Google search engine
Beranda blog Halaman 767

Terkait Pembentukan TPAKD, Rano Minta Balik OJK untuk Membentu

0

BBC, Serang – Gubernur Banten Rano Karno mengatakan, pembentukan TPAKD ini atas rekomendasi dan arahan dari Presiden Joko Widodo agar mampu mendorong percepatan pembangunan ekonomi daerah. Namun begitu pihaknya berharap agar OJK sebagai jembatan pembentukan TPAKD ini untuk membantu Pemprov Banten menyiapkan infrastrukturnya terlebih dahulu agar akses keuangan ini bisa berkembang.

“Saya setuju  dan apresiasi dengan program ini demi perencanaan pembangunan kedepan. Tapi, kalau berbicara tentang akses tentunya kita harus menyiapkan infrastrukturnya, apa infrastrukturnya yaitu Bank Daerah. Kita ingin fokus disini dulu,” kata Gubernur.

Menurutnya, keberadaan tim ini karena kegiatannya memiliki banyak tujuan positif, diantaranya mendorong ketersediaan akses keuangan yang seluas-luasnya kepada masyarakat dalam rangka mendukung perekonomian daerah. Selain itu, mencari terobosan dalam rangka membuka akses keuangan yang lebih produktif bagi masyarakat di daerah dan  mendorong lembaga jasa keuangan meningkatkan peran serta dalam membangun perekonomian di Banten.

“Untuk menjangkau masyarakat di pedesaan tentunya kami harus punya bank. Bagi Provinsi  Banten yang belum bank sendiri apa yang bisa kita lakukan. Mungkin gak  OJK mengeluarkan regulasi  untuk membuka ank daerah mendapatkan perlakuan khusus. Kita ingin fokus disni dulu,” ujarnya.

“Kita sedang desain pembangunan terutama di banten. Saya semakin paham bahwa banten ini harus memiliki bank sendiri, tentunya tanpa mengucilkan lembaga keuangan yang sudah berkembang. Jika tim ini sudah dibentuk, program pertama adalah membuat bank daera. Banyak potensi yang bisa diambil, ada dana desa, biaya operasional sekolah (BOS) dan lainnya. (1-1)

Ditanya Materi RUPS PT BGD, Rano: Kita Lihat Nanti

0

BBC, Serang – Gubernur Banten Rano Karno membenarkan perihal adanya rencana Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT BGD , pada 27 April mendatang. Akan tetapi ketika ditanya materi RUPS terkait kemungkinan pergantian dan perubahan jajaran direksi di PT BGD, Rano mengaku masih mempertimbangkan.

“Insya Allah di tanggal itu, kalo soal pergantian direksi belum tahu, kita lihat nanti,” Ujar Gubernur usai melaksanakan shalat Jumat di Masjid Raya Al-Bantani KP3B, Curug, Kota Serang, Jumat, 22/4/2016.

Sementara itu Direktur PT Banten Global Development (BGD) Franklin Paul Nelwan mengatakan, pihaknya akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 27 April mendatang.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Franklin ditemui di Pendopo Gubernur KP3B usai  menghadiri rapat tertutup bersama Gubernur Banten dan Otoritas Jasa Keuangan

Menurutnya, RUPS dipastikan akan berlangsung pada tanggal tersebut. Akan tetapi untuk tempat pelaksanaanya, Franklin masih merahasiakannya.

“Untuk bahan RUPS juga saat ini masih sedang dipersiapkan, tapi sebentar lagi juga selesai,” kata Franklin.

 

 

OJK Dorong Minta Banten Bentuk TPAKD

0

 

BBC, Serang – Otoritas Jasa Keuangan Regional I DKI Jakrata dan Banten akan menginisiasi pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Provinsi Banten.

Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional I DKI Jakarta dan Banten Bambang Widjanarko mengatakan percepatan akses keuangan di daerah akan menjadi sangat penting dan perlu mendapat prioritas serta menjadi perhatian.

