{"id":13281,"date":"2019-12-05T11:46:02","date_gmt":"2019-12-05T11:46:02","guid":{"rendered":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/?p=13281"},"modified":"2019-12-05T11:46:08","modified_gmt":"2019-12-05T11:46:08","slug":"tingkatkan-layanan-kesehatan-pemkab-serang-tambah-puskesmas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/tingkatkan-layanan-kesehatan-pemkab-serang-tambah-puskesmas\/","title":{"rendered":"Tingkatkan Layanan Kesehatan, Pemkab Serang Tambah Puskesmas"},"content":{"rendered":"\n<p>BBC, Serang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang berkomitmen terus meningkatkan layanan kesehatan di 29 kecamatan. Salah satunya dengan menambah jumlah puskesmas secara bertahap sesuai standar layanan kesehatan dengan mempertimbangkan rasio jumlah penduduk. <\/p>\n\n\n\n<p>Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang Agus Sukmayadi mengatakan, dengan jumlah 29 kecamatan, Kabupaten Serang sudah memiliki 31 puskesmas. Sementara dengan jumlah penduduk sekira 1,5 juta jiwa, sesuai standar Kabupaten Serang membutuhkan 50 puskesmas. \u201cMasih butuh 20 atau 19 puskesmas lagi,\u201d kata Agus dalam kegiatan Bakti Sosial Hari Kesehatan Nasional tingkat Kabupaten Serang di Kampung Kepaten, Desa  Margagiri, Kecamatan Bojonegara, Kamis 5\/12\/2019.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat ini, Pemkab Serang juga memiliki RSUD dr Drajat Prawiranegara yang  tidak hanya melayani pasien dari Kabupaten Serang, juga rujukan dari Kota Serang, Cilegon, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak. \u201cPasti masyarakat sering ada keluhan merujuk pasien ke RSUD katanya ditolak, padahal bukan ditolak tapi karena penuh,\u201d kata Agus.<\/p>\n\n\n\n<p>Dia menambahkan, Pemkab Serang sudah berkomitmen untuk melakukan  pembangunan puskesmas di setiap kecamatan agar  pelayanan kesehatan masyarakat bisa maksimal. Paling prioritas, akan ditambah puskesmas di Kecamatan Cikeusal, Cikande, dan Kramatwatu. \u201cStandarnya puskesmas hanya melayani 30 sampai 40 ribu penduduk per wilayah kerja,\u201d ujarnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Ia menilai, pembangunan puskemas juga seharusnya meningkatnya kesadaran masyarakat sekitar untuk menjaga pola hidup sehat dan bersih. Paling penting dan mendasar, adalah kesadaran masyarakat menjaga kesehatan lingkungan. \u201cSehingga masyarakat jauh dari mengalami sakit,\u201d tutur Agus.<\/p>\n\n\n\n<p>Pemkab Serang terus melakukan perluasan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan melalui pembangunan sarana dan prasarana fasilitas kesehatan dan menambah jumlah tenaga puskesmas yang berkelanjutan. Termasuk pengadaan bantuan 100 buah ambulans desa, serta penyediaan dana reward untuk 7.665 orang kader dari 1.533 posyandu di Kabupaten Serang.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, Ketua Panitia Baksos HKN tingkat Kabupaten Serang, Ristiani Hariyanti mengatakan, kegiatan baksos menargetkan sebanyak 60 anak yang dikhitan massal, dan 300 orang mendapatkan pengobatan gratis. \u201cSelain itu ada pemberian makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita,\u201d ujarnya. (1-1)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BBC, Serang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang berkomitmen terus meningkatkan layanan kesehatan di 29 kecamatan. Salah satunya dengan menambah jumlah puskesmas secara bertahap sesuai standar layanan kesehatan dengan mempertimbangkan rasio jumlah penduduk. Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang Agus Sukmayadi mengatakan, dengan jumlah 29 kecamatan, Kabupaten Serang sudah memiliki 31 puskesmas. Sementara dengan jumlah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13282,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":{"0":"post-13281","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-serang"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13281","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13281"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13281\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13283,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13281\/revisions\/13283"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13282"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13281"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13281"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13281"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}