{"id":3593,"date":"2016-10-04T18:41:56","date_gmt":"2016-10-04T11:41:56","guid":{"rendered":"http:\/\/bukabantennews.com\/?p=3593"},"modified":"2016-10-04T18:41:56","modified_gmt":"2016-10-04T11:41:56","slug":"16-tahun-banten-terus-membangun-dengan-gotong-royong","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/16-tahun-banten-terus-membangun-dengan-gotong-royong\/","title":{"rendered":"16 Tahun Banten Terus Membangun dengan Gotong Royong"},"content":{"rendered":"<p class=\"MsoNormal\" style=\"overflow-wrap: break-word; color: #000000; font-family: sans-serif; font-size: medium; font-variant-ligatures: normal; line-height: normal; orphans: 2; widows: 2;\"><strong>BBC, Serang &#8211;<\/strong> Seiring waktu berjalan, dan tahun berganti,\u00a0\u00a0hari ini Selasa tanggal 4 Oktober 2016 Provinsi\u00a0Banten\u00a0genap berusia\u00a016 tahun. Dengan mengambil tema \u201cDengan Semangat Hari Jadi ke-16 Provinsi Banten, Ayo Kerja Nyata Gotong Royong Membangun Banten\u201d \u00a0Diharapan sejalan dengan tema gerakan nasional 71 Tahun Indonesia Merdeka yaitu \u201cIndonesia Kerja Nyata\u201d dengan harapan dapat meningkatkan semangat dan komitmen semua untuk bekerja nyata gotong royong membangun banten lebih maju dan sejahtera.\u00a0<span style=\"overflow-wrap: break-word; font-size: 12pt; line-height: 18.4px;\">Peringatan\u00a0HUT\u00a0ke-16\u00a0Provinsi\u00a0 Banten\u00a0digelar melalui Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi\u00a0Banten\u00a0dipimpin Ketua DPRD Banten\u00a0Asep Rahmatullah di ruang rapat paripurna DPRD\u00a0Banten, Selasa 4\/10\/2016.\u00a0<\/span><span style=\"overflow-wrap: break-word; font-size: 12pt; line-height: 18.4px;\">Dalam peringatan\u00a0HUT\u00a0Banten\u00a0ini, Gubernur\u00a0Banten\u00a0Rano Karno\u00a0\u00a0tak henti-hentinya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada para penggagas dan pendiri yang telah berjuang tanpa pamrih dan tulus ikhlas, sehingga terbentuk Provinsi\u00a0Banten\u00a0dengan disahkannya undang-undang nomor 23 tahun 2000 pada tanggal 4 oktober 2000.\u00a0<\/span><span style=\"overflow-wrap: break-word; font-size: 12pt; line-height: 18.4px;\">\u201cTeriring do&#8217;a semoga segenap upaya mulia yang dilakukan menjadi catatan amal ibadah dan mendapatkan pahala dari Allah SWT, serta bagi para penggagas dan pejuang yang telah wafat mendahului kita semoga arwahnya mendapatkan tempat yang mulia disisi Allah SWT,\u201d ucap Gubernur.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"overflow-wrap: break-word; color: #000000; font-family: sans-serif; font-size: medium; font-variant-ligatures: normal; line-height: normal; orphans: 2; widows: 2;\"><span style=\"overflow-wrap: break-word; font-size: 12pt; line-height: 18.4px;\">Gubernur\u00a0\u00a0menyatakan,\u00a0\u00a0 semangat patriotis para tokoh pejuang pendiri Provinsi\u00a0Banten\u00a0 akan selalu hidup di hati sanubari semua masyarakat\u00a0\u00a0Banten\u00a0sebagai generasi peneru, karena\u00a0jasa dan pengorbanan mereka tidak pernah pudar,\u00a0\u00a0bahkan akan semakin menyinari kehidupan tiap generasi, untuk terus melanjutkan perjuangan dalam mewujudkan rakyat\u00a0banten\u00a0yang semakin maju, mandiri dan sejahtera.\u00a0<\/span><span style=\"overflow-wrap: break-word; font-size: 12pt; line-height: 18.4px;\">\u201cMomentum peringatan hari jadi ke-16 Provinsi Banten kali ini sebagai wahana penegasan kembali kepada publik bahwa visi dan misi Provinsi Banten sebagaimana yang telah ditetapkan dalam RPJMD adalah janji keapda masyarakat banten untuk selalu kita pedomani dalam pelaksanaan pembangunan.