{"id":14961,"date":"2020-04-14T15:51:18","date_gmt":"2020-04-14T15:51:18","guid":{"rendered":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/?p=14961"},"modified":"2020-04-15T01:22:47","modified_gmt":"2020-04-15T01:22:47","slug":"rata-rata-pdp-covid-19-di-cilegon-yang-telah-meninggal-dunia-memiliki-penyakit-bawaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/rata-rata-pdp-covid-19-di-cilegon-yang-telah-meninggal-dunia-memiliki-penyakit-bawaan\/","title":{"rendered":"PDP Meninggal di Cilegon Disebabkan  Penyakit Bawaan"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>BBC, Cilegon &#8211; <\/strong>Rata-rata Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid 19 di Kota Cilegon yang telah meninggal dunia memiliki penyakit bawaan dan telah berusia diatas 60 tahun. Dimana, sampai saat ini tercatat dari 10 PDP di Cilegon 7 diantaranya telah meninggal dunia.<\/p>\n\n\n\n<p>Kepala Dinkes Kota Cilegon Arriadna menyampaikan, 7 PDP yang telah meninggal dunia di Cilegon tersebut baru 1 PDP yang telah dinyatakan negativ dari Covid 19. <\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Jadi dari tujuh PDP yang meninggal itu baru satu yang sudah dinyatakan negatif Covid-19, empat belum diketahui karena masih menunggu hasil swab. Sementara untuk yang dua belum sempat swab karena keburu meninggal,&#8221; kata Arriadna usai rapat evaluasi terkait penanganan Covid-19 di Aula Setda Kota CiIegon, Selasa (14\/4\/2020)<\/p>\n\n\n\n<p>Dikatakan Arriadna, tujuh PDP yang meninggal dunia tersebut rata-rata usianya telah diatas 60 tahun dan mempunyai penyakit bawaan. <\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Mereka (PDP-red) yang meninggal ini punya penyakit bawaan semua, bermacam-macam penyakit,&#8221; ujarnya <\/p>\n\n\n\n<p>Meski begitu, lanjut Arriadna, kepada pihak keluarga yang telah meninggal dunia tersebut. Agar dapat melakukan isolasi mandiri, hal itu dilakukan agar dapat terhindar dari penularan Covid 19.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Keluarga dari tujuh PDP yang meninggal harus isolasi mandiri, terutama keluarga PDP yang tidak sempat swab itu,&#8221; imbuhnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Untuk diketahui, PDP di Kota Cilegon sebelumnya berjumlah sepuluh. Kemudian meninggal tujuh dan masih ada tiga PDP. Dari tiga PDP tersebut dua sudah nyatakan sembuh dan satu masih dirawat di RSUD Kota Cilegon. <\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon Faturohmi mengaku turut menyoroti banyaknya PDP di Kota Cilegon yang meninggal dunia. Pihaknya juga meminta kepada aparatur yang ada ditingkat kelurahan dan kecamatan untuk mengedukasi warga agar tidak banyak beraktivitas di luar rumah.<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&#8220;Warga juga perlu diedukasi, kalau memang habis bepergian harusnya melapor,&#8221; ujarnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Politisi Partai Gerindra ini mengungkapkan bahwa pihaknya pekan depan, akan melakukan Rapar Dengar Pendapat dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya. <\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Pekan depan kita akan hearing dengan banyak OPD yang terkait dengan pencegahan dan penanganan wabah korona ini,&#8221; tandasnya.(1-2).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BBC, Cilegon &#8211; Rata-rata Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid 19 di Kota Cilegon yang telah meninggal dunia memiliki penyakit bawaan dan telah berusia diatas 60 tahun. Dimana, sampai saat ini tercatat dari 10 PDP di Cilegon 7 diantaranya telah meninggal dunia. Kepala Dinkes Kota Cilegon Arriadna menyampaikan, 7 PDP yang telah meninggal dunia di Cilegon [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14962,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"class_list":{"0":"post-14961","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-cilegon"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14961","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14961"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14961\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14969,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14961\/revisions\/14969"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14962"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14961"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14961"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14961"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}