“Dengan lebih terbukanya akses keuangan bagi masyarakat di daerah maka diharapkan dapat menciptakan pertumbhhan ekonomi daerah yang lebih merata hingga pelosok desa, lebih partisipatif dan inklusif,” kata Bambang saat melakukan pertemuan dengan Gubernur Banten Rano Karno beserta jajarannya.

Menurut  Bambang, program percepatan keuangan daerah, akan menjadi prioritas OJK bersama dengan semua stakeholder dan Pemerintah Provinsi untuk mencari terobosan membuka akses keuangan yang lebih efektif dan memanfaatkan sumber dana yang ada untuk mendukung kegiatan yang produktif.

“Untuk itu, kami akan menginisiasi pembentukan tim perceparan akses keuangan daerah (TPAKD) di Banten dengan melibatkan secara aktif peran Pemprov Banten dan Kabupaten/Kota di Banten  sehingga tim ini akan dapat membuka dan mempercepat akses keuangan di daerah,” ujarnya.

Inisiasi tersebut muncul mengingat masih rendahnya hasil survey nasional literasi keuangan, pembiayaan UMKM dari lembaga jasa keuangan masih relatif rendah dan rendahnya kesenjangan yang tinggi antara ketersediaan kantor Bank dan ATM perjumlah penduduk di wilayah perkotaan terutama antara Kota Tangerang dan Kota Serang.

“Ketersediaan akses perbankan di wilayah Lebak, Pandeglang dan Serang  masih memiliki akses keuangan yang rendah. Maka dari itu diperlukan percepatan akses keuangan ini,” ucapnya.

Maka dari itu pihaknya meminta kepada Pemerintah Daerah dan lembaga keuangan dan pemangku kepentingan terkait untuk berkomitmen dan menyiapkan infrastruktur yang kuat. “Harus dimonitoring seluruh kegiatan yang dilakukan dan ada evaluasi pelaksanaan tugas yang sudah dilakukan,” ucap Bambang

“Respon dari Pemprov sangat baik. Nantinya tim ini dipimpin oleh Pak Sekda dibawah pembinaan Pak Gubernur, lalu dibawahnya ada waki ketua yaitu OJK dan BI dan anggotanya SKPD terkait. Semoga di triwulan II ini sudah bisa dibentuk timnya dan langsung dilantik,” tambahnya. (1-1)

Gubernur Minta Pelajar Sadar Keselamatan Berkendara

0

 

BBC, Cilegon – Gubernur Banten Rano Karno mengingatkan para pelajar khususnya siswa SMA sederajat yang mengendarai kendaraan roda dua ke sekolah, untuk mematuhi aturan dan menjaga keselamatan di jalan. Hal tersebut disampaikan Gubernur Banten Rano Karno saat membuka Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan yang diselenggarakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Provinsi Banten, Kamis, 21/4/2016.

“Untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas jalan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah  saja, melainkan tanggung jawab bersama termasuk para pelajar agar menjaga etika berkendara sehingga terciptanya keselamatan berkendara di jalan raya,”himbau Gubernur.

Penggunaan sepeda motor memang dapat mempermudah untuk cepat sampai tujuan khususnya bagi pelajar menuju sekolah. Namun demikian, lanjutnya, harus disadari bahwa dengan kemudahan dan fleksibilitas yang tinggi, sepeda motor juga memiliki potensi yang sangat besar terhadap tingkat kecelakaan mengingat masih rendahnya kehati-hatian kebanyakan pelajar saat menggunakan sepeda motor.di jalan raya. Tidak hanya itu, Kondisi ini juga diperparah dengan tidak adanya kelengkapan berkendara seperti SIM, STNK dan Helm.

“Inilah salah satu  kejadian yang tidak perlu dicontoh oleh kita semua, karena tindakan tersebut merupakan pelanggaran fatal yang merugikan pengendara motor itu sendiri,” pesannya.

