{"id":29285,"date":"2025-01-21T01:21:00","date_gmt":"2025-01-21T01:21:00","guid":{"rendered":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/?p=29285"},"modified":"2025-01-24T03:23:51","modified_gmt":"2025-01-24T03:23:51","slug":"kapolda-banten-bersama-forkopimda-tanam-jagung-1-juta-hektar-di-pandeglang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/kapolda-banten-bersama-forkopimda-tanam-jagung-1-juta-hektar-di-pandeglang\/","title":{"rendered":"Kapolda Banten Bersama Forkopimda Tanam Jagung 1 Juta Hektar di Pandeglang"},"content":{"rendered":"\n<p>BBC, Pandeglang &#8211; Polda Banten laksanakan Gerakan Penanaman Jagung Serentak 1 Juta Hektar di Lahan Perkebunan guna mendukung Asta Cita Presiden RI dalam rangka Swasembada Pangan tahun 2025 bertempat di lahan PT. Bibo Kecamatan Banjar Kabupaten Pandeglang, Selasa 21 Januari 2025.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan dihadiri Kapolda Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto didampingi Wakapolda Banten Brigjen Pol Hengki serta PJU Polda Banten.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh PJ Gubernur Banten yang diwakili oleh ASDA II Pemprov Banten, Forkopimda Banten, Dinas Terkait, Forkopimda Kab. Pandeglang, Direktur Utama PT. Bibo Pandeglang, Ketua Kelompok Tani Mukti Bapak Yofi Satria.<\/p>\n\n\n\n<p>Gerakan Penanaman Jagung Satu Juta hektar ini merupakan bagian dari upaya bersama mendukung program Asta Cita Presiden RI dalam mewujudkan Swasembada Pangan Nasional Khususnya di Provinsi Banten.<\/p>\n\n\n\n<p>Kapolda Banten menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bentuk Kerjasama nyata bahwa ketahanan pangan dapat dicapai melalui gotong royong lintas sektoral. \u201cHari ini kita melaksanakan penanaman jagung secara serentak, yang merupakan wujud nyata sinergi antara Polri, Kementerian Pertanian RI, Gapki, Perhutani, Inhutani, Pihak Swasta, dan Swadaya Petani. Sinergitas dan kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa ketahanan pangan dapat dicapai melalui gotong royong lintas sektoral. Saya sangat mengapresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi, khususnya para petani yang berada di garda terdepan dalam mewujudkan keberhasilan gerakan penanaman jagung ini,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Suyudi mengatakan bahwa salah Jagung merupakan satu komoditas pangan yang strategis dalam mendukung Ketahanan Pangan Nasional. \u201cJagung adalah salah satu komoditas pangan strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung Ketahanan Pangan Nasional, baik sebagai sumber pangan langsung maupun bahan baku industri. Dengan meningkatnya kebutuhan jagung di Indonesia, program ini menjadi upaya konkret untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat kemandirian pangan dan mendorong kesejahteraan petani,\u201d Ucap Kapolda Banten.<\/p>\n\n\n\n<p>Perlu diketahui bersama, bahwa penanaman jagung serentak di wilayah hukum polda banten berada di tiga lokasi yang berbeda, total lahan seluas 23 hektar dengan rincian sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Lahan PT. Bibo di Kp. Kaducarangka Ds.mogana Kec. Banjar Kab. Pandeglang. Luas lahan seluas 20 hektar dengan benih jagung sebanyak 300 kg bantuan dari Kementan RI.<\/li>\n\n\n\n<li>Mako Kompi 2 Batalyon C di Ds. Cilangkap Kec. Maja Kab. Lebak dengan luas lahan seluas 1 hektar milik PT. Salembarang.<\/li>\n\n\n\n<li>Ds. Salira Kec. Pulo Ampel Kota Cilegon dengan luas lahan seluas 2 hektar milik PT. Sulfindo.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Polda Banten dan jajaran berkomitmen untuk berperan aktif dalam mendukung Asta Cita Presiden RI dalam rangka Swasembada Pangan, melalui implementasi program unggulan Polda Banten, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Program Polisi Peduli Pengangguran (POLIRAN) yang bertujuan untuk membuka peluang kerja bagi masyarakat.<\/li>\n\n\n\n<li>Program Sinergitas Polwan Dan Kelompok Tani (SIPONI) yaitu menggerakkan peran Polwan untuk membina kelompok tani dan memberdayakan perempuan, yang diharapkan mampu berkontribusi dalam mencukupi ketersediaan pangan melalui penguatan sektor pertanian lokal.<\/li>\n\n\n\n<li>Program Pangan Lestari yaitu melalui peran Bhabinkamtibmas yang berada di setiap desa untuk mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan masing-masing rumah, sekolah, pesantren dan perkantoran sebagai sumber pangan alternatif.<\/li>\n\n\n\n<li>Program Tumpang Sari, Polda Banten dan jajaran berkolaborasi dengan perusahaan &#8211; perusahaan yang memiliki lahan luas namun tidak produktif, kami mengarahkan lahan tersebut untuk ditanami jagung atau palawija. perusahaan dapat bekerja sama dengan Polda Banten, dengan melibatkan Bhabinkamtibmas dan Polwan juga Poktan dalam proses penanaman hingga panen.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Dalam hal ini Kapolda Banten berharap dari kegiatan ini dapat menjadi momen dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian. \u201cSaya berharap gerakan penanaman ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian, terutama komoditas jagung. Dengan sinergi yang kuat antara Pemerintah, Polri, Pihak Swasta, dan Petani, saya yakin target Swasembada Pangan akan tercapai.\u201d terangnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Terkahir Kapolda banten mengajak seluruhnya untuk Bersama sukseskan Swasembada Pangan Nasional Khususnya di Provinsi Banten. \u201cKami juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga semangat kebersamaan, sehingga upaya ini dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat banten dan bangsa indonesia. Selaku pimpinan Polda Banten, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat serta bekerja keras dalam mendukung kegatan ini,\u201d tutup Kapolda Banten.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BBC, Pandeglang &#8211; Polda Banten laksanakan Gerakan Penanaman Jagung Serentak 1 Juta Hektar di Lahan Perkebunan guna mendukung Asta Cita Presiden RI dalam rangka Swasembada Pangan tahun 2025 bertempat di lahan PT. Bibo Kecamatan Banjar Kabupaten Pandeglang, Selasa 21 Januari 2025. Kegiatan dihadiri Kapolda Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto didampingi Wakapolda Banten Brigjen Pol [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":29286,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":{"0":"post-29285","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-pandeglang"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29285","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29285"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29285\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29287,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29285\/revisions\/29287"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/29286"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29285"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29285"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29285"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}