{"id":32207,"date":"2025-07-20T02:56:13","date_gmt":"2025-07-20T02:56:13","guid":{"rendered":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/?p=32207"},"modified":"2025-08-01T02:58:02","modified_gmt":"2025-08-01T02:58:02","slug":"karang-taruna-banten-dukung-budi-satrio-djiwandono-pimpin-pnkt-2025-2030","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/karang-taruna-banten-dukung-budi-satrio-djiwandono-pimpin-pnkt-2025-2030\/","title":{"rendered":"Karang Taruna Banten Dukung Budi Satrio Djiwandono Pimpin PNKT 2025-2030"},"content":{"rendered":"<p>BBC, Serang &#8211;\u00a0Karang Taruna (KT) Provinsi Banten menyatakan dukungan resmi kepada politisi muda Partai Gerindra, Budi Satrio Djiwandono, untuk memimpin Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) periode 2025\u20132030. Dukungan tersebut menjadi bagian dari kesepakatan bersama dalam forum nasional yang dihadiri pengurus Karang Taruna dari seluruh provinsi di Indonesia.<\/p>\n<p>Ketua Karang Taruna Provinsi Banten, Andika Hazrumy, menyampaikan penegasan dukungan tersebut kepada awak media usai menghadiri acara Sosialisasi Perubahan Peraturan Menteri Sosial (Permensos) Nomor 25 Tahun 2025 tentang Karang Taruna yang digelar di Jakarta, Sabtu (19\/7\/2025). Acara tersebut dihadiri langsung Menteri Sosial Syaifullah Yusuf, serta para ketua dan sekretaris Karang Taruna provinsi se-Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cDukungan kepada Mas Budi Satrio Djiwandono ini bukan hanya dari kami di Banten, tetapi merupakan hasil konsolidasi dan kesepakatan bersama seluruh pengurus Karang Taruna tingkat provinsi yang hadir di forum ini,\u201d ujar Andika Hazrumy melalui keterangan tertulis.<\/p>\n<p>Mantan Wakil Gubernur Banten periode 2017\u20132022 ini menambahkan, sosok Budi memiliki kapasitas kepemimpinan, pengalaman politik, dan integritas moral yang dibutuhkan Karang Taruna untuk menghadapi tantangan zaman. \u201cBeliau punya pengalaman di legislatif, aktif dalam isu-isu kepemudaan, dan memiliki kemampuan komunikasi lintas sektor yang sangat baik. Itu yang kami nilai penting untuk membawa Karang Taruna naik kelas sebagai organisasi sosial kepemudaan yang kuat dan profesional,\u201d ucap Andika.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, Budi juga dinilai mewakili semangat regenerasi dan pembaruan dalam tubuh Karang Taruna. \u201cOrganisasi ini perlu pemimpin muda yang memahami dinamika digital, teknologi informasi, serta bisa menjalin kemitraan strategis dengan dunia usaha dan lembaga internasional. Mas Budi punya semua itu,\u201d kata Andika.<\/p>\n<p>Menteri Sosial Syaifullah Yusuf dalam sambutannya pada acara tersebut menyatakan bahwa pemerintah mendukung penuh proses demokratisasi dan regenerasi yang sehat di tubuh Karang Taruna. Ia menyambut baik inisiatif para pengurus daerah yang telah mengkonsolidasikan dukungan untuk calon ketua umum berikutnya.<\/p>\n<p>\u201cKalau memang sudah ada kesepakatan dari bawah, saya kira itu bagian dari proses yang baik. Regenerasi dalam organisasi itu penting, apalagi Karang Taruna adalah mitra strategis Kementerian Sosial dalam hal pemberdayaan sosial berbasis komunitas,\u201d kata Syaifullah Yusuf.<\/p>\n<p>Ia juga menegaskan pentingnya menjaga soliditas dan semangat kolaborasi antarwilayah menjelang pelaksanaan Temu Karya Nasional Karang Taruna yang akan memilih ketua umum baru. \u201cYang terpenting, Karang Taruna harus tetap fokus pada tugas-tugas sosialnya di tengah masyarakat. Soal kepemimpinan, silakan diputuskan secara musyawarah dan demokratis,\u201d ujarnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BBC, Serang &#8211;\u00a0Karang Taruna (KT) Provinsi Banten menyatakan dukungan resmi kepada politisi muda Partai Gerindra, Budi Satrio Djiwandono, untuk memimpin Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) periode 2025\u20132030. Dukungan tersebut menjadi bagian dari kesepakatan bersama dalam forum nasional yang dihadiri pengurus Karang Taruna dari seluruh provinsi di Indonesia. Ketua Karang Taruna Provinsi Banten, Andika Hazrumy, menyampaikan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":32208,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":{"0":"post-32207","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-banten"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32207","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32207"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32207\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32209,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32207\/revisions\/32209"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32208"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32207"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32207"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32207"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}