{"id":4359,"date":"2017-05-24T16:43:30","date_gmt":"2017-05-24T09:43:30","guid":{"rendered":"http:\/\/bukabantennews.com\/?p=4359"},"modified":"2017-05-24T16:43:30","modified_gmt":"2017-05-24T09:43:30","slug":"gubernur-buka-pekan-hortikultura-banten","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/gubernur-buka-pekan-hortikultura-banten\/","title":{"rendered":"Gubernur Buka Pekan Hortikultura Banten\u00a0"},"content":{"rendered":"<div>BBC, Serang &#8211; Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pertanian menggelar Pekan Hortikultura 2017, bertepat di saung Duren Jatohan Haji Arif (DJHA), Baros, Kabupaten Serang, Senin, (22\/05\/2017). Agenda tahunan Distanak bekerja sama dengan Kementrian Pertanian ini dibuka langsung oleh Gubernur Banten Wahidin Halim.<\/div>\n<p class=\"yiv9082079438MsoNormal\"><span lang=\"EN-US\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"yiv9082079438MsoNormal\"><span lang=\"EN-US\">Kepala Distanak Banten Agus M Tauchid mengatakan,\u00a0<\/span><span lang=\"EN-US\">pekan hortikultura merupakan agenda tahunan Distanak Banten sekaligus momentum istimewa bagi pelaku usaha agribisnis Hortikultura untuk saling tukar informasi, membangun jejaring dan menampilkan berbagai produk hortikultura serta sarana penunjangnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"yiv9082079438MsoNormal\"><span lang=\"EN-US\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"yiv9082079438MsoNormal\"><span lang=\"EN-US\">\u201cFestival ini bertujuan untuk mengangkat eksistensi pengembangan Hortikultura Banten sebagai komoditas komersial, disamping itu juga menyampaikan kepada masyarakat banten bahwa pemerintah baik pusat maupun daerah mempunyai komitmen yang tinggi untuk membangun industry hortikultura,\u201d kata Agus dalam sambutaanya.<\/span><\/p>\n<p class=\"yiv9082079438MsoNormal\"><span lang=\"EN-US\">Dipilihnya saung Duren Haji Arif sebagai tempat penyelenggaraan, kata Agus dikarenakan tempat ini menjadidestinasi unggulan wisata kuliner berbasis buah durian yang memiliki potensi luar biasa mendukung kemajuan holtikultura di banten.<\/span><\/p>\n<p class=\"yiv9082079438MsoNormal\"><span lang=\"EN-US\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"yiv9082079438MsoNormal\"><span lang=\"EN-US\">\u201cPotensi yang dimiliki Kabupaten Serang ini juga sekaligus akan ditetapkan menjadi \u00a0Kabupaten durian pertama di banten. Diharapkan kedepan Kabupaten Pandeglang dan Lebak juga akan menyusul,\u201d ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"yiv9082079438MsoNormal\"><span lang=\"EN-US\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"yiv9082079438MsoNormal\"><span lang=\"EN-US\">Sementara itu, Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan,\u00a0 Banten merupakan wilayah ekonomi yang memiliki sumberdaya alam yang unggul, khususnya dalam bentuk sumberdaya pangan, hortikultura dan pertenakan. Pembangunan pertanian berwawasan agribisnis dapat menjadi tujuan pembangunan dalam meningkatkan produktifitas pertanian.<\/span><\/p>\n<p class=\"yiv9082079438MsoNormal\"><span lang=\"EN-US\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"yiv9082079438MsoNormal\"><span lang=\"EN-US\">\u201cBanten memiliki keragaman potensi holtikultura, luar biasa potensinya. Untuk durian saja produksinya hingga 48.545 ton, ini luar biasa. Jumlah populasi tanaman durian yang menghasilkan sebanyak 300.960 pohon,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"yiv9082079438MsoNormal\"><span lang=\"EN-US\">\u2028<\/span><\/p>\n<p class=\"yiv9082079438MsoNormal\"><span lang=\"EN-US\">Memberikan porsi lebih banyak kepada masyarakat dan pemerintah daerah pada bidang ini, menjadi satu program yang dapat mendorong pembangunan daerah.<\/span><\/p>\n<p class=\"yiv9082079438MsoNormal\"><span lang=\"EN-US\">Wahidin \u00a0menegaskan, sebagai penyangga Ibu Kota, Provinsi Banten berpeluang menjadi pasar, penyedia sumberdaya modal, tenaga kerja, teknologi, dan lalu lintas perdagangan. Dalam pemilihan strategi pembangunan, agroindustri merupakan strategi industrialisasi yang dinilai tepat bagi Banten.<\/span><\/p>\n<p class=\"yiv9082079438MsoNormal\"><span lang=\"EN-US\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"yiv9082079438MsoNormal\"><span lang=\"EN-US\">\u201cKalau kita bangun pertanian, kita harus siapkan pasar. Pasar induk dulu kita buat di Tangerang. Dari luar daerah pada datang nyuplai barang, tapi dibanten jarang, karena infrastrukturnya jelek, jalan masih rusak. Maka dari itu kita akan bangun juga infrastrukturnya,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p class=\"yiv9082079438MsoNormal\"><span lang=\"EN-US\">\u00a0<\/span><\/p>\n<div class=\"yiv9082079438gmail_signature\">\n<div dir=\"ltr\">\n<div>\n<div dir=\"ltr\">\n<div>\u201cSaya sangat konsen membangun pertanian dibanten. Saya hafal betul soal pertanian, dan saya akan dukung program pertanian. Bahkan untuk cabai saja saya banyak dirumah, saya punya bibit sendiri, saya tanam sendiri dan saya makan sendiri. Saya bingung kalau warga gak ada yang gak punya cabe. Untuk cabe saja harus impor dari cina. saya instruksikan kepada Kadis, tanam cabai disetiap sudut kota dan kampung untuk tanam cabai,\u201d sambungnya.