Google search engine
Beranda blog

PLN Pastikan Sistem Keandalan Listrik saat Perayaan Iduladha di Banten

0

BBC, Serang – Cahaya Iduladha tak hanya terpancar dari semangat ibadah dan kebersamaan, tapi juga dari listrik yang andal di setiap rumah, masjid, dan ruang publik di seluruh penjuru Banten. PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Banten memastikan kesiapan sistem kelistrikan guna mendukung kelancaran perayaan Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah yang jatuh pada pertengahan Juni 2025 ini.

General Manager PLN UID Banten, Muhammad Joharifin, menyampaikan bahwa seluruh infrastruktur kelistrikan telah disiapkan secara optimal untuk memastikan pasokan listrik tetap aman, stabil, dan handal, termasuk pada sistem isolated di Pulau Panjang yang telah memiliki stok energi primer sebesar 8,71 Hari Operasi (HOP).

“Menjelang malam takbiran Idul Adha, kami terus memastikan sistem kelistrikan di Banten tetap andal dan berjalan lancar. Kami sudah siapkan langkah-langkah antisipasi agar masyarakat bisa beribadah dan merayakan hari besar ini tanpa khawatir soal listrik,” ujar Joharifin.

Guna menjamin keandalan listrik selama masa siaga Idul Adha, lebih dari 1.300 personel gabungan telah disiagakan—terdiri dari pegawai PLN, Tenaga Alih Daya (TAD), dan mitra kerja. Mereka akan bertugas di lapangan untuk memastikan sistem distribusi dan layanan pelanggan berjalan optimal, dibekali dengan 117 unit peralatan pendukung dan 197 kendaraan operasional yang tersebar di berbagai titik strategis.

Material cadang untuk keperluan penanganan gangguan pun tersedia dalam jumlah yang cukup guna menjamin respons cepat terhadap potensi gangguan teknis.

Tak hanya itu, sebanyak 64 Posko Siaga Distribusi dan 2 Posko Siaga Icon+ telah didirikan untuk memperkuat koordinasi dan kecepatan tanggap selama masa siaga berlangsung.

Momen Idul Adha menjadi waktu penting bagi masyarakat untuk bersilaturahmi dan beribadah secara khidmat. PLN UID Banten memprioritaskan keandalan listrik di 72 lokasi VVIP/VIP, yang meliputi kantor pemerintahan, masjid besar, pusat keramaian, bandara, pelabuhan, dan rest area.

Tak hanya menjaga penerangan, PLN juga menjawab kebutuhan masyarakat modern yang mulai beralih ke kendaraan listrik. Sebanyak 163 unit charger SPKLU telah disiagakan di 91 lokasi di seluruh wilayah Banten, memastikan mobilitas masyarakat tetap lancar selama libur panjang. Masyarakat dapat dengan mudah menemukan SPKLU terdekat melalui aplikasi PLN Mobile.

Bagi PLN UID Banten, listrik bukan sekadar aliran energi, melainkan penggerak kehidupan dan pengikat kebersamaan. Dengan listrik yang andal, masyarakat bisa menyalakan lampu saat malam takbiran, mendengar takbir bergema dari pengeras suara masjid, hingga menyimpan makanan kurban dengan baik.

“PLN UID Banten berkomitmen penuh untuk menghadirkan layanan terbaik, menjaga kontinuitas pasokan listrik, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang ingin beribadah, bersilaturahmi, maupun bepergian. Kami hadir tidak hanya sebagai penyedia energi, tetapi sebagai mitra masyarakat dalam merayakan hari suci dengan penuh kedamaian,” tutup Muhammad Joharifin.

Pemprov Banten Luncurkan Situs Infocorona

0

BBC, Serang – Pemerintah Provinsi Banten terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam memghadapi wabah Virus Corona (Covid-19). Salah satunya meluncurkan situs infocorona di https://infocorona.bantenprov.go.id/

Peluncuran situs ini dimaksudkan untuk mencegah kesimpangsiuran informasi Kesiapsiagaan Virus Corona (Covid-19) khususnya di Provinsi Banten.

Pada situs ini, pengunjung bisa mendapatkan informasi dan data terkait perkembangan Virus Corona (Covid-19) di Provinsi Banten mulai dari data Orang Dalam Pemantauan (ODP), data Pasien Dalam Pengawasan (PDP), data Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Provinsi Banten, dan data Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Provinsi Banten.

