{"id":35357,"date":"2026-04-29T07:54:46","date_gmt":"2026-04-29T07:54:46","guid":{"rendered":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/?p=35357"},"modified":"2026-04-29T07:54:54","modified_gmt":"2026-04-29T07:54:54","slug":"puluhan-penghobi-pertanian-ikuti-pelatihan-dan-penyuluhan-budi-daya-anggur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/puluhan-penghobi-pertanian-ikuti-pelatihan-dan-penyuluhan-budi-daya-anggur\/","title":{"rendered":"Puluhan Penghobi Pertanian Ikuti Pelatihan dan Penyuluhan Budi Daya Anggur"},"content":{"rendered":"<p>BBC, Serang &#8211; Puluhan orang penghobi pertanian mengikui pelatihan Budi Daya anggur terhadap petani milenial yang dihahas oleh Dinas Pertanian Provinsi Banten den menggandeng Pusat Pelatihan Pertanian &amp; Perdesaan Swadaya (P4S) Pioner Anggur Kota Serang di Sekretariat Poktan Pioner Anggur di Kaujon Kota Serang, Rabu 29 April 2026.<\/p>\n<p>Pelatihan budi daya anggur terhadap petani milenial ini untuk meningkatkan minat bertani pada generasi muda khusus anggur. &#8220;Apalagi di kawasan perkotaan saat ini lagi marak\u00a0<i>urban farming\u00a0<\/i>di perkotaan. Generasi muda ini diharapkan minta mengeluti pertanian seperti budi daya anggur,&#8221; ungkap Plt Kepala Bidang Penyuluhan dan Kelembagaan Dinas Pertanian Provinsi Banten, Erry Yanuar, Rabu 29 April 2026.<\/p>\n<p>Pemilihan budi daya anggur, kata Erry karena kebutuhan buah anggur impor Indonesia nilainya mencapai Rp8 T. Artinya kebutuhan anggur di Indonesia cukup tinggi. &#8220;Makanya ibu Titiek Soeharto juga fokus kembangkan pertanian anggur,&#8221; katanya<\/p>\n<p>Menurutnya, pihaknya saat ini fokus memberikan pelatihan dan penyuluhan pertanian kepada kelompok-kelompok tani yang tergabung dalam Pusat Pelatihan Pertanian &amp; Perdesaan Swadaya (P4S). Melalui P4S ini dapat membantu Dinas Pertanian dalam mengenalkan pertanian ke masyarakat. &#8220;P4S ini membantu Dinas Pertanian dalam penyuluhan dan pemberdayaan, karena SDM di dinas terbatas,&#8221; tefas Erry.<\/p>\n<p>Adapun sejauh ini, kata dia terdapat 65 P4S yang ada di Provinsi Banten. Jumlah ini tersebar di 8 Kabupaten\/ Kota di Banten. Dari jumlah itu paling banyak P4S tersebar di wilayah Kabupaten Pandeglang dan Lebak.<\/p>\n<p>&#8220;Harapannya ke depan P4S ini dapat menyelenggarakan kegiatan pelatihan dan penyuluhan yang berbayar untuk kemandirian dan tidak bergantung APBN dan APBD,&#8221; tegasya.<\/p>\n<p>Ketua DPD Asosiasi Penggiat Anggur Indonesia (ASPAI ) Kota Serang, Sudiro mengapresiasi atas kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Pertanian Provinsi Banten. Melalui kegiatan ini diharapkan meningkatkan minat masyarakat untuk budi daya anggur. &#8220;Semoga semakin banyak warga yang tertarik melakukan budi daya anggur khususnya di Kota Serang,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Ketua P4S, Poktan Pioner Anggur, Ucu menambahkan, ada puluhan peserta yang ikut dalam pelatihan kali ini. Tidak hanya para pembudi daya anggur, melainkan peserta lain seperti petani hidroponik.<\/p>\n<p>&#8220;Ada juga siswa SMK dan anggota pramuka yang menekuni pertanian ikut dalam pelatihan ini,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BBC, Serang &#8211; Puluhan orang penghobi pertanian mengikui pelatihan Budi Daya anggur terhadap petani milenial yang dihahas oleh Dinas Pertanian Provinsi Banten den menggandeng Pusat Pelatihan Pertanian &amp; Perdesaan Swadaya (P4S) Pioner Anggur Kota Serang di Sekretariat Poktan Pioner Anggur di Kaujon Kota Serang, Rabu 29 April 2026. Pelatihan budi daya anggur terhadap petani milenial [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":35358,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":{"0":"post-35357","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-banten"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35357","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=35357"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35357\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35359,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35357\/revisions\/35359"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/35358"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=35357"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=35357"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=35357"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}