<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>G- Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pertanian menggelar Pekan Hortikultura 2017, bertepat di saung Duren Jatohan Haji Arif (DJHA), Baros, Kabupaten Serang, Senin, 22\/5\/2017. Agenda tahunan Distanak bekerja sama dengan Kementrian Pertanian ini dibuka langsung oleh Gubernur Banten Wahidin Halim.<\/p>\n<p class=\"yiv9082079438MsoNormal\"><span lang=\"EN-US\">Kepala Distanak Banten Agus M Tauchid mengatakan,\u00a0<\/span><span lang=\"EN-US\">pekan hortikultura merupakan agenda tahunan Distanak Banten sekaligus momentum istimewa bagi pelaku usaha agribisnis Hortikultura untuk saling tukar informasi, membangun jejaring dan menampilkan berbagai produk hortikultura serta sarana penunjangnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"yiv9082079438MsoNormal\"><span lang=\"EN-US\">\u201cFestival ini bertujuan untuk mengangkat eksistensi pengembangan Hortikultura Banten sebagai komoditas komersial, disamping itu juga menyampaikan kepada masyarakat banten bahwa pemerintah baik pusat maupun daerah mempunyai komitmen yang tinggi untuk membangun industry hortikultura,\u201d kata Agus dalam sambutaanya.<\/span><\/p>\n<p class=\"yiv9082079438MsoNormal\"><span lang=\"EN-US\">Dipilihnya saung Duren Haji Arif sebagai tempat penyelenggaraan, kata Agus dikarenakan tempat ini menjadidestinasi unggulan wisata kuliner berbasis buah durian yang memiliki potensi luar biasa mendukung kemajuan holtikultura di banten.<\/span><\/p>\n<p class=\"yiv9082079438MsoNormal\"><span lang=\"EN-US\">\u201cPotensi yang dimiliki Kabupaten Serang ini juga sekaligus akan ditetapkan menjadi \u00a0Kabupaten durian pertama di banten. Diharapkan kedepan Kabupaten Pandeglang dan Lebak juga akan menyusul,\u201d ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"yiv9082079438MsoNormal\"><span lang=\"EN-US\">Sementara itu, Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan,\u00a0 Banten merupakan wilayah ekonomi yang memiliki sumberdaya alam yang unggul, khususnya dalam bentuk sumberdaya pangan, hortikultura dan pertenakan. Pembangunan pertanian berwawasan agribisnis dapat menjadi tujuan pembangunan dalam meningkatkan produktifitas pertanian.<\/span><\/p>\n<p class=\"yiv9082079438MsoNormal\"><span lang=\"EN-US\">\u201cBanten memiliki keragaman potensi holtikultura, luar biasa potensinya. Untuk durian saja produksinya hingga 48.545 ton, ini luar biasa. Jumlah populasi tanaman durian yang menghasilkan sebanyak 300.960 pohon,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"yiv9082079438MsoNormal\"><span lang=\"EN-US\">Memberikan porsi lebih banyak kepada masyarakat dan pemerintah daerah pada bidang ini, menjadi satu program yang dapat mendorong pembangunan daerah.<\/span><\/p>\n<p class=\"yiv9082079438MsoNormal\"><span lang=\"EN-US\">Wahidin \u00a0menegaskan, sebagai penyangga Ibu Kota, Provinsi Banten berpeluang menjadi pasar, penyedia sumberdaya modal, tenaga kerja, teknologi, dan lalu lintas perdagangan. Dalam pemilihan strategi pembangunan, agroindustri merupakan strategi industrialisasi yang dinilai tepat bagi Banten.<\/span><\/p>\n<p class=\"yiv9082079438MsoNormal\"><span lang=\"EN-US\">\u201cKalau kita bangun pertanian, kita harus siapkan pasar. Pasar induk dulu kita buat di Tangerang. Dari luar daerah pada datang nyuplai barang, tapi dibanten jarang, karena infrastrukturnya jelek, jalan masih rusak. Maka dari itu kita akan bangun juga infrastrukturnya,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<div class=\"yiv9082079438gmail_signature\">\n<div dir=\"ltr\">\n<div>\n<div dir=\"ltr\">\n<div>\u201cSaya sangat konsen membangun pertanian dibanten. Saya hafal betul soal pertanian, dan saya akan dukung program pertanian. Bahkan untuk cabai saja saya banyak dirumah, saya punya bibit sendiri, saya tanam sendiri dan saya makan sendiri. Saya bingung kalau warga gak ada yang gak punya cabe. Untuk cabe saja harus impor dari cina. saya instruksikan kepada Kadis, tanam cabai disetiap sudut kota dan kampung untuk tanam cabai,\u201d sambungnya. (HMS\/1-1)<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BBC, Serang &#8211; Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pertanian menggelar Pekan Hortikultura 2017, bertepat di saung Duren Jatohan Haji Arif (DJHA), Baros, Kabupaten Serang, Senin, (22\/05\/2017). Agenda tahunan Distanak bekerja sama dengan Kementrian Pertanian ini dibuka langsung oleh Gubernur Banten Wahidin Halim. \u00a0 Kepala Distanak Banten Agus M Tauchid mengatakan,\u00a0pekan hortikultura merupakan agenda tahunan Distanak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":{"0":"post-4359","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","6":"category-peristiwa"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4359","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4359"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4359\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4359"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4359"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4359"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}