{"id":13396,"date":"2019-12-24T14:40:49","date_gmt":"2019-12-24T14:40:49","guid":{"rendered":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/?p=13396"},"modified":"2019-12-24T14:50:43","modified_gmt":"2019-12-24T14:50:43","slug":"jual-beli-senjata-ilegal-sembilan-senpi-dan-ratusan-butir-peluru-tajam-diamankan-polresta-tangerang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/jual-beli-senjata-ilegal-sembilan-senpi-dan-ratusan-butir-peluru-tajam-diamankan-polresta-tangerang\/","title":{"rendered":"Jual-Beli Senjata Ilegal, Senpi dan  Peluru Diamankan Polresta Tangerang"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>BBC, Tangerang <\/strong>&#8211; Banten | Satuan Reserse Kriminal Polresta Tangerang mengamankan 9 pucuk senjata api dan ratusan butir peluru tajam dari seorang pria berinisial EC (42), Rabu 18\/12\/19.<\/p>\n\n\n\n<p>Kabidhumas Polda Banten membenarkan peristiwa tersebut. Senjata ilegal itu ditemukan di kediaman tersangka EC di Perum Puri Asih, Desa Suka Asih, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Tersangka EC diduga kuat merupakan pelaku yang memperjual-belikan senjata api ilegal. Kasus ini ditangani Satreskrim Polresta Tangerang,&#8221; kata  Kombes Pol Edy Sumardi saat dikonfirmasi, Selasa 24\/12\/2019.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam Indradi menerangkan, EC memperjual-belikan senjata api jenis makarov seharga Rp11 juta hingga Rp13 juta. Informasi jual-beli itu, kata Ade, kemudian terendus polisi yang langsung melakukan penyelidikan.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Setelah mengumpulkan bahan keterangan, kami kemudian melakukan penangkapan,&#8221; terang Ade.<\/p>\n\n\n\n<p>Dikatakan Ade, dari tangan tersangka, diamankan barang bukti berupa 2 pucuk senjata api jenis makarov T16, 1 pucuk senjata api jenis makarov T11, dan 2 pucuk senjata api jenis makarov T16 yang masih dalam proses perakitan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu juga ditemukan 1 pucuk senjata api jenis ecoll special 99 yang juga masih dalam proses perakitan, 1 pucuk senjata api jenis black gun 917 yang masih dalam proses perakitan, serta 1 pucuk senjata api revolver yang juga masih dalam proses perakitan.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kami juga menemukan 1 pucuk air soft gun jenis kwc makarov,&#8221; ujar Ade.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain senjata api, Ade berujar, polisi juga menemukan 8 unit selinder peluru revolver, 252 butir peluru tajam kaliber 9 milimeter, dan 39 peluru hampa kaliber 9 milimeter.<\/p>\n\n\n\n<p>Dikatakan Ade, tersangka dijerat Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. Tersangka, kata Ade, diduga telah membuat, menyerahkan, menguasai, membawa, mempunyai, menyimpan, dan menyembunyikan senjata api tanpa izin.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kasus ini menjadi atensi dan terus kami telusuri jejaring dan sindikatnya,&#8221; tandas Ade.(1-1)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BBC, Tangerang &#8211; Banten | Satuan Reserse Kriminal Polresta Tangerang mengamankan 9 pucuk senjata api dan ratusan butir peluru tajam dari seorang pria berinisial EC (42), Rabu 18\/12\/19. Kabidhumas Polda Banten membenarkan peristiwa tersebut. Senjata ilegal itu ditemukan di kediaman tersangka EC di Perum Puri Asih, Desa Suka Asih, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. &#8220;Tersangka [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13397,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":{"0":"post-13396","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-tangerang"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13396","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13396"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13396\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13402,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13396\/revisions\/13402"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13397"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13396"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13396"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13396"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}