{"id":3832,"date":"2016-12-09T18:58:45","date_gmt":"2016-12-09T11:58:45","guid":{"rendered":"http:\/\/bukabantennews.com\/?p=3832"},"modified":"2016-12-09T18:58:45","modified_gmt":"2016-12-09T11:58:45","slug":"investasi-di-banten-didominasi-sejumlah-negara-asia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/investasi-di-banten-didominasi-sejumlah-negara-asia\/","title":{"rendered":"Investasi di Banten Didominasi Sejumlah Negara Asia"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><b>BBC, Serang &#8211;\u00a0<\/b>Peminatan investasi di provinsi Banten pada tahun 2017 mendatang, diperkirakan masih didominasi sejumlah negara Asia. Pasalnya hingga kini sejumlah negara asia seperti Korea Selatan, Jepang, Tiongkok dan Singapura yang tertarik untuk menanamkan investasinya di Banten.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (<em>BKPMPT<\/em>), \u00a0Babar Suharso mengungkapkan, penanaman modal asing dari sejumlah negara asia ini paling banyak pada sektor kimia logam, industri makanan, dan properti. Pada tahun 2017 pula sektor yang akan tumbuh diperkirakan pada pengembangan properti. Alasannya pengembangan Kota Maja di kabupaten Lebak dan teritegrasi dengan provinsi Jawa Barat, mulai akan dibangun pada tahun depan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cUntuk properti itu ada di Kabupaten Lebak, Serang dan Tangerang. Karena ketiga wilayah ini masih ada lahan untuk pengembangan properti. Sedangkan industri itu ada di Kota Cilegon, Kabupaten Tangerang dan sebagian di Kabupaten Serang,\u201d ungkap Babar usai ditemuai shalat Jumat, di masjid Raya Al-Bantani Curug Kota Serang, Jumat, 9\/12.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski begitu, kata Babar pertumbuhan properti juga akan tumbuh di sejumlah daerah lain seperti Kabupaten serang dan Tangerang. Karena di lihat dari sisi wilayah, kedua daerah tersebut masih memiliki lahan yang dimungkinkan untuk dikembangkan menjadi kawasan perumahan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPandeglang akan ada agro wisata, tapi ini masih menungu revisi perda RTRWnya. Saat ini masih dibahas di DPRD. Bisa saja itu dilakukan pada pertengahan tahun 2017, tapi nunggu selesai dulu perdanya,\u201d kata Babar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Babar mengatakan, Penanaman Modal Asing (PMA) di Banten menduduki angka 70 persen dari penanaman modal dalam negeri. Bahkan dari data terakhir PMA Banten pada triwulan tiga kemarin berada pada osisi ketiga nasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSedangkan untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) berada pada posisi keempat sevcara nasional. Kami menargetkan hingga akhir tahun ini PMA Banten bisa menduduki peringkat jedua atau kesatu nasional,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oleh sebab itu, tambah Babar pihaknya optimis target investasi sebesar 40 trilyun untuk PMA dan 15 trilyun untuk PMDN dapat terwujud. Karena sampai saat ini minta investor untuk menanamkan investasinya di Banten terus berdatangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cUntuk progres yang terdekat mungkin dari Australia. Karena kami juga sudah diundang oleh pihak mereka,\u201d tukas Babar. (1-1)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BBC, Serang &#8211;\u00a0Peminatan investasi di provinsi Banten pada tahun 2017 mendatang, diperkirakan masih didominasi sejumlah negara Asia. Pasalnya hingga kini sejumlah negara asia seperti Korea Selatan, Jepang, Tiongkok dan Singapura yang tertarik untuk menanamkan investasinya di Banten. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (BKPMPT), \u00a0Babar Suharso mengungkapkan, penanaman modal asing dari sejumlah negara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-3832","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ekonomi"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3832","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3832"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3832\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3832"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3832"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3832"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}