{"id":21363,"date":"2022-10-02T12:31:00","date_gmt":"2022-10-02T12:31:00","guid":{"rendered":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/?p=21363"},"modified":"2022-10-02T12:53:07","modified_gmt":"2022-10-02T12:53:07","slug":"tangki-penyimpanan-bahan-bakar-terbakar-ratusan-kk-di-kawasan-pelindo-2-diungsikan-sementara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/tangki-penyimpanan-bahan-bakar-terbakar-ratusan-kk-di-kawasan-pelindo-2-diungsikan-sementara\/","title":{"rendered":"Tangki Bahan Bakar Terbakar, Ratusan KK di Kawasan Pelindo 2  Diungsikan"},"content":{"rendered":"\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>BBC, Cilegon &#8211; Tangki penyimpanan bahan bakar minyak cair yang berada di kawasan PT Pelindo Regional 2 Banten di jalan Brigjen Katamso, Lingkungan Kepuh, Kelurahan Gunung Sugih, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon. Terbakar pada Sabtu (1\/10\/2022) sekitar pukul 23.30 WIB. Akibatnya, akses jalan dari arah Cilegon menuju Anyer maupun sebaliknya ditutup sementara dan ratusan kepala keluarga yang tinggal di sekitar lokasi kebakaran tangki harus diungsikan untuk mencegah hal-hal yang diinginkan terjadi.<\/p>\n\n\n\n<p>Kapolres Cilegon, AKBP Eko Tjahjo Untoro mengaku, pihaknya terpaksa melakukan penutupan sementara akses jalan dari arah Cilegon menuju Anyer maupun sebaliknya. Penutupan dilakukan lanjus Kapolres, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi terhadap warga yang melintas di lokasi kebakaran.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTakutnya terjadi ledakan arus lalu lintas untuk sementara kita tutup. Jadi arus lalu lintas dari arah Anyer kita alihkan ke arah Mancak, sementara untuk arus lalu lintas dari arah Cilegon menuju Anyer kita putar balikan ke arah Jalan Lingkar Selatan (JLS),\u201d ucap Kapolres saat dikonfirmasi, Sabtu (1\/10\/2022) malam.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain menutup jalan, lanjut Kapolres, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan PLN agar mematikan sementara arus listri disekitar lokasi kebakaran dan meminta kepada warga yang tinggal di sekitar kebakaran agar mengungsi ke lokasi yang lebih aman.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami juga koordinasi sama PLN agar arus listrik di sekitar lokasi kejadian agar dimatikan sementar. Warga juga kita minta agar mengungsi ke lokasi yang lebih aman,\u201d ujar Kapolres.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara, Humas Comercial PT Pelindo Regional 2 Banten, Irtanto Armawan menyampaikan kebakaran terjadi sekitar puku 23.30 WIB dan baru bisa dipadamkan lima jam setelah kebakaran atau sekitar pukul 03.40m WIB oleh petugas pemadam kebakaran dari PT Pelindo, Pemkot Cilegon dan PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak. Dikatakan Armawan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun demikian, untuk memastikan penyebab kebakaran. Pihaknya menyerahkan sepenuhnya hasil penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian Polres Cilegon dan Polda Banten.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKebakaran mulai terjadi sekitar pukul 23.30 WIB dan api baru bisa dipadamkan lima jam setelah kejadian atau sekitar pukul 03.40 WIB. Menggunakan satu unit dari Pelindo, tiga unit dari Pemkot dan satu unit dari ASDP,\u201d ujar Armawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski demikan, lanjut Armawan, saat ini kondisi di kawasan pelindo regional dua Banten telah aman dan normal kembali. Askses jalan dari arah Cilegon menuju Anyer maupun sebaliknya yang sempat ditutup saan ini telah kembali dibuka oleh petugas.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSudah dikatakan aman, lalu lintas juga sudah normal dan PLN sudah menyala. Jalur pintu utama masuk ke kawasan Pelindo yang sempat ditutup sekarang sudah mulai kembali normal,\u201d<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BBC, Cilegon &#8211; Tangki penyimpanan bahan bakar minyak cair yang berada di kawasan PT Pelindo Regional 2 Banten di jalan Brigjen Katamso, Lingkungan Kepuh, Kelurahan Gunung Sugih, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon. Terbakar pada Sabtu (1\/10\/2022) sekitar pukul 23.30 WIB. Akibatnya, akses jalan dari arah Cilegon menuju Anyer maupun sebaliknya ditutup sementara dan ratusan kepala keluarga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":21364,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[11,3],"tags":[],"class_list":{"0":"post-21363","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-cilegon","8":"category-peristiwa"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21363","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21363"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21363\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21366,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21363\/revisions\/21366"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21364"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21363"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21363"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21363"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}