{"id":13564,"date":"2020-01-09T11:21:52","date_gmt":"2020-01-09T11:21:52","guid":{"rendered":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/?p=13564"},"modified":"2020-01-09T11:21:54","modified_gmt":"2020-01-09T11:21:54","slug":"korban-banjir-bandandang-di-lebak-gedong-terima-bantuan-dari-pemkot-cilegon","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/korban-banjir-bandandang-di-lebak-gedong-terima-bantuan-dari-pemkot-cilegon\/","title":{"rendered":"Korban Banjir Bandandang di Lebak Gedong Terima Bantuan Dari Pemkot Cilegon"},"content":{"rendered":"\n<p>BBC, Lebak &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon, hari ini mendistribusikan bantuan logistik untuk korban banjir bandang dan tanah longsor di kabupaten Lebak. Bantuan secara simbolis diserahkan langsung walikota Cilegon Edi Ariadi kepada Bupati Lebak Iti Oktavia Jaya Baya di Kantor BPBD Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Adapun jumlah bantuan logistik yang di didistrubikan yakni sebanyak 4 mobil pickup dan satu truck besar. <\/p>\n\n\n\n<p>Walikota Cilegon Edi Ariadi menyampaikan , bantuan yang di distribusikan hari ini merupakan bantuan dari semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Pemkot Cilegon yang dikumpulkan di  kantor BPBD Kota Cilegon.  <\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Bantuan ini hasil dari OPD dan beberapa pihak lain yang ada di Pemkot Cilegon yang dikumpulkan di kantor BPBD Cilegon,&#8221; kata Edi ditemui di kantor BPBD Lebak. Kamis (9\/1\/2020).<\/p>\n\n\n\n<p>Dikatakan Edi, bantuan yang dikirim tersebut berupa makanan dan minuman. Serta kebutuhan anak anak dan barang-barang untuk penerangan seperti lilin dan genset. <\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Jumlahnya lumayan banyak, ada 4 unit mobil Pickup dan satu truk yang berukuran besar. Yang isinya minuman dan makanan serta kebutuhan lainya yang dibutuhkan oleh korban banjir. Dan bantuan yang dikirimnya itu sudah sesuai dengan keinginan para korban,&#8221; ujar Edi.<\/p>\n\n\n\n<p>Edi menjelaskan, bantuan logistik dari Pemkot Cilegon ini akan di Distribusikan ke beberapa wilayah yang terdampak dari banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Lebak.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Bantuan ini kita serahkan dulu secara simbolis kepada Bupati Lebak di kantor BPBD Lebak yang selanjutnya kita serahkan kepada warga yang berada di beberapa wilayah salah satunya di wilayah Lebak Gedong,&#8221; jelas Edi.<\/p>\n\n\n\n<p>Ditempat yang sama, Bupati Lebak Iti Oktavia Jaya Baya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kota Cilegon yang telah peduli terhadap korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di kabupaten Lebak. <\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Saya atas nama masyarakat, pemerintah dan pribadi. Mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Cilegon yang telah memberikan bantuan kepada korban banjir di lebak. Tentunya ini sangat berharga dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat,&#8221; ucap Iti kepda wartawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Iti menyampaikan banjir yang melanda daerahnya menyebabkan 11 orang dilaporkan meninggal dunia. Sembilan orang diantaranya sudah ditemukan dan dua orang masih dalam pencarian. Banjir bandnag dan tanah longsor juga merusak 28 jembatan, 19 sekolah, ribuan pemukiman warga termasuk pondok pesantren.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Banjir yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Lebak merusak 28 jembatan penghubung baik permanen maupun gantung. 19 Sekolah, dan ribuan permukiman warga berikut Masjid dan Pondok Pesantren. Serta mengakibatkan 11 orang meninggal Dunia,&#8221; pungkasnya. (1-2).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BBC, Lebak &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon, hari ini mendistribusikan bantuan logistik untuk korban banjir bandang dan tanah longsor di kabupaten Lebak. Bantuan secara simbolis diserahkan langsung walikota Cilegon Edi Ariadi kepada Bupati Lebak Iti Oktavia Jaya Baya di Kantor BPBD Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Adapun jumlah bantuan logistik yang di didistrubikan yakni sebanyak 4 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13565,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":{"0":"post-13564","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-lebak"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13564","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13564"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13564\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13566,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13564\/revisions\/13566"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13565"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13564"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13564"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13564"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}