Pada menu dashboard pengunjung juga bisa mendapatkan berita dan video kesiapsiagaan Pemprov Banten terhadap Virus Corona (Covid-19), serta nomor kontak Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Banfen yang bisa dihubungi oleh masyarakat. (1-1)

Gubernur Tegaskan Komitmen Bangun Desa MelaluibKolaborasi Bersama

0

BBC, Serang – Gubernur Andra Soni menegaskan soal komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk berkolaborasi bersama Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Merah Putih untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dari desa. Penegasan itu diungkapkan saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APDESI Merah Putih di Hotel Aston, Kota Serang, Rabu 10 Juni 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh ratusan kepala desa dibarengi dengan pengukuhan Ketua Dewan Pakar Apdesi Merah Putih yakni Johan Arifin Muba. Gubernur Andra Soni mengapresiasi pelaksanaan Rakernas yang berkolaborasi dengan Pemuda Pancasila (PP) yang dilaksanakan di Provinsi Banten. Menurutnya, Apdesi Merah Putih dengan Pemprov Banten mempunyai komitmen yang sama dalam melaksanakan pembangunan dari desa sebagaimana yang tercantum dalam salah satu Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Kami sudah melakukan penataan jalur irigasi sebagai upaya dalam menjaga ketahanan pangan dari desa. Hasilnya, alhamdulillah produksi pertanian kita cukup baik,” katanya.

Gubernur juga menyambut baik gagasan yang disampaikan oleh PP yang berkolaborasi bersama APDESI Merah Putih. Salah satunya berupa pembangunan kandang ayam setiap desa, termasuk juga program digitalisasi desa.

“Saya yakin program-program itu akan meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama dari desa,” ujarnya.

Andra Soni berharap, dari Rakernas ini melahirkan rekomendasi-rekomendasi yang konstruktif dan bermanfaat bagi pertumbuhan perekonomian desa secara berkelanjutan. Ia menegaskan pembangunan dari desa merupakan sebuah kewajiban yang harus dilakukan.

“Desa harus diurus karena itu merupakan wajah negeri kita,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Ketua Dewan Pakar Apdesi Merah Putih Johan Arifin Muba menambahkan, organisasi ini akan membangun koperasi di setiap Kabupaten dengan rincian satu desa dua koperasi dan satu kelurahan lima koperasi tanpa menggunakan APBD maupun APBN.

Saat ini, katanya, yang sudah berjalan adalah pembangunan satu desa satu kandang ayam. Seperti di Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang yang dikelola oleh Apdesi Merah Putih. Sedangkan di Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Serang dibangun juga kandang ayam yang rencananya akan diluncurkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Kami selalu berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian dan ATR/BPN terkait rencana itu. Kami meyakini, dengan program itu ekonomi kerakyatan akan tumbuh,” katanya.

Di Rakernas ini, lanjut Johan, ada beberapa rekomendasi utama yang akan disampaikan kepada pemerintah untuk bisa ditindaklanjuti seperti pemberian lahan HGU kepada masing-masing Pemdes baik melalui BUMDes maupun koperasinya. Termasuk juga program cetak sawah yang harus langsung diberikan kepada Pemdes, bukan kelompok-kelompok.

“Dengan begitu kemandirian fiskal desa bisa berjalan dengan baik,” paparnya.

Sedangkan Ketua Apdesi Merah Putih Anwar Sadat berharap di tengah kondisi realokasi anggaran yang dilakukan pemerintah, program yang digagas oleh dewan pakar diharapkan mampu meningkatkan kemandirian seluruh desa dengan membangun kerangka ekonomi dari desa.

“Harapannya Pemdes yang jumlahnya mencapai 75.265 di 37 provinsi itu bisa mendominasi perekonomian nasional. Maka dari itu desa tidak boleh dihilangkan kedaulatan dan perannya, karena yang bisa merepresentasikan kemajuan bangsa adalah desa,” jelasnya.

Tinawati Andra Soni Ajarkan Siswa Membiasakan Diri Tidak Menunda Pekerjaan

0
Tinawati Andra Soni saat menyapa siswa di Kabupaten Serang.

BBC, Serang – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mengajak para siswa untuk semangat dan tekun belajar. Membiasakan diri mengerjakan tugas dan tidak lagi menunda pekerjaan.

“Teruslah belajar dan semangat. Apa yang bisa dikerjakan hari ini kerjakan, jangan tunda,” pesan Tinawati pada Program PKK Mengajar Tahun 2026 di SMAN 1 Kabupaten Tangerang, Jl. Raya Serang Km. 23,5 Desa Talagasari, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Serang, Rabu 10 Juni 2026.