Pada sosialisasi yang bertempat di Sari Kuring Indah (SKI) Hotel tersebut juga dibagikan Helm gratis kepada pelajar yang mengikuti ujian simulator kendaraan  dengan nilai tertinggi dari tiap-tiap sekolah yang hadir.

Dengan sosialisasi itu diharapkan dapat mengingatkan dan menanamkan budaya keselamatan berlalu lintas di kalangan pelajar sehingga dapat menekan angka kecelakaan juga mampu menumbuhkan budaya disiplin dalam berlalu lintas. (1-1/Humas)

PLTU IV Siap Dibangun di Banten

0

BBC, Serang – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mulai membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) IV kapasitas 315 Mega Watt (MW) di Desa Lontar, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang Banten, yang ditargetkan dibangun dalam waktu 42 bulan.

“Pembangunannya sudah dimulai bulan ini, ditargetkan selesai dalam 42 bulan dan mudah-mudahan bisa dipercepat. Sehingga pada September 2019 mudah-mudahan sudah bisa beroperasi,” kata General Manager Unit V PLN Jawa Bagian Barat Robert Aprianto Purba usai melakukan audiensi dengan Gubernur Banten Rano Karno di ruang kerjanya di Pendopo KP3B, Serang, Rabu, 20/4/2016.

Ia mengatakan kunjungannya ke Gubernur Banten tersebut salah satunya dalam rangka memastikan kehadiran Gubernur Banten pada saat peletakan batu pertama pembangunan PLTU tersebut, yang rencananya akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada akhir April 2016.

 Menurut Robert, pembangunan PLTU tersebut dalam upaya memenuhi kebutuhan listrik untuk wilayah Banten dan DKI Jakarta serta sebagian untuk Jawa Barat. Investasi untuk pembangunan PLTU tersebut diperkirakan sekitar Rp6 triliun dan diharapkan bisa memberikan dampak ekonomis bagi masyarakat Banten.

 “Investasi enam triliun mudah-mudahan bisa menghidupkan usaha masyarakat di sana. Karena nanti juga ada sekitar 3.000 orang yang akan bekerja di proyek tersebut,” kata Robert.

 Selain kesiapan dalam peletakan batu pertama pembangunan PLTU IV Lontar, kata Robert, persoalan lain yang disampaikan PLN kepada Gubernur Banten Rano Karno yakni terkait permasalahan kelistrikan di empat wilayah pelayanan PLN di Banten, termasuk sebagian masyarakat di Kabupaten Pandeglang dan Lebak yang sebagian masyarakatnya belum menikmati listrik dari interkoneksi Jawa dan Bali.

 “Nanti kami harapkan ada jaringan transmisi yang menghubungkan dari Saketi, Malingping sampai Bayah di Kabupaten Lebak. Inilah yang diharapkan akan memberikan listrik yang cukup bagi masyarakat yang ada di dua kabupaten di Banten Selatan,” katanya.

Gubernur Banten Rano Karno menyambut baik program-program yang akan dilaksanakan PLN di Banten termasuk dalam upaya pemenuhan tenaga listrik untuk dua wilayah di Banten yakni Lebak dan Pandeglang.  “Memang ironi Banten ini, meskipun pusat banyak PLTU disini, tapi masih ada sekitar 218 ribu warga Banten yang belum teraliri listrik,” kata Rano Karno.

Menurut dia, salah satu program yang dilaksanakan Pemprov Banten dalam upaya pemenuhan kebutuhan listrik bagi masyarakat yakni melalui program listrik desa (Prolisdes). Pemerintah Provinsi Banten setiap tahun menganggarkan untuk program listrik desa, namun demikian tahun ini terkendala dengan kebijakan pemerintah terkait penerima hibah yang harus berbadan hukum.

