{"id":24506,"date":"2024-01-22T04:39:00","date_gmt":"2024-01-22T04:39:00","guid":{"rendered":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/?p=24506"},"modified":"2024-01-23T05:07:34","modified_gmt":"2024-01-23T05:07:34","slug":"inflasi-terkendali-pj-gubernur-banten-al-muktabar-terus-kita-upayakan-lebih-baik-lagi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/inflasi-terkendali-pj-gubernur-banten-al-muktabar-terus-kita-upayakan-lebih-baik-lagi\/","title":{"rendered":"Inflasi Terkendali, Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Terus Kita Upayakan Lebih Baik Lagi"},"content":{"rendered":"\n<p>KBRN, Serang: Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar menegaskan Pemerintah Provinsi Banten terus mengupayakan lebih baik lagi dalam pengendalian inflasi di daerah. Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS) angka inflasi Provinsi Banten pada Desember 2023 (yoy) di angka 3,06 persen.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSecara keseluruhan inflasi di Provinsi Banten cukup terkendali. Dan ada beberapa komoditi yang kita terus upayakan lagi pengembangannya sehingga di tahun berikutnya inflasi di Banten bisa benar-benar terkendali,\u201d ungkap Al Muktabar usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Pendopo KP3B, Kota Serang, Senin 22\/01\/2024<\/p>\n\n\n\n<p>Al Muktabar menyebutkan, berdasarkan Analisa Bank Indonesia (BI) Inflasi Provinsi Banten pada tahun 2023 berada pada posisi ideal, karena berada di rentang 3 (\u00b1) 1.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKita berada di posisi angka 3,06 persen, cukup baik,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian, lanjut Al Muktabar, untuk lebih mengoptimalkan penanganan inflasi di Provinsi Banten, dirinya meminta agar BPS menambah dua daerah untuk dijadikan sampling, yakni Kabupaten Lebak dan Pandeglang. Sehingga total seluruhnya menjadi lima daerah selain Kota Cilegon, Kota Serang dan Kota Tangerang.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKita harapkan di tahun 2024 nanti bisa menjadi lebih baik lagi,\u201d ucapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cDan ini hasil dari representasi kita dalam mengkomunikasikan berbagai kebutuhan masyarakat. Memperhatikan ketersediaan, harga pangan, serta menelusuri rantai pasok sampai konsumen menjadi upaya kita dalam mengendalikan inflasi,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia juga menyebutkan, terkait dengan adanya beberapa komoditas pemicu inflasi pihaknya akan memberikan subsidi transportasi sebagai dukungan dalam bentuk pelayanan pengiriman komoditas.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTadi kita diberikan kewenangan untuk memberikan subsidi transportasi karena inflasi di beberapa daerah terjadi karena perbedaan angkutan transportasi,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Banten Faizal Anwar menyampaikan Inflasi Provinsi Banten tahun 2023 secara year-to-year (y-o-y) cukup terkendali. Dimana, Inflasi Provinsi Banten pada Desember tahun 2023 berada di 3,06 persen yang merupakan gambaran dari inflasi satu tahun penuh.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia juga menyampaikan, inflasi di Provinsi Banten yang diwakili 3 kota itu sudah sesuai target. Yang mana target tersebut disesuaikan dengan kemampuan daerah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201c3.06% ini berarti kita sudah jauh menjaga stabilitas harga. Padahal pada tahun sebelumnya kita mencapai 5,08 persen. Berarti sudah berhasil mencapai target inflasi dengan rentang idealnya ada di 2,9 persen dan 3,1 persen,\u201d ungkapnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KBRN, Serang: Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar menegaskan Pemerintah Provinsi Banten terus mengupayakan lebih baik lagi dalam pengendalian inflasi di daerah. Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS) angka inflasi Provinsi Banten pada Desember 2023 (yoy) di angka 3,06 persen. \u201cSecara keseluruhan inflasi di Provinsi Banten cukup terkendali. Dan ada beberapa komoditi yang kita terus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":24507,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":{"0":"post-24506","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-banten"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24506","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24506"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24506\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24508,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24506\/revisions\/24508"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/24507"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24506"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24506"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24506"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}