“Doakan juga anak-anak yang tidak seberuntung kalian yang bisa belajar di sekolah,” tambahnya..

Tinawati menjelaskan, Program PKK Mengajar merupakan upaya berbagi ilmu dari kader PKK dengan para siswa. Para kader PKK adalah guru nonformal yang bisa berbagi pengalaman kehidupan.

“Kader PKK mendukung program pemerintah agar berjalan baik,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Tinawati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang Rismawati Maesyal Rasyid. Keduanya meninjau fasilitas yang dimiliki sekolah mulai dari perpustakaan, ruang kelas, ruang guru, hingga bimbingan konseling.

Di hari yang sama juga bertepatan dengan dimulainya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur domisili lingkungan sekolah. Tinawati dan Rismawati juga meninjau pelayanan informasi dan bantuan SPMB di ruang Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) SMAN 1 Kabupaten Tangerang.

“Semoga SPMB berjalan dengan lancar. Saya juga sampaikan imbauan, tidak ada titip-menitip sekolah. Anak-anak juga diharapkan mengisi SPMB dengan jujur. Semua terverifikasi dan diawasi,” ungkap Tinawati.

“Jadi semua mendapatkan kesempatan yang sama, anak-anak mendapatkan kesempatan bersekolah yang sama. Bersekolah di mana saja sama baik sekolah negeri atau swasta. Harapan kami, anak-anak khususnya di Provinsi Banten mendapatkan pendidikan yang layak dan berkeadilan,” katanya.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang Rismawati Maesyal Rasyid berharap, melalui Program PKK Mengajar Tahun 2026 dapat mencegah perundungan, pencegahan narkoba, dan meningkatkan kewirausahaan.

“Kami sangat menyambut baik dan mendukung kegiatan PKK mengajar ini. Selamat datang TP PKK Provinsi Banten di SMA 1 kabupaten Tangerang. Sekolah ini banyak menghasilkan calon-calon pemimpin,” ucapnya.

Para siswa yang mengikuti PKK Mengajar Tahun 2026 juga tampak antusias mengikuti kegiatan. Salah satu siswa yang ikuti program, Irfan Zikri Al Fahri mengaku antusias mengikutinya karena seru.

“Kami yang masih remaja jadi tahu arahnya harus ke mana. Misalnya dalam penampilan, mulai usahanya bagaimana. Kegiatan ini sangat seru,” tambah Irfan.

Irfan mengaku sangat tertarik dengan materi penjelasan tentang batik Banten. “Karena itu berkaitan dengan sejarah juga,” ucapnya.

Raperda Pajak Daerah dan Retribusi Ditetapkan menjadi Perda

0

BBC, Serang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang menetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda), yakni Perubahan Perda Nomor 7 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Perubahan Perda pajak sebagai upaya untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Serang.

”Yang jelas hari ini saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD, khususnya panitia khusus yang telah membahas raperda menjadi perda yang harus dilaksanakan dan tentu telah dilakukan dan dibahas tepat pada waktunya,” kata Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah kepada wartawan.

Hal ini disampaikan Ratu Zakiyah, sapaan Ratu Rachmatuzakiyah, usai menghadiri Rapat Paripurna Persetujuan Penetapan Rancangan Peraturan Daerah menjadi Peraturan Daerah dan Rancangan Peraturan DPRD menjadi Peraturan DPRD di Gedung dewan setempat, Rabu, 10 Juni 2026.

Dalam pembahasan Perubahan Perda Nomor 7 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, kata Ratu Zakiyah, salah satunya sekitar tujuh poin yang diperbaiki dalam perda tersebut. ”Salah satunya terkait penyempurnaan tarif retribusi untuk layanan kesehatan. Jadi dalam perda itu nanti akan muncul nominal yang definitif. Kemudian yang lalu tidak ada tarif untuk pengujian pembuangan air limbah, sekarang ada,” katanya.

Kemudian juga ada penyesuaian tarif sampah untuk industri, sebut Ratu Zakiyah, pada perubahan perda tersebut juga disesuaikan. ”Tentu yang telah dilakukan hari ini itu dalam rangka menghasilkan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), sehingga kemudian kita dapat membangun Kabupaten Serang lebih optimal,” ucapnya.

