{"id":7389,"date":"2018-04-09T16:23:46","date_gmt":"2018-04-09T09:23:46","guid":{"rendered":"http:\/\/bukabantennews.com\/?p=7389"},"modified":"2018-04-09T16:23:46","modified_gmt":"2018-04-09T09:23:46","slug":"pengurus-besar-pb-al-khairiyah-kota-cilegon-meminta-kepada-consult-darby-jusbar-salim-untuk-melakukan-tabayun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/pengurus-besar-pb-al-khairiyah-kota-cilegon-meminta-kepada-consult-darby-jusbar-salim-untuk-melakukan-tabayun\/","title":{"rendered":"Pengurus Besar (PB) Al-Khairiyah Kota Cilegon, Meminta Kepada\u00a0 Consult Darby Jusbar Salim Untuk Melakukan Tabayun"},"content":{"rendered":"<div dir=\"auto\"><b>BBC, Cilegon &#8211;<\/b>\u00a0Pengurus Besar (PB) Al-Khairiyah Kota Cilegon, meminta kepada\u00a0 Consult Darby Jusbar Salim untuk melakukan Tabayun terkait pernyataan permintaan mundur ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Ma&#8217;ruf Amin. Pasalnya tuduhan teraebut tidak mendasar dan harus dibuktikan. Demikian terungkap saat melakukan kegiatan Presskonferes yang dilakukan di gedung sekertariat Al-Khairiah Kota Cilegon. Senin, 9\/4\/2018.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Ditemui usai kegiatan tersebut Ketua Pengurus Besar (PB) Al-Khairiah Kota Cilegon, Ali Mujahidin mengatakan bahwa, Posisi KH Ma&#8217;ruf Amin sebagai ulama besar asal Banten dan juga berasal dari Al-Khairiyah, diharapkan tidak terus-terusan dinilai tendensius oleh publik.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">&#8220;Dengan adanya pernyataan yang meminta ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Ma&#8217;ruv Amin mundur dari jabatan terkait pusisi yang dibacakan oleh sukmawati beberapa hari yang lalu tidak sesuai dengan kedudukan atau posisi KH. Ma&#8217;ruv Amin selaku ketua MUI. Dengan demikian perlu dilakukan tabayun untuk\u00a0 menyejukan demi menjaga institusi lembaga ulama seperti MUI,&#8221; jelasnya<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Ia menyampaikan apapun yang sudah dilakukan oleh ulama adalah semata-mata untuk menjaga kondusifitas masyarakat agar tidak terjadi kegaduhan. Karenanya pihaknya menghimbau khususnya kepada masyarakat Al-khairiah agar lebih bijak dalam menyikapi persoalan tersebut.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">&#8220;Saya meyakini bahwa, apapun yang sudah dilakukan merupakan hasil sebuah pemikiran dan Ijthiad yang sudah dilakukan KH. Ma&#8217;ruf Amin dalam menyikapi persoalan tersebut. Sehingga harapnnya agar tidak menimbulkan polemik dan pendapat yang berbeda di kalangan masyarakat,&#8221; ungkap Ali<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Adapun soal pandangan masyarakat terhadap ketua MUI KH. Ma&#8217;ruv Amin yang menerima Sukmawati untuk mencium tangantya tersebut Ali meminta masyarakat agar bertanya terlebih dahulu. Dengan negitu pemahaman yang didapat\u00a0 utuh dan\u00a0 menimbulkan kegaduhan kepada publik karena hal itu tidak ada korelasinya.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">&#8220;Saya berharap kepada seluruh masyarakat Banten, untuk dapat lebih bijak dalam menanggapi sebuah isu yang sedang berkembang,&#8221; tukasnya<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Untuk diketahui\u00a0 Darby Jusbar Salim dari NKS Consult melalui siaran tertulisnya meminta kepada Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma&#8217;ruf Amin untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai ketua MUI. Hal itu perlu dilakukan untuk menjaga independensi lembaga yang dipimpin oleh KH. Maruf Amin. (1-2)<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BBC, Cilegon &#8211;\u00a0Pengurus Besar (PB) Al-Khairiyah Kota Cilegon, meminta kepada\u00a0 Consult Darby Jusbar Salim untuk melakukan Tabayun terkait pernyataan permintaan mundur ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Ma&#8217;ruf Amin. Pasalnya tuduhan teraebut tidak mendasar dan harus dibuktikan. Demikian terungkap saat melakukan kegiatan Presskonferes yang dilakukan di gedung sekertariat Al-Khairiah Kota Cilegon. Senin, 9\/4\/2018. Ditemui usai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"class_list":{"0":"post-7389","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","6":"category-cilegon"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7389","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7389"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7389\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7389"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7389"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7389"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}