{"id":5504,"date":"2017-10-03T21:09:45","date_gmt":"2017-10-03T14:09:45","guid":{"rendered":"http:\/\/bukabantennews.com\/?p=5504"},"modified":"2017-10-03T21:09:45","modified_gmt":"2017-10-03T14:09:45","slug":"wagub-apresiasi-keberadaan-patroli-turjawali-polda-banten","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wagub-apresiasi-keberadaan-patroli-turjawali-polda-banten\/","title":{"rendered":"Wagub Apresiasi Keberadaan Patroli Turjawali Polda Banten"},"content":{"rendered":"<p><strong>BBC, Serang<\/strong> &#8211; Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumi mengapresiasi adanya kegiatan yang dilakukan oleh Anggota Kepolisian Polda Banten dalam unit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli, (Turjawali) Polda Banten.<\/p>\n<p>&#8220;Adanya unit Turjawalai Polda Banten ini, saya sangat mengapresiasi dan mendukung. Supaya masyarakat dapat terkontrol dan dapat merasakan keamanan dan kenyamanan dalam melakukan kegiatan seahri-hari. Dengan adanya anggota kepolisian yang berpatroli dengan menggunakan sepeda ini sangat luar biasa perlu diberikan apresiasi dan dukungan, agar apa yang mereka lakukan akan terus dapat memberikan rasa aman terhadap masyarakat dan menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat pada umumnya&#8221; kata Andika ketika ditemui usai menghadiri acara Ngdubako bersama Pemerintah dan pemuda di GOR Maulana Yusuf, Ciceri Kota Serang, Selasa 3\/20\/2017.<\/p>\n<p>Menurut Wagub, Anggota Turzawali ini perlu ditambah dan jadwal dalam berpatroli perlu diperbaiki lagi, karena ini sangat berpengaruh dalam menciptakan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat.<\/p>\n<p>Pada kesempatan yang sama Kanit Turjawali, Ipda Fauziatul Advina mengatakan kegiatan yang dilakukan oleh anggota Turjawali ini bertujuan untuk mendekatkan para anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kepada masyarakat pada umumnya, terutama kepada anak-anak sekolah. Karena anak-anak sekolah dengan Polisi Wanita (Polwan) biasanya dapat lebih dekat.<\/p>\n<p>&#8220;Kenapa anggota Turjawali lebih banyak\u00a0Polisi Wanita (Polwan) karena biasanya dari sisi humanisnya lebih tinggi daripada polisi laki-laki,&#8221; ujar Kanit Turjawali Ipda Fauziatul Advina lulusan Akpol pada tahun 2017 itu.<\/p>\n<p>Terkait permintaan \u00a0penambahan anggota personil Turjawali Polda Banten, kata Ipda Advina, pihaknya sedang mengevaluasi dan sedang dilakukan mengkaji ulang atas apa yang dilakukan oleh pimpinanya.<\/p>\n<p>&#8220;Untuk saat ini personil yang bertugas sebagai anggota \u00a0Turjawali baru ada 10 anggota, 6 anggota di terjunkan langsung untuk melakukan patroli dengan menggunakan sepeda dan 4 anggota yang lainya stand by di kantor yang bertugas sebagai staf Turjawali,&#8221; jelas Ipda Advani.<\/p>\n<p>Untuk kedepanya, kata Advani anggota Turjawali Polda Banten, akan setiap hari dalam melakukan kegiatan tersebut, \u00a0karena akan dijadwalkan dari Pukul 8 pagi- 10 siang, untuk mengetahui apa saja yang terjadi di lingkungan masyarakat, dan menanyakan keadaan masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Kegiatan patroli dengan menggunakan sepedah ini, untuk kedepan akan dilakukan setiap hari dan terjadwal, dari pukul 8 &#8211; 10 siang,&#8221; tukas Ipda \u00a0Advina. (1-2)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BBC, Serang &#8211; Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumi mengapresiasi adanya kegiatan yang dilakukan oleh Anggota Kepolisian Polda Banten dalam unit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli, (Turjawali) Polda Banten. &#8220;Adanya unit Turjawalai Polda Banten ini, saya sangat mengapresiasi dan mendukung. Supaya masyarakat dapat terkontrol dan dapat merasakan keamanan dan kenyamanan dalam melakukan kegiatan seahri-hari. Dengan adanya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5419,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":{"0":"post-5504","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-peristiwa"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5504","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5504"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5504\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5504"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5504"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5504"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}