Ratu Zakiyah berharap, ditetapkannya Raperda menjadi Perda Perubahan Perda Nomor 7 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dapat menambah pendapatan daerah untuk pembangunan daerah. Ia mencontohkan Pemkab Serang sebelumnya belum bisa membangun infrastruktur jalan dengan maksimal. Dengan adanya tambahan pendapatan tentu bisa membangun jalan, sekolah, dan lainnya.

”Oleh karena itu saya mohon dukungan dari berbagai pihak. Tentu saya instruksikan kepada OPD terkait untuk mensosialisasikan perubahan peraturan daerah ini kepada seluruh masyarakat, dan khususnya wajib pajak, sehingga bisa dilakukan secara optimal dan dilaksanakan,” tandasnya.

Sementara Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Serang Lalu Farhan Nugraha mengatakan, dari 9 OPD di lingkungan Pemkab Serang penghasil retribusi, hampir 90 persen mengusulkan tarif berbeda. Kemudian pada tanggal 23 April tahun 2026, pihaknya mendapatkan surat dari Kemendagri bahwa Perda Nomor 7 Tahun 2023 harus dievaluasi.

“Jadi kita ada penyesuaian di beberapa pasal, batang tubuh, dan lampiran. Hanya memang tidak berpengaruh terhadap tarif pajak, sedangkan retribusi dari masing-masing OPD penghasil retribusi seperti DLH, yang selama ini tidak ada uji lab terkait air limbah, udara dan lain sebagainya, sekarang diatur di Perda ini,” ujarnya.

Kemudian tarif sampah industri, sebelumnya dianggap oleh DLH masih belum sesuai dengan potensi di wilayah itu sendiri. ”Sehingga dalam Perda tersebut juga disesuaikan,” tuturnya.

Rapat Paripurna Persetujuan Penetapan Rancangan Peraturan Daerah menjadi Peraturan Daerah dan Rancangan Peraturan DPRD menjadi Peraturan DPRD dipimpin Wakil Ketua DPRD I Maksum. Turut hadir Wakil Bupati Muhammad Najib Hamas, Sekretaris Daerah (Sekda) Zaldi Dhuhana, unsur perwakilan forkopimda, dan pejabat eselon 2 dan 3 di lingkungan Pemkab Serang.

Pengurus SMSI Kota Serang Periode 2026-2029 Dilantik

0
Ketua SMSI Provinsi Banten, Lesman Bangun saat menyerahkan bendera pataka ke Ketua SMSI Kota Serang, Yudian saat pelantikan pengurus, Rabu 10 Juni 2026.

BBC, Serang – Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Serang Masa Bakti 2026-2029 resmi dilantik di Aula Inayah Hotel PKPRI Serang, Mengusung tema “Mengokohkan Media Siber Profesional, Kredibel, dan Terpercaya di Era Digital”, pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat ekosistem media digital yang sehat di Ibu Kota Provinsi Banten. Rabu 10 Juni 2026.

Acara ini dihadiri oleh Wali Kota Serang yang diwakili Asda I Kota Serang Subagyo, perwakilan Ketua DPRD Kota Serang, jajaran Forkopimda seperti Kodim 0602/Serang, Polres Serang Kota yang diwakili Kompol Raden, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua PWI Kota Serang, serta jajaran pengurus SMSI Provinsi Banten dan kabupaten/kota se-Provinsi Banten.

Ketua SMSI Provinsi Banten, Lesmana Bangun, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, khususnya Pemerintah Kota Serang, atas dukungan luar biasa pada rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) tingkat nasional yang baru saja usai, di mana Provinsi Banten bertindak sebagai tuan rumah.

“Terima kasih kepada Pak Wali Kota, seluruh jajaran Forkopimda, dan Kepala OPD yang telah bersama-sama menyambut para tamu wartawan dan pemilik media dari seluruh Indonesia. Kota Serang sebagai ibu kota provinsi telah sukses menjadi pusat perhelatan besar ini,” ujar Lesmana.

Lesman juga membeberkan dua capaian monumental SMSI dalam rangkaian HPN tersebut:
Pembangunan Monumen SMSI di Cilegon: Sebagai pengingat sejarah tempat lahirnya gagasan SMSI demi kemajuan pers Indonesia.

Inisiasi museum siber pertama di Indonesia yang dimulai dari Banten untuk dunia, yang peletakan batu pertamanya didukung penuh oleh pemerintah daerah. Terkait pelantikan hari ini, Lesmana mengingatkan pengurus baru untuk langsung bergerak cepat melakukan pembekalan organisasi (Training Center).

