{"id":33819,"date":"2025-12-19T10:52:22","date_gmt":"2025-12-19T10:52:22","guid":{"rendered":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/?p=33819"},"modified":"2025-12-19T10:53:52","modified_gmt":"2025-12-19T10:53:52","slug":"wagub-banten-tekankan-dedikasi-dan-integritas-asn-saat-upacara-bela-negara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wagub-banten-tekankan-dedikasi-dan-integritas-asn-saat-upacara-bela-negara\/","title":{"rendered":"Wagub Banten Tekankan Dedikasi dan Integritas ASN saat Upacara Bela Negara"},"content":{"rendered":"<p>BBC, Serang &#8211; \u200bWakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, memimpin Upacara Peringatan Ke-77 Hari Bela Negara Tingkat Provinsi Banten di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang, Jumat (19\/12\/2025).<\/p>\n<p>\u200bKepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten, Wagub Dimyati menekankan pentingnya menjadikan momentum ini sebagai wujud nyata pengabdian. Yakni dengan melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi, integritas, dan semangat melayani.<\/p>\n<p>\u200b\u201cMomentum Hari Bela Negara ke-77 hendaknya menjadi pengingat bahwa cinta tanah air harus kita wujudkan dalam tindakan nyata. Hadir dalam membantu sesama yang sedang tertimpa bencana, menjaga ruang digital dari hoaks, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, dan berkontribusi dalam pembangunan sesuai peran masing-masing,\u201d ujar Dimyati.<\/p>\n<p>\u200bPada kesempatan tersebut, Dimyati juga membacakan amanat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dalam pesannya, Presiden menegaskan bahwa sikap bela negara harus tercermin dalam pengamalan empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.<br \/>\n\u200bPeringatan yang jatuh setiap tanggal 19 Desember ini juga menjadi momentum untuk mengenang sejarah berdirinya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi pada tahun 1948. Peristiwa tersebut merupakan respons atas Agresi Militer II yang mengancam kedaulatan negara.<\/p>\n<p>\u200b\u201cPeristiwa itu menjadi bukti bahwa semangat bela negara mampu menjaga Indonesia tetap berdiri,\u201d tutur Dimyati saat membacakan amanat Presiden.<\/p>\n<p>\u200bLebih lanjut, amanat Presiden menyoroti tantangan global yang semakin dinamis dan penuh ketidakpastian. Rivalitas geopolitik, krisis energi, disrupsi teknologi, hingga arus informasi yang rentan manipulasi menjadi tantangan nyata. Ancaman terhadap kedaulatan kini tidak lagi bersifat konvensional, melainkan berkembang menjadi perang siber, radikalisme, hingga ancaman bencana alam.<\/p>\n<p>\u200b\u201cDalam situasi seperti ini, semangat bela negara harus menjadi kekuatan kolektif seluruh warga Indonesia,\u201d tegas Dimyati.<\/p>\n<p>\u200bPresiden juga mengingatkan pentingnya mengenang peran sejarah masyarakat Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dalam mempertahankan eksistensi Republik Indonesia, sekaligus menegaskan bahwa persatuan merupakan fondasi kekuatan bangsa.<\/p>\n<p>\u200bSebagai informasi, bertindak selaku Komandan Upacara dalam kegiatan tersebut adalah Kepala Bidang PPNS Satpol PP Provinsi Banten, Ade Syarief Hidayatullah. Sementara itu, pembacaan Ikrar Bela Negara dilakukan oleh Dandenpom III\/4 Serang, Letkol CPM Dadang Dwi Saputro.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BBC, Serang &#8211; \u200bWakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, memimpin Upacara Peringatan Ke-77 Hari Bela Negara Tingkat Provinsi Banten di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang, Jumat (19\/12\/2025). \u200bKepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten, Wagub Dimyati menekankan pentingnya menjadikan momentum ini sebagai wujud nyata [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":33820,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":{"0":"post-33819","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-banten"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33819","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33819"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33819\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33821,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33819\/revisions\/33821"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33820"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33819"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33819"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33819"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}