Pihaknya juga mendukung upaya PLN dalam membuat grand desain pengembangan PLN di Banten, agar bisa terkoneksi atau diselaraskan dengan program pembangunan yang ada di Provinsi Banten. “Apalagi di Banten akan dilaksanakan 12 proyek strategis nasional dan bisa diselaraskan dengan grand desain PLN,” ucapnya. (1-1/ Humas)

12 Ribu Pohon Mangrove Ditanam di Teluk Banten

0

BBC, Serang – Dalam Rangka memperingati Hari Bumi International, Gubernur Banten Rano Karno menanam bibit pohon mangrove di perairan teluk banten Desa Pancer, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Kamis, 21/4/2016.

Gerakan ini merupakan kerjasama antara Pemprov Banten dengan Pemkot Serang, PT Chandra Asri, LSM Rekonvasi Bhumi dan element masyarakat sebagai bentuk kepedulian lingkungan pesisir.

“Mari kita jaga bumi dan lestarikan lingkungan kita sebagai wujud syukur kita kepada sang maha pencipta. Berikanlah hak-hak anak cucu kita berupa alam yang lestari untuk kelangsungan hidup segenap komponen alam ini,” kata Gubernur dalam sambutannya.

Penanaman pohon bibit mangrove diteluk banten mencapai 12 ribu batang pohon, 2000 bibit berasal dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Banten dan sebanyak 10 ribu bibit berasal dari CSR PT Chandra Asri.  Mengusung tema “Pohon Untuk Bumi, Mari Kita Menanam”diharapkan akan membawa perubahan yang bermanfaat bagi lingkungan.
pada kesempatan ini, Gubernur Banten memebrikan bantuan tempat sampah bagi masyarakat yang berada di pesisir teluk banten.Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian Gubernur untuk mengelola sampah dengan baik dan tidak dibuang sembarangan.

Gubernur Banten menjelaskan, saat ini Provinsi Banten sebagai daerah industri sangat rentan terhadap pengaruh perubahan iklim. Sebagai provinsi dengan basis aktifitas ekonomi yang ditopang oleh industri tentunya turut menyumbang terhadap perubahan iklim yang harus dikendalikan.

“Pemprov harus terlibat dalam program konservasi lingkungan termasuk pelaku industri didalamnya. Upaya melestarikan lingkungan hidup tidak hanya tanggung jawab perorangan saja, tetapi tanggung jawab dari semua pihak yang hidup dibumi ini,” ajak Gubernur.

Menurutnya, kesadaran untuk melestarikan lingkungan hidup dengan menanam pohon seharusnya ditanamkan sedini mungkin dan harus berkesinambungan, hal ini tidak terlepas dari kesadaran sosial yang dapat ditumbuhkan melalui penyuluhan atau pemberian informasi yang lengkap tentang pelestarian lingkungan kepada masyarakat umum.

“Kita harus menjaga, memprotek, dan memberikan kehidupan bagi mahluk hidup. Pohon mangrove adlah pusat kehidupan bagi mahluk hidup disekelilingnya. Artinya, penanaman kita ini bukan tanpa tutjuan, tetapi harus menjaga dan melindunginya,” ucapnya.

“Sebagai orang yang beriman, kita harus menjaga bumi kita yang indah ini, yang harus kita tahu manfaat Magrove juga untuk menjaga laut kita. Mudah-mudahan aksi ini bermanfaat bagi kita, terutama nelayan-nelayan yang  tinggal di sekitar pesisir pantai.” kata Gubernur Banten Rano Karno.

Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Provinsi Banten Husni Hasan menyebutkan, dari 570 Kilometer garis pantai di Provinsi Banten, hanya 270 hektarnya saja yang menjadi hutan mangrove sebagai penghijauan. Bahkan 60 persen kondisinya kurang baik terutama diwilayah utara banten sehingga mengancam ekosistem laut yang ada.

“Mangrovenya hanya 270 hektar. Mangrove merupakan salah satu sumber kehidupan di alam, guna menghindari bencana alam yang lebih besar,” kata Husni.

