Polda Jabar Hadirkan Sembilan Program Ketahanan Pangan

0
11

BBC, Serang – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden RI, Polda Jawa Barat menghadirkan sembilan inovasi ketahanan pangan yang difokuskan pada peningkatan kesejahteraan petani serta produktivitas komoditas jagung di berbagai wilayah Jawa Barat.

Program tersebut digagas melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan kelompok tani, perbankan pemerintah, koperasi, perusahaan, perguruan tinggi hingga instansi pengelola lahan negara. Melalui sinergi tersebut, Polda Jabar berupaya menghadirkan solusi konkret bagi berbagai persoalan yang dihadapi petani, mulai dari permodalan hingga pascapanen.

Kepala Biro SDM Polda Jabar, Kombes Pol Fadly Samad mengatakan, ketahanan pangan merupakan salah satu program strategis nasional yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen bangsa, termasuk institusi Polri.

“Polda Jawa Barat tidak hanya hadir sebagai penggerak, tetapi juga sebagai fasilitator yang mempertemukan berbagai pihak untuk membantu petani meningkatkan hasil produksi sekaligus kesejahteraannya,” kata Fadly Samad didampingi Kabagbinkar AKBP Condro Sasongko, Selasa, 9 Juni 2026.

Salah satu inovasi yang menjadi perhatian adalah kerja sama Kredit Usaha Rakyat (KUR) Himbara bagi petani binaan Polda Jabar. Program ini memberikan kemudahan akses pembiayaan modal usaha melalui bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), sehingga petani memiliki dukungan modal yang lebih kuat dalam mengembangkan usaha pertaniannya.

Selain itu, Polda Jabar juga menghadirkan program Primkoppol Peduli Bunga 0 Persen, yakni bantuan permodalan melalui koperasi Polri dengan skema pinjaman tanpa agunan dan tanpa bunga. Program ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan petani terhadap pinjaman berbunga tinggi yang berpotensi membebani usaha mereka.

“Kami ingin memastikan petani mendapatkan akses permodalan yang mudah, aman, dan tidak memberatkan. Dengan demikian mereka bisa fokus meningkatkan produktivitas pertanian,” ujar Fadly.

Inovasi berikutnya adalah Gotong Royong Bhayangkara, yang mengedepankan kolaborasi antara Polda Jabar, perusahaan melalui program CSR, serta berbagai stakeholder terkait. Melalui program ini, petani mendapatkan bantuan berupa modal usaha, benih unggul, alat dan mesin pertanian (alsintan), pupuk hingga bantuan sosial.

Polda Jabar juga menggagas program Pinjam Manfaat Lahan Presisi melalui kerja sama dengan PTPN dan Perhutani. Program tersebut membuka akses pemanfaatan lahan yang belum produktif untuk ditanami jagung oleh petani binaan sehingga mampu meningkatkan luas area tanam dan produksi pangan.

Dalam bidang penelitian dan pengembangan, Polda Jabar menggandeng Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) melalui program Benih Kurama. Program ini berfokus pada pengembangan benih unggul jagung yang saat ini masih berada dalam tahap uji coba sebelum memperoleh sertifikasi resmi.

“Kolaborasi dengan akademisi menjadi bagian penting karena inovasi pertanian harus berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi agar hasilnya lebih maksimal,” jelas Fadly.

Tidak hanya berfokus pada budidaya, Polda Jabar juga mengembangkan inovasi pascapanen melalui Solar Drayer Home Presisi, yaitu alat pengering jagung bertenaga surya hasil kolaborasi dengan mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). “Teknologi ini diharapkan mampu membantu petani menjaga kualitas hasil panen sekaligus menekan biaya pengeringan,” jelasnya.

Sementara itu, konsep pertanian berkelanjutan diwujudkan melalui program Zero Waste Presisi, yaitu pemanfaatan limbah rumah tangga sebagai media tanam dan bahan baku pupuk organik. Inovasi ini mendukung pengurangan limbah sekaligus menciptakan lingkungan pertanian yang lebih ramah lingkungan.

Polda Jabar juga mendorong diversifikasi pangan melalui program Penanaman Uwi di Lahan PTPN serta pengembangan Pupuk Organik Pak Bhabin yang dibuat dari campuran kotoran kerbau, abu vulkanik, sekam, dan molase. Kedua program tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan sistem pertanian yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran, Polda Jabar juga akan menggelar Lomba Ketahanan Pangan Piala Jagung Kapolda Jabar 2026 yang dimulai pada 10 Juni 2026.

Kompetisi bertema “Kemandirian Pangan adalah Kekuatan Negara” itu akan diikuti seluruh Polres, Polresta, dan Polrestabes di wilayah hukum Polda Jawa Barat sebagai wujud nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional.

“Kami berharap sembilan inovasi ini dapat menjadi model pemberdayaan pertanian yang berkelanjutan. Ketika petani sejahtera dan produksi pangan meningkat, maka ketahanan pangan nasional akan semakin kuat,” tutup Kombes Pol Fadly Samad.