{"id":6206,"date":"2017-11-19T17:58:58","date_gmt":"2017-11-19T10:58:58","guid":{"rendered":"http:\/\/bukabantennews.com\/?p=6206"},"modified":"2017-11-19T17:58:58","modified_gmt":"2017-11-19T10:58:58","slug":"6206-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/6206-2\/","title":{"rendered":"Ribuan Pesilat se Banten Berkumpul Ciptakan Rekor MURI"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>BBC, Serang<\/strong> &#8211; Sebanyak 4000 Pesilat Banten yang tergabung dalam Tapak Karuhun Banten, melakukan pertunjukan Rampak Silat dan Atrasksi Debus \u00a0terbanyak di Indonesia yang dilakukan di Lapangan Alun &#8211; alun Barat Kota Serang, Minggu 19\/11\/2017. Kegiatan ini juga menjadi catatan dengan peserta terbanyak dan tercatat di Museum Rekor Indonesia (MURI).<\/p>\n<p>Pertunjukan Rampak Silat dan Atraksi Debus tersebut, disaksikan langsung oleh Gubernur Banten Wahidin Halim, Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo, serta Komandan Korem (Danrem) 064 Maulana Yusuf Czi. Ito Hediarto.<\/p>\n<p>Dalam sambutanya Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa, pagelaran Tapak Karuhun Banten ini merupakan sebagai bukti, perbedaan dalam sebuah jurus bukanlah sebuah persoalan. Namun dari perbedaan itulah yang nantinya akan mampuh menyatukan dan menciptakan keutuhan NKRI.<\/p>\n<p>&#8220;Indonesia sebagai Negara yang memiliki ragam suku, agama, adat-istiadat dan ras, namun dalam pertunjukan Tapak Karuhun Banten ini, dapat dibuktikan bahwa perbedaan bukanlah sebuah persoalan,&#8221; kata Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo.<\/p>\n<p>&#8220;Melalui pagelaran Rampak Silat dan Debus terbanyak ini, diharapakan mampu menarik para wisatawan baik lokal maupun Internasional dan juga mampuh meningkatkan perekonomian di Banten,&#8221; ujar Kapolda.<\/p>\n<p>Menurutnya Provinsi Banten adalah Provinsi yang terkenal di Dunia Internasional dengan nuansa Islam yang kuat dan juga pertunjukan Pencak Silat serta debusnya, maka kita sebagai penerusnya harus mampuh menjaga dan melestarikanya.<\/p>\n<p>&#8220;Banten ini kan terkenal dari nuansa Islamnya yang kuat dan pertunjukan Pencak Silat serta Debusnya hingga ke dunia internasional,&#8221;ujarnya.<\/p>\n<p>&#8220;Nah dari situlah bagaimana caranya Pariwisata di Banten dapat menjadikan hal tersebut sebagai daya tarik wisata yang ada di Banten,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Ketua Panitia pagelaran Tapak Karuhun Banten, AKBP Nunung Safiudin saat ditemui usai pagelaran tersebut menyampaikan dilakukanya pertunjukan Rampak Silat dan Atraksi Debus terbanyak ini adalah selain untuk memecahkan rekor Muri namun juga dalam rangka Silaturahmi antara para para Ulama dan Umaro yang ada di Banten. Apalagi menurut Nunung para ulama, para umaro dan para pesilat yang ada di Banten, merupakan bagian yang tidak terpiksakan dalam membantu membangun perkembangan pemerintahan Provinsi Banten, agar kedepan lebih maju dan lebih baik lagi.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi para Ulama, Umaro dan para Pesilat tidak akan terpisahkan dalam membantu pembangunan Pemerintah Provinsi Banten,&#8221; kata Nunung.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan itu Nunung juga menjelaskan pagelaran Tapak Karuhun Banten ini telah melibatkan kurang lebih sekitar 4000 pesilat dari berbagai paguron yang ada di Provinsi Banten.<\/p>\n<p>&#8220;Namun dari Empat ribu pesilat tersebut, yang paling banyak adalah pesilat dari paguron Cimande dan TTKDH,&#8221; ujar Nunung.<\/p>\n<p>Dalam rangka menjaga dan melestarikan Pencak Silat dan debus yang ada di Banten, pihaknya mengaku bahwa \u00a0kedepan akan menjaga Slsilaturahmi antara paguron yang ada di Banten dengan cara melakukan kunjungan kunjungan ke padepokan &#8211; padepokan paguron.<\/p>\n<p>&#8220;Sebagaimana yang telah disampaikan oleh pak Gubernur Banten tadi dalam sambutanya bahwa, seorang pesilat itu harus mampuh melakukan tiga hal yaitu Sholat, Silat dan Silaturahmi. Maka dari itu dengan bersilaturahmi insha Allah kita semua dapat bersatu dalam membantu pembangunan Provinsi Banten agar lebih baik lagi,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Bahkan Nunung juga menghimbau kepada para paguron yang belum mendaftar agar segera mendaftar dan mau bersatu dalam rangka membantu membangun pemerintah Banten agar lebih maju dan dapat bermanfaat untuk kemasalahatan umat.<\/p>\n<p>&#8220;Kita akan terbuka bagi para paguron yang belum mendaftar ke Tapak Karuhun Banten agar segera mendaftar dan mari bersama sama membangun Banten menjadi lebih maju dan dapat bermanfaat untuk kemasalahatn umat yang ada di Banten,&#8221;Pungkas Nunung. (1-2)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; BBC, Serang &#8211; Sebanyak 4000 Pesilat Banten yang tergabung dalam Tapak Karuhun Banten, melakukan pertunjukan Rampak Silat dan Atrasksi Debus \u00a0terbanyak di Indonesia yang dilakukan di Lapangan Alun &#8211; alun Barat Kota Serang, Minggu 19\/11\/2017. Kegiatan ini juga menjadi catatan dengan peserta terbanyak dan tercatat di Museum Rekor Indonesia (MURI). Pertunjukan Rampak Silat dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6208,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":{"0":"post-6206","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-banten"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6206","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6206"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6206\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6206"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6206"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6206"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}