Maka dari itu, pihaknya bersama dengan PT Chandra Asri, LSM Rekonvasi Bhumi dan forum komunikasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Cidanau melakukan penandatanganan kerjasama (MoU) dalam pembayaran jasa lingkungan. Kerja sama ini sebagai bantuan dalam arangka menjaga kelestarian DAS Cilegon sebagai hilirnya untuk jangka waktu lima tahun kedepan.

“Dana CSR dari PT Chandra Asri per tahun mencapai Rp 50 Juta per tahun. Sebelumnya PT Krakatau Tirta Industri  mengucurkan Rp 275 juta pert ahun sampai 2019 nantii dan mudaha-mudahan bisa diperpanjang serta lebih banyak lagi perusahaan yang membantu. Dana ini nantinya kita akan bagikan ke masyarakat pengelolola hutan,” ucapnya.

Walikota Serang Tb Haerul Jaman berharap kegiatan penanaman pohon mangrove diwilayahnya ini menjadi komitmen bersama untuk melestarikan dan memanfaatkan bumi sebaik-baiknya.

“Pentingnya menanam pohon, karena bumi kita dari waktu kewaktu mengalami penurunan  kualitas akibat kerusakan alam karena pembalakan kayu berlebihan. Kedepan kita harus menjadi masyarakat yang ekologis dan terus berfikir ulang bahwa alam ini harus diwariskan ke generasi masa yang akan dating,” kata Walikota Serang. (1-1)/Humas)

 

Ketua PKK: Jangan Lupakan Kodrat Wanita

0

 

BBC, Serang – Puncak Peringatan Hari Kartini Tingkat Provinsi Banten Tahun 2016 diadakan di Pendopo KP3B Curug Kota Serang, Kamis, 21/04/2016.

Dewi Indriati Rano selaku Penasehat DWP Provinsi Banten mengungkapkan bahwa dalam rangka memperingati hari kartini perlu di refleksikan bersama bahwa peringatan atas pahlawan bukan sekedar seremonial belaka dengan symbol-simbol penghormatan tanpa nilai. “ Tapi justru yang terpenting adalah bisa mengambil keteladanan sosok pahlawan yang kita hormati ini “ ungkap Dewi.

Popularitas kartini sebagai pencetus gerakan emansipasi wanita di nusantara masih selalu dibicarakan. Sosok kartini merupakan sosok simbolis seorang yang terkekang lemah dalam tradisi dan lingkungan yang kurang memungkinkan wanita mengambil peran dan kesetaraan. “ sehingga ketokohan kartini bisa diambil contoh semangat untuk mengubah nasib kesetaraan dan emansipasi “ ujar Ibu Dewi.

Emansipasi wanita kerap disalah artikan oleh sebagian dari para wanita yaitu dengan mengejar karir setinggi langit, kesetaraan gender yang kebablasan, bahkan dengan mengorbankan kodratnya sebagai wanita. “ maka dari itu dalam memperingati hari kartini, yang kita harapkan tentu semangat kartini dan perintis kesetaraan gender menjadi teladan bagi wanita di indonesia. Namun yang harus kita ingat bahwa dalam memperjuangkan kesetaraan gender tidak melupakan kodratnya sebagai wanita “ tegas Penasehat DWP Banten.

Sementara itu arahan Gubernur Banten yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Banten mengatakan bahwa peringatan ini merupakan manifestasi serta  apreasiasi terhadap nilai – nilai luhur sekaligus kewajiban antara kaum laki – laki dan perempuan dalam semua bidang kehidupan.

“ Satu hal yang penting dalam memperingati hari kartini adalah bagaimana kita menggali semangat Raden Ajeng Kartini, guna lebih berperan secara maksimal untuk mensukseskan pembangunan sesuai dengan kemampuan dan kesanggupan masing – masing “ ujar Ranta.

