{"id":15238,"date":"2020-05-07T06:22:01","date_gmt":"2020-05-07T06:22:01","guid":{"rendered":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/?p=15238"},"modified":"2020-05-07T06:22:19","modified_gmt":"2020-05-07T06:22:19","slug":"harga-elpiji-3-kg-mahal-dprd-lebak-minta-aparat-turun-tangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/harga-elpiji-3-kg-mahal-dprd-lebak-minta-aparat-turun-tangan\/","title":{"rendered":"Harga Elpiji 3 Kg Mahal, DPRD Lebak minta Aparat Turun Tangan"},"content":{"rendered":"\n<p>BBC, Lebak &#8211; Anggota DPRD Lebak, Dian Wahyudi menyikapi mahalnya gas elpiji 3 Kg di Kabupaten Lebak, terutama di Kecamatan Warunggunung. Kata Dian, seharusnya Disperindag, Pertamina, Satpoll PP dan pihak kepolisian bersipat proaktif menyikapi melambungnya harga elpiji. Hal tersebut dinilai sangat wajar mengingat Elpiji 3 Kg merupakan kebutuhan pokok yang disubsidi oleh pemerintah. <br><\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Seharusnya Disperindag, Pertamina, Satpol PP dapat melakukan tindakan. Apalagi mahalnya elpiji tersebut berdampak kepada ketidakmampuan masyarakat untuk membelinya, &#8221; Kata Dian yang juga ketua DPD PKS Kabupaten Lebak, kepada wartawan, Kamis 7\/5\/2020. <\/p>\n\n\n\n<p>Dikatakan Dian, harga elpiji 3 Kg sekitar Rp30 ribu dinilai tidak wajar. Apalagi, ditingkat pangkalan harganya sudah diatur dan tidak boleh melebihi harga eceran tertinggi. <\/p>\n\n\n\n<p>Jika ada pelanggaran yang dilakukan oknum agen atau pangkalan kata Dian, hendaknya leading sektor terkait semisal Pertamina, Hiswana Migas dapat memberikan peringatan. <\/p>\n\n\n\n<p>Aad Firdaus, salah seorang anggota DPRD Lebak dari Partai Perindo juga mengkritisi mahalnya harga elpiji 3 Kg. Kata dia, menjual kebutuhan yang disubsidi harus jelas jalur distribusi, peruntukan dan kuotanya. Jika ada agen atau pangkalan menjualnya dengan harga diatas HET, maka sama saja melawan hukum. <\/p>\n\n\n\n<p>Bahkan kata Aad, yang melakukannya sudah termasuk dalam golongan orang yang keji. Karena saat ini sedang dilanda Pandemi Covid 19. Seharusnya masyarakat diberikan kemudahan. <br> Bahkan Aad mengaku akan segera mengambil langkah langkah sesuai dengan tupoksi kelembagaan kepimpinan. <\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kita akan Pansuskan masalah mahalnya elpiji 3 Kg ini. Jangan sampai perusahaan mengambil keuntungan dengan memanfaatkan hak hak masyarakat kecil,&#8221; kata Aad. <\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, Dani, perwakilan dari Pertamina di Kabupaten Lebak belum bisa dimintai keterangannya, terkait adanya oknum agen yang diduga menjual elpiji ke warung-warung yang ada di Kecamatan Warunggunung. <\/p>\n\n\n\n<p>Ketika dimintai keterangan melalui aplikasi whatsapp dan telepon, Dani tidak meresponnya, padahal pesan WA nya terbaca, karena tanda centang dua warna biru. <\/p>\n\n\n\n<p>Seperti yang diberitakan sebelumnya, harga elpiji 3 Kg  didesa Padasuka melambung tinggi. Melambungnya harga elpiji tersebut diduga pangkalan yang berasal dari agen PT Madidihang Mas Murni melakukan penjualan tidak kemasyarakat langsung, akan tetapi kewarung warung. (Ak\/1-1)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BBC, Lebak &#8211; Anggota DPRD Lebak, Dian Wahyudi menyikapi mahalnya gas elpiji 3 Kg di Kabupaten Lebak, terutama di Kecamatan Warunggunung. Kata Dian, seharusnya Disperindag, Pertamina, Satpoll PP dan pihak kepolisian bersipat proaktif menyikapi melambungnya harga elpiji. Hal tersebut dinilai sangat wajar mengingat Elpiji 3 Kg merupakan kebutuhan pokok yang disubsidi oleh pemerintah. &#8220;Seharusnya Disperindag, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":{"0":"post-15238","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","6":"category-lebak"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15238","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15238"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15238\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15240,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15238\/revisions\/15240"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15238"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15238"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15238"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}