Bukabanten

Ingin Maju Bersama di Pilgub, PKS dan Gerindra Nyatu

BBC, Serang – Partai PKS dan Gerindra Provinsi Banten akhirnya sepakat untuk menggalang koalisi poros baru yang sudha dirancang sejak lama. Dengan adanya deklarasi koalisi ini, dua partai tersebut secara otomatis bisa mengusung cagub dan cawagub sendiri. Namun begitu Gerindra maupun PKS tidak menutup peluang bagi partai lain dan calon ekskternal untuk bisa bergaung dengan kaalisi poros baru ini.

“Alhamdulillah ada langkah maju ya, artinya kita sudah punya kesepatan yang memastikan bahwa Gerindra dan PKS bisa bersama mengusung kader sendiri dengan calon yang akan kita tetapkan nanti. Siapa calonnya ya akan kita tentukan nanti, apakah calon dari kita yang sudah ada atau bisa jadi dari luar,”ungkap Ketua DPW PKS Banten Miptahudin usai melakukan deklarasi koalisi di Serang, Rabu, 13/4/2016.

Miptah menyatakan, pihaknya tidak menutup celah bagi partai dan calon lain, untuk bisa bergaung dengan koalisi ini. Meski diakui dua partai besutan Prabowo subianto dan Sohibul lman ini sudah bisa mengusung kader internal masing-masing.

“Masing-masing terus melakukan komunikasi dengan partai lain, untuk maju dalam pertarungan pemilihan gubernur Februari mendatang. Sekarang belum saatnya ya ngomongin siapa calonnya,”jelas Miptah

 

Ketua DPD gerindra Banten Budi Heryadi berpendapat, partainya terus mengukuhkan pengurus ditingkat bawah untuk bisa mensosialisasikan kader intenal yang sudah muncul saat ini. Dimana dari hasil keputusan Musda sebelumnya telah menentukan nama dirinya sebagai calon yang diusung pada pilgub Banten.

“Koalisi ini sudah final, tapi kita juga tidak menutup celah untuk partai lain dan calon lain bisa bergabung dalam koalisi poros baru ini,”tegasnya.

Namun begitu, kata Budi Gerindra juga akan melakukan sejumlah tahapan, salah satunya metode survei untuk mengukur popularitas kader yang bisa idusung pada pilgub nanti.

“Karena metode survei ini snagat menentukan peluang bagi calon yang diusung dari kedua partai. Tapi itu bukan segala-galanya, karena nanti akan kita ukur juga seberap baik calon dari luar itu. Apakah lebih baik dari kita atau tidak, nanti akan kita ukur,”katanya.

Adapun jika dari hasli survei tersebut kader geindra popularitasnya dibawah kader PKS, tambah Budi ihaknya legowo akan mengisi posisi wakil gubernur.

“Begitupun sebaliknya jika Gerindra yang popularitasnya tinggi, maka PKS juga sepakat untuk bisa mendampingi cagub dari gerindra,”tegas Budi.

Sementara alasan koalsisi pros baru ini dideklarasikan, Budi mengatakan lantaran terdapat kesamapan visai dan misinya. Apalagi dalam koalisi merah putih di tingkat pusat masih memposisikan Gerindra dan PKS sebagai partai yang konsisten lantaran tertap berada di luar pemerintahan.

“Dalam koalisi merah putih kan, hanya Gerindra dan PKS tetap solid mengwal pemrintahan,”tukasnya. (1-1)

Exit mobile version