Pada hakekatnya menurut Sekda Banten bahwa pembangunan nasional adalah pembangunan manusia seutuhnya dan pembangunan masyarakat Indonesia seluruhnya. Sehingga mewujudkan kesejahteraan masyarakat antara lain dapat dilakukan dengan pemberdayaan keluarga.

“ Berkaitan dengan itu, kiranya penting bagi kita untuk memberikan perhatian yang semakin besar kepada peningkatan kesejahteraan keluarga, perhatian yang besar harus kita berikan kepada peningkatan peran ibu bagi keluarga dalam memberikan perlindungan atau pengayoman kepada anak – anak dalam satu keluarga “ ungkap Sekda Banten.

Setelah acara peringatan hari kartini selesai dilaksanakan, diadakan pula seminar yang menghadirkan narasumber Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Aries Merdeka Sirait.

Seminar tersebut mengambil tema “ Peran Ibu Memutus Rantai Kekerasan Terhadap Anak “.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Banten, Kepala BPPMD Provinsi Banten, serta anggota Dharma Wanita kabupaten/kota se Provinsi Banten. (1-1/ Humas)

Gubernur Banten Lantik Walikota dan Wakil Walikota Tangsel

0

BBC, Serang – Gubernur Banten Rano Karno S,IP secara resmi melantik Airin Rahmi Diani dan Benyamin Davnie sebagai Walikota dan Wakil WAlikota  masa jabatan 2016-2021 di Pendopo Gubernur Banten KP3B, Rabu, 20 April 2016. Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri No 131.36-3489 dan 131.36-3490 Tahun 2016 tentang pengangkatan Walikota dan Wakil Walikota.

“Saya Gubernur Banten atas nama Presiden RI dengan resmi melantik Saudara Airin Rachmi Diani dan Benjamin Davnie sebagai Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan periode 2016-2021. Saya percaya bahwa saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan,” ucap Gubernur saat melantik pasangan terpilih pada Pilkada serentak yang digelar 9 Desember 2015 lalu.

Dalam sambutannya Gubernur Banten Rano Karno mengatakan, Wilayah Kota Tangerang selatan merupakan kota yang sangat strategis dan memiliki potensi daerah yang cukup besar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi bidang perdagangan, jasa dan pengembangan bisnisMenurut Gubernur, sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan wilayah provinsi DKI Jakarta, selain adanya dampak positif dari sisi ekonomi juga terdapat beberapa permasalahan yang perlu mendapat perhatian bersama.

 “Pertumbuhan penduduk yang tinggi dan masalah pengangguran, keterbatasan lahan permukiman, terbatasnya transportasi massal, , masalah lingkungan, terutama banjir dan terbatasnya ruang terbuka hijau, dan tidak tersedianya tempat pembuangan akhir (tpa) sampah, serta permasalahan kriminal sebagai akibat pertumbuhan penduduk yang tidak sebanding dengan kesempatan kerja yang ada. hal-hal tersebut menjadi tanggungjawab kita semua baik di tingkat kota maupun provinsi banten,” kata Gubernur dala, sambutannya.

Meski begitu, Gubernur juga mengapresiasi kinerja Airin dan Benjamin Davnie selama menjabat Walikota dan Wakil Walikota Tangsel periode 2011-2015. Menurutnya, progres pembangunan Kota Tangerang selatan, berdasarkan target dan sasaran  RPJMD tahun 2011-2016 secara umum menunjukkan hasil yang signifikan ditandai dengan tingkat pengangguran di  Tangsel menurun dari 11,98 % menjadi 6,9 %, begitu juga tingkat kemiskinan dari 1,69 % turun menjadi 1,62 %. bahkan income per kapita penduduk meningkat menjadi  Rp 34,3 juta, dengan laju pertumbuhan ekonomi meningkat dari 7,5 % menjadi 8,9 %, inflasi menurun dari 11% menjadi 3,3%, angka harapan hidup meningkat tajam dari 68,57 tahun  menjadi 72,11 tahun dan indeks pembangunan manusia (IPM) meningkat dari 75,74menjadi 79,17%.