“Tema pelantikan ini luar biasa. Saya berharap pengurus SMSI Kota Serang segera melakukan pembekalan agar setiap bidang paham tupoksinya. Susun program kerja, dan bersinergilah dengan Pemkot Serang, DPRD, serta seluruh OPD untuk meningkatkan profesionalisme media siber. Sebagai ibu kota, kemajuan, keamanan, dan kemakmuran Kota Serang adalah tanggung jawab kita bersama melalui pemberitaan yang sehat,” tegas Lesmana.

Ia juga membocorkan bahwa pada 18 Juni 2026 mendatang, SMSI Pusat akan menggelar SMSI Award sebagai bentuk apresiasi kepada kepala daerah dan legislatif yang dinilai berkontribusi besar bagi perkembangan pers.

Sementara itu, Ketua SMSI Kota Serang Masa Bakti 2026-2029 yang baru saja dilantik, Yudian, menegaskan kesiapan jajarannya untuk mengawal marwah organisasi sesuai dengan tema yang diusung.

“Amanah memimpin SMSI Kota Serang di era digital ini merupakan tanggung jawab besar. Sesuai tema pelantikan, fokus utama kami hingga 2029 adalah mengokohkan media siber yang profesional, kredibel, dan terpercaya.

Kami ingin memastikan bahwa seluruh media yang tergabung di bawah bendera SMSI Kota Serang tidak hanya sekadar mengejar kecepatan (clickbait), tetapi wajib mengedepankan akurasi, kode etik jurnalistik, dan verifikasi faktual.”

“Sebagai mitra strategis, kami siap bersinergi dan berkolaborasi erat dengan Pemerintah Kota Serang, DPRD, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat. Kami berkomitmen mengawal pembangunan Ibu Kota Provinsi Banten ini lewat fungsi kontrol sosial yang konstruktif dan edukatif.

Dalam waktu dekat, kami akan segera menggelar rapat kerja dan pembekalan pengurus agar program-program strategis SMSI Kota Serang dapat langsung dirasakan manfaatnya, baik oleh pemilik media maupun masyarakat luas,” pungkas Yudian.

Satgas Pungli Ketenagakerjaan Kabupaten Serang Datangi Dua Perusahaan

0

BBC, Serang – Satuan Tugas Pungutan Liar (Satgas Pungli) Ketenagakerjaan Kabupaten Serang mendatangi PT Lung Cheong Brothers Industrial di Kecamatan Kragilan dan PT Parkland World Indonesia (PWI 2) di Kecamatan Cikande pada Selasa, 9 Juni 2026. Kedatangan tim satgas untuk memetakan praktik pungli atau percaloan perekrutan tenaga kerja, yang merupakan amanat Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah.

Ketua Satgas Pungli Ketenagakerjaan Kabupaten Serang Sugi Hardono didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Diana Ardhianty Utami dan Kuasa Hukum Pemkab Serang yang juga akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Banten Cecep Azhar beserta tim, diawali dengan mendatangi PT Lung Cheong Brothers Industrial. Selanjutnya, Satgas Pungli Ketenagakerjaan Kabupaten Serang mendatangi PT PWI 2 di Kecamatan Cikande.

”Alhamdulillah, hari ini kami dari Tim Pemerintah Kabupaten Serang yang tergabung di dalam Satgas Pungli Ketenagakerjaan melakukan uji petik kepada beberapa perusahaan,” kata Ketua Satgas Pungli Ketenagakerjaan Kabupaten Serang Sugi Hardono.

Dijelaskan Sugi Hardono yang juga Inspektur Kabupaten Serang ini, pihaknya melakukan uji petik atau sosialisasi ke PT Lung Cheong Brothers Industrial dan PT PWI 2 di Kecamatan Cikande, yang merupakan perusahaan padat karya dengan tenaga kerja dalam jumlah besar. Tujuannya untuk mencari akar permasalahan dari persoalan yang sering terjadi dalam perekrutan tenaga kerja, adanya pungutan liar.

”Ini perbuatan yang tidak dibolehkan secara aturan. Maka kami hadir untuk membantu kepada seluruh masyarakat, baik itu pihak perusahaan, pemilik modal, manajemen, dan juga masyarakat pekerja. Sehingga perusahaan terhindar dari percaloan atau pungutan liar yang sama sekali secara aturan tidak dibenarkan,” tegasnya.

