketika komunikasi dan aksi tidak berjalan beriringan.

“Kegagalan organisasi itu biasanya disebabkan karena komunikasi dan aksi yang tidak berjalan beriringan. Jadi ke depan Polresta Surakarta harus satu tingkat lebih tinggi dalam hal komunikasi, kolaborasi dan koordinasi,” tegas AKBP Candra.

Ia pun meminta seluruh pejabat utama dan perwira untuk mengubah pola pelaporan. Setiap laporan yang disampaikan kepada pimpinan tidak boleh hanya sebatas menyampaikan informasi mengenai peristiwa atau kejadian, tetapi juga harus disertai langkah konkret yang telah dilakukan.

“Saya minta kepada para pejabat utama maupun perwira, ketika melaporkan kepada saya jangan hanya melaporkan peristiwa atau kejadian. Namun, harus sudah melaporkan langkah-langkah apa saja yang telah dilaksanakan,” ujarnya.

Tak hanya itu, Kapolresta juga menekankan pentingnya keteladanan seorang pimpinan. Ia meminta para pejabat utama dan perwira tidak hanya memberikan instruksi dari belakang meja, melainkan harus turun langsung ke lapangan dan menjadi contoh bagi anggotanya.

Menurutnya, seorang pemimpin harus mampu menunjukkan tindakan nyata, membangun kerja sama, serta memastikan setiap persoalan yang muncul di lapangan mendapatkan penanganan secara cepat dan tepat.

Dalam apel tersebut, AKBP Candra turut mengingatkan seluruh personel mengenai slogan Kapolri, yakni “Polisi Bersama Masyarakat”.

Ia menegaskan bahwa pusat dari pelaksanaan tugas kepolisian adalah masyarakat. Karena itu, setiap anggota Polri harus memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya dan tidak boleh bersikap apatis terhadap persoalan yang dihadapi warga.

“Slogan Bapak Kapolri adalah Polisi Bersama Masyarakat. Jadi sentralnya adalah di tengah-tengah masyarakat. Anggota tidak boleh apatis atau cuek terhadap lingkungan sekitarnya. Ke depan kita harus bekerja sama,” ujarnya.

AKBP Candra berharap seluruh personel Polresta Surakarta mampu membangun semangat kebersamaan, baik dalam hubungan internal organisasi maupun ketika memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Menutup arahannya, Kapolresta Surakarta menyampaikan pesan khusus kepada seluruh personel agar memiliki rasa tanggung jawab dan kesadaran pribadi dalam menjalankan tugas.

Ia meminta setiap anggota mampu menjadi polisi bagi dirinya sendiri, yakni memiliki kedisiplinan, kepedulian serta kemampuan mengambil langkah positif tanpa harus selalu menunggu perintah pimpinan.

“Saya minta semuanya bisa menjadi polisi bagi dirinya sendiri. Saya tekankan kepada seluruh anggota Polresta Surakarta agar bisa menjadi Kapolres bagi dirinya masing-masing,” pungkasnya.

Google search engine