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"overflow-wrap: break-word; color: #000000; font-family: sans-serif; font-size: medium; font-variant-ligatures: normal; line-height: normal; orphans: 2; widows: 2;\"><b style=\"overflow-wrap: break-word;\"><span style=\"overflow-wrap: break-word; font-size: 12pt; line-height: 18.4px;\">Capaian Pembangunan<\/span><\/b><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"overflow-wrap: break-word; color: #000000; font-family: sans-serif; font-size: medium; font-variant-ligatures: normal; line-height: normal; orphans: 2; widows: 2;\"><span style=\"overflow-wrap: break-word; font-size: 12pt; line-height: 18.4px;\">Gubernur mengungkapkan,\u00a0\u00a0sebagaimana tradisi yang selalu dilakukan, bahwa momentum peringatan hari ulang tahun saatnya untuk ber-muhasabah dan introspeksi atas hasil-hasil kinerja yang telah telah\u00a0\u00a0laksanakan. evaluasi dan introspeksi diperlukan sebagai bahan koreksi atau perbaikan perjalanan\u00a0banten\u00a0kedepan, yang difokuskan untuk mendorong peningkatan kesejahteraan rakyat, peningkatan pelayanan umum dan peningkatan daya saing daerah.\u00a0<\/span><span style=\"overflow-wrap: break-word; font-size: 12pt; line-height: 18.4px;\">\u201cKita patut bersyukur, pembangunan yang telah kita laksanakan bersama seluruh komponen masyarakat dan pemerintah kabupaten \/kota, selama kurun waktu\u00a016\u00a0tahun, secara umum menunjukkan tingkat kemajuan yang telah berhasil kita capai,\u201d sebutnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"overflow-wrap: break-word; color: #000000; font-family: sans-serif; font-size: medium; font-variant-ligatures: normal; line-height: normal; orphans: 2; widows: 2;\"><span style=\"overflow-wrap: break-word; font-size: 12pt; line-height: 18.4px;\">Sebagai contoh, \u00a0Pendapatan Asli Daerah (PAD) kata Gubernur dari tahun ketahun terus meningkat secara signifikan dimana pada tahun 2001PAD Banten hanya sebesar Rp.212,39 milyar dan APBD hanya sebesar Rp.490.36 milyar, tetapi hingga pada perubahan APBD tahun anggaran 2016 yang telah disetujui, PAD Banten telah meningkat menjadi Rp.5,33 triliyun dan APBD sebesar Rp.9,30 trilyun.\u00a0<\/span><span style=\"overflow-wrap: break-word; font-size: 12pt; line-height: 18.4px;\">\u201cHal ini menunjukan di Provinsi anten telah mengalami peningkatan laju pertumbuhan ekonomi dan rasio kemandirian fiscal daerah,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"overflow-wrap: break-word; color: #000000; font-family: sans-serif; font-size: medium; font-variant-ligatures: normal; line-height: normal; orphans: 2; widows: 2;\"><span style=\"overflow-wrap: break-word; font-size: 12pt; line-height: 18.4px;\">Sejalan dengan peningkatan APBD\u00a0\u00a0tersebut,\u00a0\u00a0Gubernur melanjutkan,\u00a0\u00a0kemampuan\u00a0\u00a0untuk peningkatan pelayanan masyarakat akan semakin membaik, termasuk kemajuan di bidang pendidikan, kesehatan, sosial-budaya, ekonomi, politik, infrastruktur wilayah dan kawasan, pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup serta reformasi birokrasi.\u00a0<\/span><span style=\"overflow-wrap: break-word; font-size: 12pt; line-height: 18.4px;\">\u201cHal ini ditunjukkan dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM)\u00a0Banten\u00a0dengan menggunakan metode baru yang pada tahun 2010 sebesar 67,54 meningkat menjadi 70,27 pada tahun 2015, dan secara nasional dari urutan\u00a0ke\u00a0\u2013 23 sekarang menempati urutan\u00a0ke\u00a0\u2013 8 berada diatas IPM nasional sebesar 69,55.