{"id":13818,"date":"2020-02-09T03:13:05","date_gmt":"2020-02-09T03:13:05","guid":{"rendered":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/?p=13818"},"modified":"2020-02-10T05:30:24","modified_gmt":"2020-02-10T05:30:24","slug":"ratusan-pemda-akan-terima-rapor-akuntabilitas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/ratusan-pemda-akan-terima-rapor-akuntabilitas\/","title":{"rendered":"Ratusan Pemda Akan Terima \u2018Rapor\u2019 Akuntabilitas"},"content":{"rendered":"\n<p>BBC, Jakarta &#8211; Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) melalui Kedeputian Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan kembali akan menyerahkan hasil evaluasi atas penerapan\u00a0Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah\u00a0(SAKIP) pemerintah kabupaten\/kota wilayah I tahun 2019 di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Senin 10\/2\/2020. <\/p>\n\n\n\n<p>Penyerahan hasil evaluasi SAKIP akan diserahkan oleh Menteri PANRB Tjahjo Kumolo terhadap pemerintah kabupaten\/kota wilayah I, yang meliputi wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, Jambi, Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Sumatra Selatan, Banten, dan Jawa Barat.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSebanyak 185 pemda yang terdiri atas 11 provinsi dan 174 kabupaten dan kota di Wilayah I akan diberikan hasil evaluasinya serta rekomendasi perbaikan yang harus dilakukan di tahun selanjutnya,\u201d ujar Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Andi Rahadian, di Jakarta, Minggu (9\/2\/2020).<\/p>\n\n\n\n<p>Penerapan SAKIP merupakan langkah konkret yang dilakukan pemerintah untuk mewujudkan reformasi birokrasi, melalui pengelolaan anggaran secara efektif dan efisien. Setiap tahun, Kementerian PANRB melaksanakan evaluasi atas implementasi SAKIP pada seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk mengukur perkembangan implementasi SAKIP serta melakukan pembinaan yang berkesinambungan di seluruh instansi pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<p>Andi menyampaikan bahwa evaluasi yang dilaksanakan Kementerian PANRB telah dapat memetakan instansi pemerintah pada beberapa kategori. Pengkategorian  yang dilakukan bukan sekedar untuk menilai instansi pemerintah, namun untuk memetakan tingkat implementasi manajemen kinerja masing-masing instansi pemerintah, sehingga memudahkan proses perbaikan dalam implementasi SAKIP. <\/p>\n\n\n\n<p>Evaluasi ini dilaksanakan sesuai amanat Peraturan Pemerintah No. 8\/2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah serta Peraturan Presiden No. 29\/2014 tentang SAKIP. Hasil evaluasi SAKIP bukan hanya menitikberatkan pada nilai yang diberikan, namun juga menunjukkan bagaimana kemampuan instansi pemerintah dalam melakukan pengelolaan penggunaan anggaran sehingga dapat dipertanggungjawabkan demi memberikan pelayanan dan kemanfaatan bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKementerian PANRB juga memberikan rekomendasi dalam rapor tersebut, agar setiap pemerintah daerah mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran agar sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan demi kesejahteraan masyarakat,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada tahun 2019 Kedeputian Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kementerian PANRB  telah melakukan bimbingan teknis dan asistensi SAKIP terhadap 84 kementerian\/lembaga dengan 418 unit kerja, 34 pemerintah provinsi dengan 1.027 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan 514 kabupaten\/kota dengan 20.756 OPD. (1-1)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BBC, Jakarta &#8211; Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) melalui Kedeputian Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan kembali akan menyerahkan hasil evaluasi atas penerapan\u00a0Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah\u00a0(SAKIP) pemerintah kabupaten\/kota wilayah I tahun 2019 di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Senin 10\/2\/2020. Penyerahan hasil evaluasi SAKIP akan diserahkan oleh Menteri PANRB Tjahjo [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13819,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":{"0":"post-13818","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-nasional"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13818","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13818"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13818\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13834,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13818\/revisions\/13834"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13819"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13818"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13818"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13818"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}