{"id":20088,"date":"2021-11-02T14:22:10","date_gmt":"2021-11-02T14:22:10","guid":{"rendered":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/?p=20088"},"modified":"2021-11-07T14:24:21","modified_gmt":"2021-11-07T14:24:21","slug":"ini-pesan-gubernur-wh-kepada-para-cpns-provinsi-banten","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/ini-pesan-gubernur-wh-kepada-para-cpns-provinsi-banten\/","title":{"rendered":"Ini Pesan Gubernur WH Kepada Para CPNS Provinsi Banten"},"content":{"rendered":"\n<p>BBC, Pandeglang &#8211; Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) berharap para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tumbuh menjadi pribadi yang profesional, kompeten, dan bermoral. Seorang PNS harus menjauhkan diri dari pikiran-pikiran untuk melakukan pelanggaran.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKalian semua harus dapat bersyukur. Tidak semua orang mendapatkan kesempatan menjadi CPNS,\u201d pesan Gubernur WH dalam Pembukaan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Lingkungan Provinsi Banten Tahun Anggaran 2021 di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Banten Jl. AMD Lintas Timur, Kadu Merak, Kabupaten Pandeglang, Selasa 2\/11\/2021.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cBersyukur melalui bekerja dengan baik, dengan moralitas dan integritas. Bersikap serta berkarakter sebagai PNS yang menghormati pimpinan, menghargai bawahan, mengtahui hak dan kewajibannya,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dikatakan, norma-norma dan kaidah-kaidah sebagai PNS harus dipatuhi. Hal yang sama juga terjadi ketika seseorang memasuki suatu komunitas atau lingkungan masyarakat yang harus beradaptasi dan mematuhi norma dan kaidahnya.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMenjadi PNS bukan untuk kaya raya, tetapi pada pengabdian dan penghargaan kepada negara dan bangsa,\u201d tegas Gubernur WH.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSehingga, apa yang didapat dipandang sebagai amanah dari Allah SWT,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam kesempatan itu, Gubernur WH juga menekankan kepada para CPNS bahwa yang dituntut dari seorang PNS adalah kinerja. Menjadi pribadi yang profesional, kompeten, dan bermoral.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSeorang PNS harus menjauhkan diri dari pikiran-pikiran yang mengkontaminasi, pikiran untuk melakukan pelanggaran. Tidak terbawa oleh pengaruh lingkungan atau terbawa ambisi orang lain,\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cHarus bersiap membangun Provinsi Banten, untuk membangun kesejahteraan masyarakat. Harus mengabdi pada negara, menjadi abdi pelayan masyarakat,\u201d pungkas Gubernur WH.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam kesempatan itu, Gubernur WH juga kembali menegaskan komitmennya untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik. Pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Beragam apresiasi dan penghargaan atas capaian pembangunan Provinsi Banten turut dipaparkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ditambahkan, kemandirian Provinsi Banten juga terlihat pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Banten yang mencapai 70%. Secara ekonomi, Pemprov Banten kuat untuk melaksanakan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam kesempatan itu Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Banten Untung Saritomo melaporkan, Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk membentuk PNS yang profesional dan menguasai kompetensi sebagai PNS. Kegiatan diikuti oleh 119 orang CPNS dan dilaksanakan selama 647 jam pelajaran atau setara 47 hari.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BBC, Pandeglang &#8211; Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) berharap para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tumbuh menjadi pribadi yang profesional, kompeten, dan bermoral. Seorang PNS harus menjauhkan diri dari pikiran-pikiran untuk melakukan pelanggaran. \u201cKalian semua harus dapat bersyukur. Tidak semua orang mendapatkan kesempatan menjadi CPNS,\u201d pesan Gubernur WH dalam Pembukaan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":20089,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":{"0":"post-20088","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-banten"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20088","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20088"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20088\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20090,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20088\/revisions\/20090"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20089"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20088"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20088"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20088"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}