{"id":3150,"date":"2016-05-30T17:28:48","date_gmt":"2016-05-30T10:28:48","guid":{"rendered":"http:\/\/bukabantennews.com\/?p=3150"},"modified":"2016-05-30T17:28:48","modified_gmt":"2016-05-30T10:28:48","slug":"hasil-audit-bpk-lkpd-pemprov-banten-raih-opini-wdp","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/hasil-audit-bpk-lkpd-pemprov-banten-raih-opini-wdp\/","title":{"rendered":"Hasil Audit BPK, LKPD Pemprov Banten Raih Opini WDP"},"content":{"rendered":"<p><b id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1464687154910_13142\"><span id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1464687154910_13141\">\u00a0<\/span><\/b><\/p>\n<p id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1464687154910_13144\" class=\"yiv9633304328MsoNormal\"><span id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1464687154910_13143\"><strong>BBC, Serang &#8211;<\/strong> <\/span><span id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1464687154910_13151\">Pemerintah Provinsi Banten mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Banten Tahun Anggaran 2015. <\/span><\/p>\n<p id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1464687154910_13153\" class=\"yiv9633304328MsoNormal\"><span id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1464687154910_13152\">LHP BPK-RI diserahkan diserahkan oleh Anggota V BPK RI Moermahadi Soerja Djanegara dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Banten, Senin, 30\/5\/2016) di gedung DPRD Banten.<\/span><\/p>\n<p id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1464687154910_13078\" class=\"yiv9633304328MsoNormal\"><span id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1464687154910_13109\">\u201cOpini BPK atas hasil pemeriksaan tahun anggaran 2015 menunjukan peningkatan dari opini atas LKPD Provinsi tahun anggaran 2014, BPK memberikan opini\u00a0 wajar dengan pengecualian (WDP) untuk LKPD tahun anggaran 2015,\u201d kata Moermahadi dalam sambutannya yangdibacakan dihadapan anggota DPRD Banten.<\/span><\/p>\n<p id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1464687154910_13155\" class=\"yiv9633304328MsoNormal\"><span id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1464687154910_13154\">Moermahmudi mengatakan, BPK memberikan apresiasi atas pengelolaan aset dan keuangan yang telah ditunjukan oleh Pemprov Banten. Hal ini tentunya menjadi momentum untuk tetap terus melanjutkan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, sistem penganggaran, sistem pengelolaan aset dan sistem akuntansinya. <\/span><\/p>\n<p id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1464687154910_13139\" class=\"yiv9633304328MsoNormal\"><span id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1464687154910_13138\">&#8220;Opini ini merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran atas laporan \u00a0keuangan yang didasarkan pada empat kriteria, yaitu sudah sesuai standar akuntansi pemerintahan, efektifitas pengendalian internal, kepatuhan terhadap peraturan perundang-perundangan, serta kecukupan pengungkapan dalam laporan keuangan,&#8221; kata Moermahadi.<\/span><\/p>\n<p id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1464687154910_13134\" class=\"yiv9633304328MsoNormal\"><span id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1464687154910_13133\">Menurutnya, BPK memberikan opini WDP kepada Pemprov Banten karena berdasarkan pemeriksaan terdapat beberapa hal yang menjadi pengecualian, antara lain belanja barang dan jasa tahun 2015, diantaranya anggaran belanja uang saku non PNS, realisasi belanja barang dan jasa pada Satpol PP yang pertanggungjawabannya tidak sesuai, kelebihan pembayaran pada kegiatan realisasi belanja promosi dan publikasi, masih adanya kendaran dinas yang dikuasi pihak ketiga dan yang tidak dapat ditelusuri. <\/span><\/p>\n<p id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1464687154910_13157\" class=\"yiv9633304328MsoNormal\"><span id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1464687154910_13156\">\u201cSelain itu akumulasi penyusutan aset tetap per 31 Desember 2015 diantaranya terdapat nilai penyusutan untuk aset gedung dan bangunan serta jalan, irigasi dan jaringan belum diyakini kewajarannya,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1464687154910_13159\"><span