{"id":34083,"date":"2026-01-20T08:33:49","date_gmt":"2026-01-20T08:33:49","guid":{"rendered":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/?p=34083"},"modified":"2026-01-20T08:33:59","modified_gmt":"2026-01-20T08:33:59","slug":"polda-jabar-bakal-laksanakan-penanaman-jagung-dan-ubi-di-lahan-seluas-752-hektar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/polda-jabar-bakal-laksanakan-penanaman-jagung-dan-ubi-di-lahan-seluas-752-hektar\/","title":{"rendered":"Polda Jabar Bakal Laksanakan Penanaman Jagung dan Ubi di Lahan Seluas 752 Hektar"},"content":{"rendered":"<p>BBC, Serang &#8211; Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat bersama polres dan polsek jajaran akan melaksanakan penanaman serentak jagung dan ubi ungu sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 28 Januari 2026, dengan total luasan lahan mencapai 752 hektare.<\/p>\n<p>Penanaman serentak tersebut meliputi jagung seluas 750 hektare dan ubi ungu seluas 2 hektare yang tersebar di berbagai wilayah hukum Polda Jawa Barat. Saat ini, seluruh persiapan telah dilakukan dengan mengedepankan peran Bakomsus (Bintara Kompetensi Khusus).<\/p>\n<p>Kabagbinkar Biro SDM Polda Jabar AKBP Condro Sasongko menjelaskan bahwa persiapan program telah berjalan dengan baik dan terkoordinasi. Seluruh polres jajaran telah menginput data luasan tanam melalui aplikasi spreadsheets yang disertai dokumentasi pendukung.<\/p>\n<p>\u201cSeluruh polres sudah menginput data luasan tanam melalui spreadsheets dan melampirkan dokumentasi kesiapan lahan,\u201d ujar Condro Sasongko, Selasa 20 Januari 2026.<\/p>\n<p>Berdasarkan data yang masuk, total luasan lahan dari polsek jajaran yang akan ditanami jagung mencapai 536,87 hektare. Selain itu, Satlantas polres jajaran turut berkontribusi dengan luasan lahan sebesar 47 hektare.<\/p>\n<p>Condro mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah polsek yang melaporkan luasan tanam lebih dari satu hektare. Bahkan, Satlantas Polres Cianjur tercatat melaporkan kesiapan lahan hingga tiga hektare.<\/p>\n<p>\u201cAda beberapa polsek yang melaporkan lebih dari satu hektare, dan Satlantas Polres Cianjur melaporkan kesiapan lahan seluas tiga hektare,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, program penanaman jagung ini juga merupakan bagian dari peran tambahan dirinya sebagai koordinator penanaman jagung serentak di wilayah hukum Polda Jawa Barat, di samping tugas utamanya dalam pembinaan karier personel Polri.<\/p>\n<p>\u201cSelain tugas utama pembinaan karier anggota Polri, saya juga diberi amanah sebagai koordinator penanaman jagung serentak di wilayah Polda Jabar,\u201d kata mantan Kapolres Serang.<\/p>\n<p>Pelaksanaan program ketahanan pangan nasional ini mengacu pada skema yang telah ditetapkan, yakni satu polsek satu hektare, satu polres dua hektare, serta SDM Polda Jabar dengan target 20 hektare yang tersebar di sejumlah lokasi.<\/p>\n<p>Skema tersebut diharapkan dapat mendorong pemerataan kontribusi seluruh satuan kewilayahan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah.<\/p>\n<p>Secara keseluruhan, Biro SDM Polda Jawa Barat menargetkan capaian penanaman jagung hingga 500 hektare maksimal pada akhir Februari 2026. Target ini akan terus dievaluasi secara berkala guna memastikan realisasi di lapangan sesuai dengan rencana.<\/p>\n<p>\u201cKami menargetkan capaian penanaman hingga 500 hektare maksimal akhir Februari 2026, dan akan terus kami monitor agar pelaksanaannya berjalan optimal,\u201d pungkas alumnus Akpol 2005.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BBC, Serang &#8211; Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat bersama polres dan polsek jajaran akan melaksanakan penanaman serentak jagung dan ubi ungu sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 28 Januari 2026, dengan total luasan lahan mencapai 752 hektare. Penanaman serentak tersebut meliputi jagung seluas 750 hektare dan ubi ungu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":34084,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":{"0":"post-34083","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-peristiwa"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34083","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34083"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34083\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34085,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34083\/revisions\/34085"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/34084"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34083"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34083"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34083"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}