{"id":30519,"date":"2025-04-22T03:19:41","date_gmt":"2025-04-22T03:19:41","guid":{"rendered":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/?p=30519"},"modified":"2025-04-22T10:51:17","modified_gmt":"2025-04-22T10:51:17","slug":"peringati-hari-kartini-srikandi-pln-uid-banten-kenakan-kebaya-saat-bekerja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/peringati-hari-kartini-srikandi-pln-uid-banten-kenakan-kebaya-saat-bekerja\/","title":{"rendered":"Peringati Hari Kartini, Srikandi PLN UID Banten Kenakan Kebaya saat Bekerja"},"content":{"rendered":"\n<p>BBC, Serang &#8211; Dalam rangka memperingati Hari Kartini Tahun 2025 sekaligus mengangkat kembali nilai-nilai budaya serta peran strategis perempuan dalam pembangunan bangsa, seluruh Srikandi (pegawai perempuan) PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten mengenakan kebaya saat bekerja, termasuk ketika melayani pelanggan. Kebaya, sebagai warisan budaya Indonesia, menjadi simbol penghormatan atas kontribusi perempuan dalam berbagai sektor, termasuk sektor ketenagalistrikan.<\/p>\n\n\n\n<p>General Manager PLN UID Banten, Moch. Andy Adchaminoerdin (Andy Acha), menyampaikan bahwa kebaya tidak hanya menjadi simbol pelestarian budaya, tetapi juga menegaskan pentingnya keberagaman, inklusi, serta semangat pelayanan prima dalam mendukung transformasi energi nasional yang tengah dijalankan PLN.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTransformasi energi bukan hanya soal teknologi, tapi juga manusia. Perempuan memiliki peran penting dalam mendorong inovasi, meningkatkan kualitas pelayanan, dan menjadi agen perubahan di lingkungan kerja maupun masyarakat. Hari Kartini dan peringatan ini menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa pelestarian budaya dan modernisasi bisa berjalan beriringan,\u201d ujar Andy Acha.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata penghormatan terhadap pelanggan PLN. Penampilan yang rapi, santun, dan berbudaya mencerminkan nilai-nilai pelayanan yang mengedepankan empati dan kualitas.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPenampilan adalah bagian dari etika pelayanan. Kebaya menjadi simbol bahwa kami melayani tidak hanya dengan keterampilan, tetapi juga dengan hati dan semangat budaya yang kami junjung tinggi,\u201d tambah Andy Acha.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu Srikandi PLN, Dhea Vani Safli, yang terjun langsung ke lapangan dalam balutan kebaya, mengungkapkan kebanggaannya. Ia mengatakan bahwa mengenakan kebaya justru membuatnya semakin percaya diri dan memberikan energi positif saat melayani pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cRespons pelanggan sangat luar biasa. Banyak yang memberikan apresiasi karena PLN tetap menjunjung budaya dalam setiap layanan. Dengan kebaya, kami semakin termotivasi untuk melayani dengan maksimal,\u201d ungkap Dhea.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut, Dhea juga mengajak pelanggan untuk terus memanfaatkan aplikasi PLN Mobile, yang merupakan bentuk transformasi digital layanan PLN. Aplikasi ini memudahkan pelanggan dalam mengakses berbagai layanan seperti pengecekan tagihan, pembayaran, pelaporan gangguan, dan informasi pemeliharaan jaringan secara cepat dan praktis.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPLN Mobile adalah bagian dari komitmen kami dalam memberikan layanan yang lebih cepat, mudah, dan efisien. Cukup lewat ponsel, semua layanan bisa diakses kapan saja dan di mana saja,\u201d tambah Dhea.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui peringatan ini, PLN UID Banten menegaskan bahwa perempuan dapat berada di garis depan dalam memberikan pelayanan publik tanpa meninggalkan identitas budaya. Kebaya menjadi simbol kekuatan, keanggunan, dan profesionalisme perempuan Indonesia dalam mendukung transformasi energi menuju masa depan yang berkelanjutan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BBC, Serang &#8211; Dalam rangka memperingati Hari Kartini Tahun 2025 sekaligus mengangkat kembali nilai-nilai budaya serta peran strategis perempuan dalam pembangunan bangsa, seluruh Srikandi (pegawai perempuan) PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten mengenakan kebaya saat bekerja, termasuk ketika melayani pelanggan. Kebaya, sebagai warisan budaya Indonesia, menjadi simbol penghormatan atas kontribusi perempuan dalam berbagai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":30521,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[4,1],"tags":[],"class_list":{"0":"post-30519","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-ekonomi","8":"category-uncategorized"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30519","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=30519"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30519\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30520,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30519\/revisions\/30520"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/30521"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=30519"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=30519"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=30519"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}