id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1464687154910_13158\">Moermahadi melanjutkan, sesuai PP nomor 71 Tahun 2010 tentang standar akuntansi pemerintahan, pemerintah harus menggunakan sistem akuntansi berbasis akrual. Dengan cara itu pemerintah bisa melaporkan secara komprehensif. \u201cDengan sistem berbasis akrual, pemerintah telah dapat mempertanggung jawabkan penggunaan APBD secara transparan,\u201d ujarnya. <\/span><\/p>\n<p id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1464687154910_13161\"><span id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1464687154910_13160\">Menanggapi hal ini, Gubernur Banten Rano Karno mengaku bersyukur dengan perolehan WDP. Hal ini menurutnya tidak lepas dari kerja keras dari tim yang terdiri dari Sekda Banten, Inspektorat dan Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKD) Provinsi Banten\u00a0 yang bekerja 24 jam untuk mencapai hasil yang maksimal.<\/span><\/p>\n<p>\u201cKami juga mengucapkan banyak terima kasih atas pendampingan dari BPKP dan BPK. Pendampingan ini membuat kami lebih jelas berbuat apa yang harus kami lakukan,\u201d kata Gubernur.<\/p>\n<p id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1464687154910_13163\"><span id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1464687154910_13162\">Kedepannya, Gubernur berharap rencana aksi yang akan dimulai Juni hingga Desember 2016 mendatang akan membuat Provinsi Banten lebih baik dan memperoleh opini WTP (wajar tanpa pengecualian) karena ini bagian dari rencana aksi Pemprov bekerja sama dengan KPK.<\/span><\/p>\n<p id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1464687154910_13165\"><span id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1464687154910_13164\">\u201cInsya allah tahun depan harus jauh lebih baik. Karena kita tau permasalahan kita dimana. Masalahnya hanya pada pencatatan kendaraan, tapi sudah mulai kita tarik. Bahkan semenjak 15 tahun banten berdiri, baru dalam sekian tahun ini pemprov sudah menyelesaikan 50 persen rekon aset, itu adalah sebuah prestasi,\u201d ucapnya.<\/span><\/p>\n<p id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1464687154910_13167\"><span id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1464687154910_13166\">Gubernur juga menginstruksikan kepada Sekda dan seluruh SKPD untuk lebih baik lagi mengelola keuangan daerah terutam pengelolaan keuangandan aset. \u201cMudah-mudahan tahun depan kita lebih baik lagi,\u201d harap Gubernur.<\/span><\/p>\n<p id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1464687154910_13169\"><span id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1464687154910_13168\">Perlu diketahui, sesuai pasal 20 undang-undang nomor 15 tahun 2004 tentang pemeriksaan keuangan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara, mewajibkan setiap pejabat terkait untuk menindaklanjuti rekomendasi dalam hasil pemeriksaan BPK RI. Jawaban atau penjelasan tentang tindak lanjut rekomendasi BPK ini disampaikan selambat-lambatnya 60 hari sejak laproan diterima. Pejabat yang tidak menindaklanjuti dapat dikenakan sanksi, hal ini dilakukan untuk mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih di Indonesia, khususnya di Provinsi Banten. (1-1)<br \/>\n<\/span><\/p>\n<div id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1464687154910_13191\"><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u00a0 BBC, Serang &#8211; Pemerintah Provinsi Banten mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Banten Tahun Anggaran 2015. LHP BPK-RI diserahkan diserahkan oleh Anggota V BPK RI Moermahadi Soerja Djanegara dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Banten, Senin, 30\/5\/2016) di gedung DPRD Banten. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":{"0":"post-3150","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","6":"category-banten"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3150","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3150"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3150\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3150"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3150"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3150"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}