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"overflow-wrap: break-word; color: #000000; font-family: sans-serif; font-size: medium; font-variant-ligatures: normal; line-height: normal; orphans: 2; widows: 2;\"><span style=\"overflow-wrap: break-word; font-size: 12pt; line-height: 18.4px;\">Sementara Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE), menurut Gubernur, meskipun mengalami fluktuatif, tetapi secara progresif \u00a0telah tumbuh dari 5,07 persen pada tahun 2003 menjadi 5,16 persen pada trwilulan II tahun 2016. Sementara Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku pada tahun 2001 sebesar Rp. 50,215 \u00a0triliun tumbuh menjadi Rp. 477,93 triliun pada tahun 2016. Prosentase penduduk miskin yang semakin menurun dari 9.22 persen pada tahun 2002 menjadi 5,42\u00a0 persen pada Maret tahun 2016.\u00a0 Tingkat penganggguran mengalami penurunan dari 17,45 persen pada tahun 2003 menjadi 9,55 persen tahun 2015 dan menurun menjadi 7,95 persen pada februari tahun 2016.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"overflow-wrap: break-word; color: #000000; font-family: sans-serif; font-size: medium; font-variant-ligatures: normal; line-height: normal; orphans: 2; widows: 2;\"><span style=\"overflow-wrap: break-word; font-size: 12pt; line-height: 18.4px;\">Pemprov Banten, lanjut Gubernur terus berupaya melakukan reformasi birokrasi menuju Good Governance dengan melakukan berbagai upaya, antara lain melalui integritas penyusunan aksi daerah dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi antara Provinsi Banten dengan Kabupaten dan Kota se-banten sebagaimana Intruksi Presiden no 2 tahun 2014 tentang aksi pencegahan dan pemberantasan korupsi.\u00a0 Pemprov Banten bekerja sama dengan KPK juga sedang melaksanakan rencana aksi pencegahan pemberantasan korupsi secara terintegrasi dimana tahapan-tahapan pelaksanaan dan kemajuannya selalu dipantau dan dilaporkan kepada KPK.\u00a0<\/span><span style=\"overflow-wrap: break-word; font-size: 12pt; line-height: 18.4px;\">\u201cBerkat usaha inilah, pada tahun 2016 ini Pemprov Banten berhasil meningkatkan opini BPK terhadap laporan keuangan pemerintah daerah menjadi WDP setelah dua tahun sebelumnya tidak memberikan pendapat. Saat ini Pemprov Banten juga telah berhasil menerapkan akuntansi berbasis akrual penuh sesuai standar akuntansi pemerintahan. \u00a0<\/span><span style=\"overflow-wrap: break-word; font-size: 12pt; line-height: 18.4px; color: #333333;\">Prestasi yang terakhir diraih Banten yaitu pada sektor infrastruktur, dan tidak kalah penting Banten sukses menjadi juara umum MTQ Tingkat Nasional,\u201d ungkap Gubernur.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"overflow-wrap: break-word; color: #000000; font-family: sans-serif; font-size: medium; font-variant-ligatures: normal; line-height: normal; orphans: 2; widows: 2;\"><span style=\"overflow-wrap: break-word; font-size: 12pt; line-height: 18.4px;\">\u201cKeberhasilan ini harus terus kita pacu untuk bisa lebih meningkat dan lebih baik pada masa yang akan datang. Kami juga menyadari, disamping berbagai keberhasilan dan kemajuan pembangunan, tentunya masih belum peneuhnya dapat memenuhi semua harapan masyarakat. Masih ada hal yang perlu disempurnakan baik dari sisi regulasi reformasi birokrasi, kebijakan penganggaran, program maupun kegiatan. Namun kami yakin dengan semangat kebersamaan semua itu dapat diselesaikan secara bertahap,\u201d imbuhnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"overflow-wrap: break-word; color: #000000; font-family: sans-serif; font-size: medium; font-variant-ligatures: normal; line-height: normal; orphans: 2; widows: 2;\"><span style=\"overflow-wrap: break-word; font-size: 12pt; line-height: 18.4px;\">Peringatan\u00a0HUT\u00a0ke-15\u00a0Provinsi\u00a0 Banten\u00a0berlangsung khidmat,\u00a0\u00a0diawali dengan\u00a0\u00a0pembacaan risalah pembentukan Provinsi Banten\u00a0oleh mantan ASDA III Pemprov Banten Eutik Suarta, \u00a0sambutan dari tokoh Banten Muhtar Mandala sebagai tokoh pembentukan Provinsi Banten, dan arahan dari Dirjen Pemberdayaan Masyarakat \u00a0Desa Kemendagri Nata Irawan.