{"id":28484,"date":"2024-11-23T09:11:31","date_gmt":"2024-11-23T09:11:31","guid":{"rendered":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/?p=28484"},"modified":"2024-11-23T09:13:15","modified_gmt":"2024-11-23T09:13:15","slug":"kampanye-terakhir-helldy-alawi-komitmen-tidak-akan-korups","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/kampanye-terakhir-helldy-alawi-komitmen-tidak-akan-korups\/","title":{"rendered":"Kampanye Terakhir, Helldy-Alawi Komitmen Tidak Akan Korupsi"},"content":{"rendered":"\n<p>BBC, Cilegon &#8211; Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon,  Helldy Agustian dan Alawi Mahmud berkomitmen tidak akan melakukan korupsi apabila terpilih menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon,  pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang .  Komitmen itu, disampaikan langsung pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon,  nomor urut 2 Helldy Agustian-Alawi Mahmud di kampanye terakhir di Lapangan Tegal Tong, Kecamatan Citangkil, Sabtu, (23\/11\/2024).<\/p>\n\n\n\n<p>Calon Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian menegaskan,  menjadi pemimpin adalah ladang amal untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya buat masyarakat Kota Cilegon. Oleh karenanya, ia bersama Alawi berkomitmen untuk tidak korupsi.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Saya tegaskan bahwa saya bersama calon walikota berkomitmen untuk tidak melakukan korupsi. Saya sadar bahwa kami cuma manusia biasa, di mana maut adalah hak, wong yang cerdas adalah yang mempersiapkan kematian,&#8221; kata Helldy kepada wartawan. <\/p>\n\n\n\n<p>Lantaran sejak awal punya komitmen yang kuat untuk tidak memperkaya diri, Helldy pun memaparkan bahwa selama 3,5 tahun menjadi Wali Kota, program-programnya ia berikan kepada masyarakat Kota Cilegon. Mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga sarana dan prasarana.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Sebetulnya kami jadi walikota baru 3,5 tahun. Itu pun dipotong covid-19, jadi kami efektif memimpin Kota Cilegon cuam 2,5 tahun. Meski demikian, banyak yang sudah kami lakukan. Antara lain LKS (lembar kerja siswa) SD dan SMP gratis, penambahan empat SMP Negeri di yakitu di Purwakarta, Jombang, Citangkil, Grogol dan Pulomerak,&#8221; katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, program beasiswa full sarjana bagi 5.000 orang juga berhasil dijalankan. Bahkan, Helldy berjanji untuk menambah kuota beasiswa full sarjana sebanyak 5.000 orang sehingga akan ada 10.000 beasiswa full sarjana.  <\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Semula selama 20 tahun waga Kota Cilegon sulit berobat karena kalau rawat inap di rumah sakit harus bayar dulu, jual sawah, jual motor, atau bahkan jual rumah. Tapi alhamdulillah kami bisa mengubah hanya cukup dengan KTP karena selama 1&#215;24 jam BPJS-nya selesai,&#8221; ujar Helldy.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, Calon Wakil Walikota Cilegon Alawi Mahmud juga menilai di bawah kepemimpinan Helldy, Cilegon sudah berubah dari semula dikenal sebagai kota korupsi menjadi kota yang penuh dengan prestasi.&#8221;Dengan kepiawaian beliau (Helldy), dulu Cilegon dikenal dengan kota korupsi, sekarang menjadi kota prestasi. Oleh karena itu, mohon doa restu mudah-mudahan Allah mentakdirkan kita, saya dan Pak Helldy, untuk membawa Cilegon lebih baik,&#8221; katanya. Dalam kesempatan itu, Alawi juga mengajak, semua pihak untuk menjunjung tinggi kerukunan, beradab dalam politik, serta tidak baper (bawa perasaan) seperti yang sudah-sudah. &#8220;Hari ini Insya Allah kami jalani sebaik-baiknya. Kesantunan dalam politik merupakan kewajiban, mari kita payungi dengan akhlakul karimah, politik bermartabat, kami sedang menikmati seni berpolitik tentu politik beradab,&#8221; ujarnya. (1-2).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BBC, Cilegon &#8211; Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian dan Alawi Mahmud berkomitmen tidak akan melakukan korupsi apabila terpilih menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon, pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang . Komitmen itu, disampaikan langsung pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon, nomor urut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28485,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[5,11,9,6,28],"tags":[],"class_list":{"0":"post-28484","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-banten","8":"category-cilegon","9":"category-nasional","10":"category-politik","11":"category-sosbud"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28484","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28484"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28484\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28487,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28484\/revisions\/28487"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28485"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28484"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28484"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28484"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}