{"id":9295,"date":"2019-05-04T21:30:03","date_gmt":"2019-05-04T14:30:03","guid":{"rendered":"http:\/\/bukabanten.co.id\/?p=9295"},"modified":"2019-05-04T21:30:03","modified_gmt":"2019-05-04T14:30:03","slug":"polres-serang-kota-bentuk-tim-kusus-untuk-memburu-penyebar-isu-hoax-soal-pki","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/polres-serang-kota-bentuk-tim-kusus-untuk-memburu-penyebar-isu-hoax-soal-pki\/","title":{"rendered":"Polres Serang Kota Bentuk Tim Kusus Untuk Memburu Penyebar Isu Hoax Soal\u00a0 PKI"},"content":{"rendered":"<p dir=\"auto\">BBC, Serang &#8211; Kasus pembunuhan terhadap salah seorang ustad yang terjadi di Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Serang &#8211; Banten. Mengundang isu Hoax soal Partai Komunis Indonesia (PKI). Oleh karena itu, Polres Serang Kota akan bentuk tim kusus untuk memburu penyebar isu Hoax tersebut.<\/p>\n<p dir=\"auto\">\n<p dir=\"auto\">Kapolres Serang Kota AKBP Firman Affandi dalam keterangan Persnya mengatakan, saat ini telah beredar informasi Hoax di media sosial (medsos), soal pembantaian ulama oleh PKI.<\/p>\n<p dir=\"auto\">\n<p dir=\"auto\">&#8220;Soal isu PKI yang dikaitan dengan kasus pembunuhan terhadap seorang ustadz di Kecamatan Gunung Sari mengundang isu Hoax di Medsos,&#8221;ujar Kapolres kepada wartawan, Sabtu, (4\/5\/2019).<\/p>\n<p dir=\"auto\">\n<p dir=\"auto\">Kapolres menuturkan, pembunuhan terhadap seorang ustad bernama Syamsudin tersebut terjadi pada hari Rabu, (1\/5) kemarin yang dilakukan seorang tersangka warga Bogor dengan inisial RH (33) tahun.<\/p>\n<p dir=\"auto\">\n<p dir=\"auto\">&#8220;Pada hari Rabu kemarin, tersangka RH datang ke kediaman Ustad yang merupakan guru ngaji untuk bercerita perosalan pribadinya yang telah cerai sama istrinya. Namun pada hari Kamis, (2\/5) sekitar pukul 06.30 tersangka RH Defresi (Ngamuk) dengan membawa Golok yang mengakibatkan korban meninggal Dunia akibat sayatan golok tersebut,&#8221;terangnya.<\/p>\n<p dir=\"auto\">\n<p dir=\"auto\">Melihat sekujur badan suaminya bersimbah darah lanjut Kapolres, istri korban langsung berteriak minta tolong terhadap warga sekitar.<\/p>\n<p dir=\"auto\">Sehingga teriakan tersebut mengundang warga untuk menolong.<\/p>\n<p dir=\"auto\">\n<p dir=\"auto\">&#8220;Teriakan istri korban mengundang warga berkumpul untuk menolong, melihat korban bersimbah darah warga menolong korban dan mengamankan tersangka,&#8221;jelasnya.<\/p>\n<p dir=\"auto\">\n<p dir=\"auto\">Mapolres menyampaikan, sebelum tersangka diamankan oleh pihak kepolisian, warga yang kesal terhadap tersangka memukuli dan mengikat tersangka terlebih dahulu.<\/p>\n<p dir=\"auto\">\n<p dir=\"auto\">\n<p dir=\"auto\">\n<p dir=\"auto\">&#8220;Pelaku dibawa ke RSUD Banten karena mendapatkan amuk massa. Pelaku dalam kondisi koma dan siang tadi Sabtu, (4\/5) baru siuman,&#8221;ucap Kapolres.<\/p>\n<p dir=\"auto\">\n<p dir=\"auto\">Kapolres mengungkapkan, korban, mengalami luka cukup parah di sekujur badan. Yang mengakibatkan korban meninggal dunia.<\/p>\n<p dir=\"auto\">\n<p dir=\"auto\">&#8220;korban Syamsudin mengalami luka parah, dan korban sudah dibawa oleh pihak keluarga. Korban meninggal dunia di RSUD Serang sekitar pukul 19.15 wib,&#8221;pungkasnya. (1-2).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BBC, Serang &#8211; Kasus pembunuhan terhadap salah seorang ustad yang terjadi di Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Serang &#8211; Banten. Mengundang isu Hoax soal Partai Komunis Indonesia (PKI). Oleh karena itu, Polres Serang Kota akan bentuk tim kusus untuk memburu penyebar isu Hoax tersebut. Kapolres Serang Kota AKBP Firman Affandi dalam keterangan Persnya mengatakan, saat ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"class_list":{"0":"post-9295","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","6":"category-cilegon"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9295","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9295"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9295\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9295"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9295"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bukabanten.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9295"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}