\u00a0<\/span><span style=\"overflow-wrap: break-word; font-size: 12pt; line-height: 18.4px;\">Dalam arahannya, Nata Irawan mengungkapkan, dalam kurun waktu 16 tahun berpemerintahan sebagai daerah otonom, terlihat secara umum pembangunan di Provinsi Banten telah mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hal ini dapat dilihat dari kualitas demokrasi lokal yang tumbuh, perbaikan kesejahteraan masyarakat, pelayananpublik, maupun daya saing daerah yang semakin meningkat dari waktu kewaktu.\u00a0<\/span><span style=\"overflow-wrap: break-word; font-size: 12pt; line-height: 18.4px;\">\u201cPeringatan Hari Jadi ke 16 Provinsi Banten ini harus menjadi momentum untuk instrospeksi diri, mengevaluasi kinerja yang telah dicapai, serta konsolidasi antara semua pihak, sehingga pembangunan dimasa yang akan datang berjalan secara lebih baik,\u201d ucapnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"overflow-wrap: break-word; color: #000000; font-family: sans-serif; font-size: medium; font-variant-ligatures: normal; line-height: normal; orphans: 2; widows: 2;\"><span style=\"overflow-wrap: break-word; font-size: 12pt; line-height: 18.4px;\">Sementara itu, tokoh pembentukan Provinsi Banten Muhtar Mandala\u00a0mengapresiasi beberapa capaian pembangunan Provinsi Banten dalam beberapa hal. Pertama ia mengapresiasi atas Juara Umum MTQ yang diperoleh Provinsi Banten termasuk beberapa pembangunan infrastruktur yang telah dan sedang berjalan.\u00a0<\/span><span style=\"overflow-wrap: break-word; font-size: 12pt; line-height: 18.4px;\">&#8221; Sebagai tokoh masyarakat, patut kita sampailkan terima kasih kepada pemegang amanah untuk membawa banten kepada cita-cita luhur yg telah disampaikan pendahulu-pendahulu para pejuang Provinsi Banten.<\/span><span style=\"overflow-wrap: break-word; font-size: 12pt; line-height: 18.4px;\"><span style=\"overflow-wrap: break-word;\">Dengan hati yang tulus, saya ingin mengajak untuk memperbaharui tekad dan niat, \u00a0marilah kita menatap kedepan membangun banten dengan sebenarnya membangun. Menjadi ranking jawara secara nasional. Bersemangat jawara, berhati kiyai dan berotak cendekia,\u201d ucapnya.\u00a0<\/span><\/span><span style=\"overflow-wrap: break-word; color: #000000; font-family: sans-serif; font-size: 12pt; font-variant-ligatures: normal; orphans: 2; widows: 2; line-height: 18.4px;\">Pada kesempatan ini Pemerintah Provinsi Banten juga memberikan pengharagaan kepada masyarakat banten yang telah berprestasi mengharumkan nama banten di kancah nasional dan international. (ADV)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BBC, Serang &#8211; Seiring waktu berjalan, dan tahun berganti,\u00a0\u00a0hari ini Selasa tanggal 4 Oktober 2016 Provinsi\u00a0Banten\u00a0genap berusia\u00a016 tahun. Dengan mengambil tema \u201cDengan Semangat Hari Jadi ke-16 Provinsi Banten, Ayo Kerja Nyata Gotong Royong Membangun Banten\u201d \u00a0Diharapan sejalan dengan tema gerakan nasional 71 Tahun Indonesia Merdeka yaitu \u201cIndonesia Kerja Nyata\u201d dengan harapan dapat meningkatkan semangat dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":{"0":"post-3593","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","6":"category-banten"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3593","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3593"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3593\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3593"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3593"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3593"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}