{"id":22811,"date":"2023-04-10T19:31:18","date_gmt":"2023-04-10T19:31:18","guid":{"rendered":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/?p=22811"},"modified":"2023-04-10T19:31:20","modified_gmt":"2023-04-10T19:31:20","slug":"infrastruktur-dan-pengangguran-masih-banyak-dikeluhkan-masyarakat-cilegon","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/infrastruktur-dan-pengangguran-masih-banyak-dikeluhkan-masyarakat-cilegon\/","title":{"rendered":"Infrastruktur dan Pengangguran Masih Banyak Dikeluhkan Masyarakat Cilegon"},"content":{"rendered":"\n<p>BBC, Cilegon &#8211; Selain persoalan infrastruktur jalan, soal pengangguran juga masih menjadi persoalan yang serius bagi masyarakat Cilegon. Demikian terungkap dalam Rapat Paripurna DPRD Cilegon dengan agenda Pembukaan Masa Sidang III 2021 dan Penyampaian Hasil Reses Masa Sidang II di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Cilegon, Senin (10\/4\/2023).<\/p>\n\n\n\n<p>Diketahui, pada rapat paripurna tersebut, delapan fraksi pada DPRD Kota Cilegon menyampaikan aspirasi rakyat di daerah pemilihan (dapil) masing-masing.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ketua DPRD Kota Cilegon Isra Mi&#8217;raj meminta hasil reses dapat direalisasikan oleh Walikota Cilegon. Jika pun tidak semua hasil reses diakomodasi, lanjut Isro, setidaknya 70 sampai 80 persen dapat direalisasikan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Ini kan masukan dari rakyat yang disampaikan ke anggota kami di dapil masing-masing. Kami berharap ada tindak lanjut, dan ada yang menjadi skala prioritas untuk direalisasikan seperti masalah infrastruktur, ketenagakerjaan dan lingkungan yang banyak jadi masukan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara, anggota DPRD Kota Cilegon fraksi Berkarya Buhaiti mengaku, saat reses banyak menerima masukan dari masyarakat. Terutama masukan soal infrastruktur dan pengangguran di Cilegon. Buhaiti berharap, hasil reses DPRD Kota Cilegon dapat segera direalisasikan. Sebab, hasil reses adalah murni keinginan warga.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Harapannya segera direalisasikan, karena ini murni keinginan masyarakat Cilegon dari hasil reses,&#8221; katanya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara, Wakil Wali Kota Cilegon Sanuji Pentamarta membenarkan, Infrastruktur jalan dan pengangguran masih menjadi persoalan yang serius bagi masyarakat Cilegon.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Iya soal Infrastruktur jalan itu masih jadi sorotan, seperti jalan di Kelurahan Kadipaten, Kedaleman dan beberapa Kelurahan di Cilegon. Selain itu juga soal drainase di pasar kelapa dan Tembok Penahan Tanah (TPT) serta Jembatan di Cilegon juga masih jadi persoalan yang harus diselesaikan,&#8221; kata Sanuji.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, Sanuji mengaku akan segera menganggarkan untuk perbaikan beberapa Infrastruktur tersebut pada anggaran perubahan tahun 2023 ini. Adapun terkait dengan pengangguran, Sanuji meminta kepada Disnaker dan beberapa terkait lainnya serta industri agar dapat memetakan lagi peluang pekerjaan untuk pengangguran di Cilegon.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Betul Disnaker dan Industri serta beberapa terkait lainnya harus melakukan koordinasi lebih intens lagi. Kalau bisa harus memetakan soal tenaga kerja agar pengangguran bisa diminimalisir,&#8221; katanya. (1-2).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BBC, Cilegon &#8211; Selain persoalan infrastruktur jalan, soal pengangguran juga masih menjadi persoalan yang serius bagi masyarakat Cilegon. Demikian terungkap dalam Rapat Paripurna DPRD Cilegon dengan agenda Pembukaan Masa Sidang III 2021 dan Penyampaian Hasil Reses Masa Sidang II di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Cilegon, Senin (10\/4\/2023). Diketahui, pada rapat paripurna tersebut, delapan fraksi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":22812,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[11,28],"tags":[],"class_list":{"0":"post-22811","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-cilegon","8":"category-sosbud"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22811","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=22811"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22811\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22813,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22811\/revisions\/22813"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/22812"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=22811"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=22811"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=22811"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}