{"id":23052,"date":"2023-05-06T14:22:34","date_gmt":"2023-05-06T14:22:34","guid":{"rendered":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/?p=23052"},"modified":"2023-05-06T14:24:09","modified_gmt":"2023-05-06T14:24:09","slug":"desa-kubang-kecamatan-baros-masuk-nominasi-adwi-2023","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/desa-kubang-kecamatan-baros-masuk-nominasi-adwi-2023\/","title":{"rendered":"Desa Kubang Kecamatan Baros Masuk Nominasi ADWI 2023"},"content":{"rendered":"\n<p>BBC, Serang &#8211; Desa Kubang Baros, Kecamatan Cinangka menjadi daerah yang mewakili Kabupaten Serang dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023. Desa ini hendak mengikuti jejak Desa Wisata Cikolelet yang telah dinobatkan sebagai Desa Favorit dalam ajang ADWI 2021.<\/p>\n\n\n\n<p>Direktur Tata Kelola Destinasi Kemenparekraf Indra Ni Tua bersama tim juri ADWI 2023 melakukan kunjungan langsung ke Desa Kubang Baros, Sabtu (6\/5\/2023). Mereka disambut sejumlah kesenian khas daerah dan didampingi para pejabat Pemkab Serang.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Indra, ada 4.573 desa yang mendaftar dalam ADWI 2023, dan Desa Kubang Baros masuk 75 besar yang dinilai dan dikunjungi. Ia pun mengaku kagum dengan kebersamaan masyarakat desa yang terkenal dengan destinasi Curug Betung ini. \u201cKami lakukan visitasi untuk memastikan data yang diberikan sesuai kenyataan di lapangan. Kelihatannya luar biasa ini,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, Desa Kubang Baros berpotensi menyusul kesuksesan Desa Cikolelet yang telah mendapat predikat Desa Favorit ADWI 2022. Hal ini karena, kebersamaan masyarakat bersama pemerintah cukup kuat dalam menunjang desa wisata. \u201cPembenahan sudah mulai, jalan sudah dibangun. Potensi atraksi ada. Nanti juri-juri ini melihat potensi yang ada. Namun lebih penting lagi, ADWI ini bukan sekadar kontestasi, tapi membangun komunikasi dan pelibatan masyarakat. Di situ kekayaan kita,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, Staf Ahli Bupati Serang Rahmat Fitriadi mengatakan, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah sangat mendukung penuh keberadaan desa wisata. Termasuk Desa Kubang Baros yang saat ini tengah dinilai oleh Kemenparekraf. \u201cSesuai amanah dari Ibu Bupati, kita lakukan kebersamaan sesuai konsep pentahalix. Kebersamaan dan kolaborasi,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat ini, akses jalan menuju Desa Kubang Baros sudah dibenahi, dan bertahap dilakukan betonisasi. Kemudian sejumlah destinasi juga dibenahi dengan mengerahkan seluruh organisasi perangkat daerah. \u201cJika konsep pentahelix berjalan, akan tercapai seperti Desa Cikolelet,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sekadar diketahui, Desa Kubang Baros menawarkan sejumlah destinasi wisata. Antara lain, Curug Betung berupa konsep wisata air terjun, Bukit Haremis, atraksi seni budaya, dan beragam produk ekonomi kreatif dari para pelaku UMKM.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cHarapan Ibu Bupati, dan bersama kami Pemerintah Kabupaten Serang, kita bersama membangkitkan ekonomi masyarakat. Tujuannya tentu adalah juara favorit seperti Cikolelet, tetapi lebih dari itu, pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pariwisata,\u201d ujar Rahmat. <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BBC, Serang &#8211; Desa Kubang Baros, Kecamatan Cinangka menjadi daerah yang mewakili Kabupaten Serang dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023. Desa ini hendak mengikuti jejak Desa Wisata Cikolelet yang telah dinobatkan sebagai Desa Favorit dalam ajang ADWI 2021. Direktur Tata Kelola Destinasi Kemenparekraf Indra Ni Tua bersama tim juri ADWI 2023 melakukan kunjungan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":23053,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":{"0":"post-23052","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-serang"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23052","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23052"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23052\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23054,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23052\/revisions\/23054"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23053"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23052"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23052"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23052"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}