“Melalui capaian tersebut, kami harapkan agar terus dipertahankan dan ditingkatan dengan tetap terfokus pada peningkatan penyelenggaraan tata pemerintahan yang baik dan bersih, penanggulangan kemiskinan, pengangguran, dan peningkatan kesejahteraan sosial dengan tetap mengedepankan kesejahteraan masyarakat demi kemajuan kota tangerang selatan yang cerdas, modern dan religius,” pesan Gubernur.

Gubernur juga meminta kepada kepala daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Banten untuk meningkatkan peran sebagai simpul penting koordinasi antar wilayah Kabupaten/Kota dan Provinsi dapat ditangani dengan baik.

“Saya titip, jangan bekerja dibelakang meja, turun langsung kelapangan untuk mengurai masalah dan menyelesaikannya. Yang tidak kalah pentingnya  saya berharap kepala daerah wajib melakukan pengawasan dalam pengelolaan dan penggunaan anggaran. Hindari penyalahgunaan dan kebocoran anggaran karena setiap rupiah anggaran negara pada hakikatnya adalah uang rakyat, yang harus digunakan oleh pemerintah secara berkelanjutan dalam mencapai kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Pada kesempatan ini, Gubernur juga mengingatkan kembali bagi pimpinan daerah yang baru dilantik, bahwa berdasarkan undang-undang No 8 tahun 2015 tentang  tentang pemilihan gubernur, bupati, dan walikota pasal 162 ayat 3.

“Kepala daerah dilarang untuk melakukan pergantian pejabat dilingkungan pemerintahan daerah (Pemda) baik Provinsi ataupun Kabupaten/Kota dalam jangka waktu 6 bulan terhitung sejak tanggal pelantikan,” pesannya. (1-1/Humas)

Ketua PKK: Gizi Baik untuk Generasi yang Lebih Baik

0

BBC, Cilegon – Perbaikan gizi merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perubahan perilaku gizi masyarakat kearah yang lebih baik. Untuk itu Program Gizi merupakan salah satu program yang menjadi perhatian khusus Pemerintah Provinsi Banten. Demikian yang disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten Dewi Indriati, saat membuka pertemuan Advokasi dan Koordinasi Lintas Program/ Lintas Sektor Program Gizi Tingkat Provinsi Banten, Selasa, 19/4/2016.

“Kebijakan dalam merencanakan program gizi merupakan acuan dalam menyusun program suatu kegiatan guna mencapai tujuan perbaikan gizi masyarakat. Kegiatan ini merupakan salah satu agenda dalam pembangunan demi mewujudkan kualitas sumberdaya manusia yang sehat, cerdas, produktif dan mandiri.” Ujar Istri Gubernur Banten tersebut.

Lebih lanjut Dewi menjelaskan, bahwa kekurangan gizi pada balita akan mengganggu pertumbuhan fisik anak yang menyebabkan anak tumbuh pendek serta menghambat kecerdasan anak, dimana tumbuh kembang otak 80% terjadi pada masa kandungan hingga usia 2 tahun.

“Melihat besarnya dampak permasalahan gizi buruk bagi keberlangsungan generasi selanjutnya, maka penting artinya mengerahkan upaya semaksimal mungkin untuk mencapai mutu sumberdaya manusia yang berkualitas.” Tekannya.

Pertemuan Advokasi dan Koordinasi Program Gizi yang bertempat di Royal Krakatau Hotel ini dijadwalkan berlangsung hingga 21 April mendatang, dengan jumlah peserta sekitar 300 orang yang terdiri dari Kepala seksi gizi Kabupaten/ Kota, Ahli Gizi Rumah Sakit Se-Banten, Kader Posyandu Kabupaten/ Kota, Tim Penggerak PKK Kabupaten/ Kota serta beberapa kedinasan terkait. (1-1)

Gubernur Optimis PAD dari Pajak Melebihi Target

0