{"id":18322,"date":"2020-10-08T14:25:01","date_gmt":"2020-10-08T14:25:01","guid":{"rendered":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/?p=18322"},"modified":"2020-10-08T14:25:03","modified_gmt":"2020-10-08T14:25:03","slug":"aksi-penolakan-pengesahaan-ruu-ciptaker-kembali-dilakukan-gempar-di-depan-dprd-provinsi-banten","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/aksi-penolakan-pengesahaan-ruu-ciptaker-kembali-dilakukan-gempar-di-depan-dprd-provinsi-banten\/","title":{"rendered":"Aksi Penolakan Pengesahaan RUU Ciptaker Kembali Dilakukan Gempar di Depan DPRD Provinsi Banten"},"content":{"rendered":"\n<p>BBC, Serang &#8211; Lagi, Demonstrasi menolak pengesahan UU Ciptaker kian ramai. Kali ini, aksi unjuk rasa kembali digelar oleh Gerakan Mahasiswa Pejuang Rakyat (GEMPAR) di depan Kantor DPRD Provinsi Banten, pada Kamis (8\/10\/2020).<\/p>\n\n\n\n<p>Korlap Gempar Saat ditemui Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten<br>Aliansi yang terdiri dari PPT IMIKI Unsera, BEM STIE Dwimulya, BEM Unsera, BEM Universitas Faletehan, Ikamaba, GMK, IKMBP, Himagu, Himakom Uniba, Imala Serang, dan Politeknik Piksi Input Serang.<\/p>\n\n\n\n<p>Setia Adi Wangsa, salah satu orator dalam aksinya menyampaikan, pengesahan Undang-undang Cipta Lapangan Kerja (Ciptaker) banyak menuai kontroversi dan merugikan pihak buruh serta abai terhadap rakyat.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cUndang-undang Ciptaker mematikan demokrasi politik, ekonomi, ekologi, dan rule of law dn mengabdi kepada kepentingan oligarki sistem politik yang tidak mencerminkan nilai-nilai demokrasi yang abai terhadap rakyat,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menambahkan, UU Ciptaker dinilai dapat mengeksploitasi lingkungan dengan maraknya investor yang abai akan dampak kelestarian lingkungan karena disahkannya undang-undang sapu jagat tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cDengan disahkannya UU Cilaka ini, investor berpeluang untuk mengeksploitasi lahan di Indonesia khususnya Banten,\u201d tambah Adi yang juga ketua PPT IMIKI Unsera.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, Koordinator lapangan, Aswari menolak pengesahan UU Cipta Lapangan Kerja yang dinilai multi tafsir dan tergesa-gesa dibalik pandemi covid-19.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMenolak dengan keras alasan DPRD mempercepat pengesahan UU Ciptaker disituasi pamdemi Covid 19, menolak pasal-pasal multitafsir, dan omnibus law adalah kejahatan koorporasi,\u201d pungkasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Diketahui masa aksi membubarkan diri dengan tertib pasca dijumpai Nawa Said Wakil ketua DPRD Provinsi Banten. (1-2).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BBC, Serang &#8211; Lagi, Demonstrasi menolak pengesahan UU Ciptaker kian ramai. Kali ini, aksi unjuk rasa kembali digelar oleh Gerakan Mahasiswa Pejuang Rakyat (GEMPAR) di depan Kantor DPRD Provinsi Banten, pada Kamis (8\/10\/2020). Korlap Gempar Saat ditemui Wakil Ketua DPRD Provinsi BantenAliansi yang terdiri dari PPT IMIKI Unsera, BEM STIE Dwimulya, BEM Unsera, BEM Universitas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18323,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":{"0":"post-18322","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-serang"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18322","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18322"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18322\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18324,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18322\/revisions\/18324"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18323"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18322"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18322"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18322"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}