{"id":13304,"date":"2019-12-11T13:37:59","date_gmt":"2019-12-11T13:37:59","guid":{"rendered":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/?p=13304"},"modified":"2019-12-11T13:41:38","modified_gmt":"2019-12-11T13:41:38","slug":"dinilai-masih-tumpang-tindih-informasi-arus-logistik-di-banten-masih-terhambat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/dinilai-masih-tumpang-tindih-informasi-arus-logistik-di-banten-masih-terhambat\/","title":{"rendered":"Dinilai Masih Tumpang Tindih Informasi, Arus Logistik di Banten Jadi Terhambat"},"content":{"rendered":"\n<p>BBC, Cilegon &#8211; Terjadinya informasi yang tumpang tindih, membuat arus logistik di Banten menjadi terhambat. Maka dari itu, untuk memperlancar arus logistik di Perairan Banten. DPC Indonesian National Shipowners Association (INSA) Banten berinisiatif melakukan pertemuan dengan otoritas Kepelabuhan yang ada di Banten.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketua DPC INSA Banten, Agus Sutanto mengatakan, pertemuan yang dilalukan oleh DPC INSA bersama dengan beberapa pihak otoritas Kepelabuhan yang ada di Banten tersebut untuk membahas terkait arus logistik yang masih terhambat akibat informasi yang masih tumbang tindih.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Untuk memperlancar arus logistik di Banten. Langkah koordinasi antar stakeholder di kepelabuhan sangatlah penting dilakukan. Karena hal itu dilakukan agar antar institusi baik regulator dan operator tidak saling berbenturan,&#8221; kata Agus usai kegiatan After Tea di salah satu rumah makan di Kota Cilegon, Rabu (11\/12\/2019).<\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, selama ini, dalam implementasi di lapangan masih ada penerapan aturan yang tumpang tindih. <\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kita tidak bisa memungkiri, aturan yang ada di negara kita ini masih tumpang tindih. Kalau kita punya ego masing-masing, itu kita straight, kita jalankan secara penuh pasti ada benturan di lapangan. Makanya dengan ini, saya yakin masalah di lapangan kita bisa selesaikan dengan baik tanpa harus melanggar aturan,&#8221; ujarnya usai kegiatan After Tea di salah satu rumah makan di Kota Cilegon, Rabu (11\/12\/2019).<\/p>\n\n\n\n<p>Agus menyampaikan, usaha di pelabuhan dituntut harus bergerak lebih cepat. Maka apabila terjadi informasi yang tumpang tindih dan lain sebagainya membuat arus logistik menjadi terhambat. Sehingga hal itu dapat mempengaruhi pertemubuhan ekonomi di Kota Cilegon.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Tumpang tindih aturan kepelabuhanan secara tidak langsung dapat menghambat laju ekonomi. Karena usaha di pelabuhan dituntut bergerak cepat. Jika lambat maka akan menimbulkan dampak yang tifak baik,&#8221; jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Agus menyebutkan, ada beberapa kebijakan di Kepelabuhan yang harus di perbaiki diantaranya adalah kebijakan penerapan ODOL di kepelabuhan yang masih perlu dilakukan koordinasi dengan baik lagi.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Karena jika melihat penerapannya dalam hubungan arus logistik dari bongkar muat barang hingga pengangkutan barang harus terintegrasi satu sama lain. Jika ada yang tidak lancar maka akan arus logistik dari hulu ke hilir secara keseluruhan akan terhambat,&#8221; ungkap Agus.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Hal simpel yang sedang tren, penerapan ODOL. Kalau kita tidak sinergi, kita tidak persiapkan dengan benar, pasti akan menimbulkan delay time kapal ketika sandar. Kita sudah siap nggak belum ini. Kan jumlah angkutan truk kita juga terbatas. Misalnya truk yang tadinya satu kapal 300 rit, dengan ODOL kita siapkan 700 rit. Nah kalau cigading ini ada 10 kapal saja, sudah 7.000 rit. Kalau kita kurang koordinasi, truk ini bagaimana memanage. Butuh lapangan parkit yang luas,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Maka dari itu, dirinya berharap, semua yang berkaitan dengab kepelabuhan yang berdampak terhadap arus logistik agar dapat koordinasi dengan baik dan pelayananya dapat ditingkatkan. Sehingga penerapan aturan oleh regulator dapat diterapkan secara benar dan operator juga bisa menjalankan tugasnya sesuai aturan.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Itu lah gambaran yang sedang trend. Kita harus koordinasi satu dengan yang lain. Sehingga penrrapan aturan pemerintah bisa berjalan. Pengusaha juga diberi kesrmpatan, eplabuhan juga diberi kesempatan untuk mrnata dengan parkir yang lebih luas,&#8221; pungkansya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, Kepala KSOP Banten, Herwanto berharap, kegiatan ini dapat dijadikan satu wadah untuk menjalin silaturahmi khususnya untuk dunia kemaritiman di Banten. Seluruh aturan yang diberlakukan pemerintah, kata dia, dapat dipersepsikan sama. Supaya arus logisitik bsrang dapat berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kita harus terus komunikasi, koordinasi dehingga terjadi harmonisasi di Pelabuhan. Itu yang paling penting untuk kita semua,&#8221; tandasnya. (1-2).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BBC, Cilegon &#8211; Terjadinya informasi yang tumpang tindih, membuat arus logistik di Banten menjadi terhambat. Maka dari itu, untuk memperlancar arus logistik di Perairan Banten. DPC Indonesian National Shipowners Association (INSA) Banten berinisiatif melakukan pertemuan dengan otoritas Kepelabuhan yang ada di Banten. Ketua DPC INSA Banten, Agus Sutanto mengatakan, pertemuan yang dilalukan oleh DPC INSA [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13305,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":{"0":"post-13304","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-uncategorized"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13304","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13304"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13304\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13308,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13304\/revisions\/13308"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13305"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13304"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13304"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13304"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}