{"id":3522,"date":"2016-09-08T15:44:53","date_gmt":"2016-09-08T08:44:53","guid":{"rendered":"http:\/\/bukabantennews.com\/?p=3522"},"modified":"2016-09-08T15:44:53","modified_gmt":"2016-09-08T08:44:53","slug":"dekranasda-terus-konsisten-berdayakan-pengrajin-lokal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/dekranasda-terus-konsisten-berdayakan-pengrajin-lokal\/","title":{"rendered":"Dekranasda Terus Konsisten Berdayakan Pengrajin Lokal"},"content":{"rendered":"<p id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1473321586867_15246\"><strong>BBC, <\/strong><span id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1473321586867_15245\"><strong>Cilegon &#8211;<\/strong> Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Banten \u00a0Dewi Indriat Rano mengatakan, keberandaan Dekranasda merupakan wadah pembinaan pengrajin. Dekranasda konsisten membantu dan memberdayakan pengrajin dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang kreatif produktif sehingga dapat menyumbangkan kontribusi pertumbuhan ekonomi bagi usaha pengrajin.<\/span><\/p>\n<p id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1473321586867_15248\"><span id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1473321586867_15247\">Hal ini disampaikan Dewi \u00a0saat pelantikan pengurus Dekranasda Kota Cilegon di Bintang Laguna Cilegon, Kamis, 8\/9\/2016. Dalam hal ini Ida Iman Ariyadi dilantik menjadi Ketua Dekransda Kota Cilegon Basa Bhakti 2016-2021.<\/span><\/p>\n<p id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1473321586867_15249\" class=\"yiv0637776502MsoNormal\">\u201cKita terus bekerjasama dan bersinergi dengan pemerintah, dewan k<span lang=\"IN\">e<\/span>rajinan nasional daerah dan masyarakat pelaku usaha kerajinan dalam meningkatkan inovasi\u00a0 dan kreatifitas serta ketrampilan dibidang seni kerajinan serta mengembangkan potensi industri kerajinan yang dapat menjadi sumber perekonomian dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat,\u201d kata Dewi.<\/p>\n<p id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1473321586867_15252\"><span id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1473321586867_15251\">Istri Gubernur Banten itu mengharapkan adanya kecintaan terhadap produk lokal di tengah masyarakat, mulai dari para pemangku kepentingan. Oleh karena, menurutnya, sebuah keteladan pada masyarakat dapat membangun kesadaran untuk mau membeli dan menggunakan produk lokal.<\/span><\/p>\n<p id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1473321586867_15253\" class=\"yiv0637776502MsoNormal\">\u201cSaya menghimbau dan mengajak kepada bapak, ibu saudara pengurus dewan krajinan nasional daerah, pejabat, isteri pejabat, pengusaha dan seluruh masyarakat banten untuk menggunakan produk dalam negeri , produk unggulan daerah, produk kerajinan rakyat. kita harus membangun rasa bangga dan\u00a0 percaya diri terhadap produk-produk perajin kita sambil terus meningkatkan kualitas,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1473321586867_15256\" class=\"yiv0637776502MsoNormal\"><span id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1473321586867_15255\">Pada kesempatan ini, Dewi Rano melaporkan\u00a0<\/span>bahwa pada kegiatan memperingati hari ulang tahun ke 32 Dewan Kerajinan Nasional [Dekranas] tahun 2012 di Jakarta, bahwa Dekranasda Provinsi Banten sukses meraih 2 (dua) penghargaan dari ibu Herawati Boediono Ketua U<span lang=\"IN\">mum\u00a0<\/span>Dekranas untuk nominasi\u00a0 Kriya terbaik unggulan daerah tingkat nasional, yaitu kelompok tekstil tenun baduy kombinasi batik khas banten hasil karya Desain Mohammad Ashraf Dahlawi\u00a0 dari Kabupaten Tangerang, \u00a0dan kelompok tanaman hias batu akik banten hasil Desain Devi Sukmawati dari Kabupaten Tangerang.<\/p>\n<p id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1473321586867_15257\" class=\"yiv0637776502MsoNormal\"><b>\u201c<\/b>Dengan diraihnya 2 (dua) penghargaan tersebut, merupakan bukti nyata kesungguhan dan kerja keras pengurus Dekranasda Provinsi Banten, Kabupaten dan Kota dalam melaksanakan program sesuai dengan tujuan. Kami yakin dan optimis bahwa kedepan kita (Dekranasda) Provinsi Banten, Kabupaten dan Kota dapat sejajar dengan daerah lain di nusantara di bawah binaan bapak gubernur, bupati dan walikotanya masing-masing).<\/p>\n<p id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1473321586867_15277\" class=\"yiv0637776502MsoNormal\">Namun demikian, Dewi mengatakan, \u00a0tantangan kedepan tidak mudah, karena persaingan sangat ketat pada era globalisasi dan terbentuknya sebuah kawasan yang terintegrasi yang dikenal sebagai Masyarakat Ekonomi Asean [MEA]<span lang=\"IN\">yang telah dimulai pada\u00a0<\/span>tahun 2015 , karena nantinya banyak produk kerajinan negara asing khususnya Cina dan India masuk ke Indonesia dengan harga yang lebih murah dan terjangkau oleh masyarakat.<\/p>\n<p id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1473321586867_15258\" class=\"yiv0637776502MsoNormal\">\u201cKita jangan patah semangat, tingkatkan terus inova<span lang=\"IN\">si<\/span>\u00a0dan kreatifitas para perajin kita, sehingga terwujud hasil kerajinan yang lebih meningkat dan berkualitas dengan memunculkan desain-desain baru yang lebih inovatif dan kreatif,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1473321586867_15275\">Pada kesempatan yang sama, Walikota Cilegon Iman Ariyadi mengatakan Dekranasda Kota Cilegon merupakan wadah memajukan perekonomian wilayahnya, terutama di Provinsi Banten dan khusunya di Kota Cilegon.<\/p>\n<p id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1473321586867_15271\"><span id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1473321586867_15273\">\u201cDikota Cilegon tiga tahun kedepan akan semakin banyak Mall dan pusat perbelanjaan, maka dari itu, ini menjadi peluang bagi Dekranasda untuk berperan dalam mempromosikan hasil kerajinannya,\u201d kata Iman. (1-1)<br \/>\n<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BBC, Cilegon &#8211; Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Banten \u00a0Dewi Indriat Rano mengatakan, keberandaan Dekranasda merupakan wadah pembinaan pengrajin. Dekranasda konsisten membantu dan memberdayakan pengrajin dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang kreatif produktif sehingga dapat menyumbangkan kontribusi pertumbuhan ekonomi bagi usaha pengrajin. Hal ini disampaikan Dewi \u00a0saat pelantikan pengurus Dekranasda Kota Cilegon di Bintang Laguna [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":{"0":"post-3522","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","6":"category-peristiwa"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3522","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3522"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3522\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3522"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3522"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3522"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}