Oleh karenanya, Sugi Hardono juga menegaskan, kedatangannya ke PT Lung Cheong Brothers Industrial maupun PT PWI 2 untuk menggali lebih jauh permasalahan dalam setiap perekrutan tenaga kerja. Kedua perusahaan tersebut merespons upaya yang dilakukan Pemkab Serang melalui Satgas Pungli Ketenagakerjaan.

”Perusahaan mendukung kebijakan Pemkab Serang menangani persoalan klasik yang sulit diberantas, yaitu pungutan liar di bidang penerimaan tenaga kerja. Kita berharap niatan baik membantu dunia perusahaan, masyarakat terhindar dari pungli yang membebani masyarakat yang ingin bekerja,” tandasnya.

Lebih jelas, Sugi Hardono menambahkan, saat ini pihaknya melakukan upaya persuasif terlebih dahulu atas keberadaan Satgas Pungli Ketenagakerjaan. Pertama, menyampaikan sosialisasi kepada perusahaan-perusahaan tentang kebijakan pemerintah daerah untuk menghindari pungutan liar dalam rekrutmen tenaga kerja. ”Kedua tentunya menggali persoalan-persoalan, kejadian-kejadian yang ada di dalam perusahaan, dan apa yang diinginkan oleh pihak perusahaan,” tuturnya.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Serang Diana Ardhianty Utami menambahkan, kedatangannya ke perusahaan merupakan amanat Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah pada awal pemerintahannya dengan membentuk Satgas Pungli Ketenagakerjaan Kabupaten Serang yang fokus pada percaloan ketenagakerjaan.

”Kita datang ke dua perusahaan, di mana kami memetakan apa yang sebenarnya terjadi tentang percaloan ketenagakerjaan. Ternyata setelah kita datang ke sana, SOP-nya sebetulnya sudah dijalankan oleh masing-masing perusahaan sesuai dengan aturan ketenagakerjaan,” ujarnya.

Faktanya, sebut Diana, setiap perusahaan sudah melaporkan lowongan pekerjaan kepada Disnakertrans melalui Aplikasi Serang Bahagia Digital. Dengan melalui aplikasi, perusahaan tidak merasa harus punya kewajiban untuk melaporkan.
”Tetapi turnover tenaga kerja ini kan tidak selalu ada, sehingga sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Seperti PT Lung Cheong Brothers berdasarkan order, sedangkan PWI 2 ini hanya untuk menutupi kekurangan kebutuhan produksinya,” papar Diana.

Akan tetapi, Diana memastikan kedua perusahaan tetap melakukan pelaporan kepada Disnakertrans, namun untuk proses rekrutmennya dilakukan oleh masing-masing perusahaan tersebut. Disnakertrans sifatnya hanya menyiapkan data pencari kerja berdasarkan wajib lapor lowongan di perusahaan, dan adanya kartu pencari kerja atau kartu AK1.

”Setelah itu mereka melakukan rekrutmen penempatan tenaga kerja. Jadi artinya, percaloan itu sendiri memang menjadi dinamika di bidang ketenagakerjaan khususnya di Kabupaten Serang. Ternyata setelah kita mendapatkan dan memotret apa yang terjadi, banyak sekali faktor yang memengaruhi, terutama baik internal maupun eksternal,” bebernya.

Polda Jabar Hadirkan Sembilan Program Ketahanan Pangan

0

BBC, Serang – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden RI, Polda Jawa Barat menghadirkan sembilan inovasi ketahanan pangan yang difokuskan pada peningkatan kesejahteraan petani serta produktivitas komoditas jagung di berbagai wilayah Jawa Barat.

Program tersebut digagas melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan kelompok tani, perbankan pemerintah, koperasi, perusahaan, perguruan tinggi hingga instansi pengelola lahan negara. Melalui sinergi tersebut, Polda Jabar berupaya menghadirkan solusi konkret bagi berbagai persoalan yang dihadapi petani, mulai dari permodalan hingga pascapanen.

Kepala Biro SDM Polda Jabar, Kombes Pol Fadly Samad mengatakan, ketahanan pangan merupakan salah satu program strategis nasional yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen bangsa, termasuk institusi Polri.

“Polda Jawa Barat tidak hanya hadir sebagai penggerak, tetapi juga sebagai fasilitator yang mempertemukan berbagai pihak untuk membantu petani meningkatkan hasil produksi sekaligus kesejahteraannya,” kata Fadly Samad didampingi Kabagbinkar AKBP Condro Sasongko, Selasa, 9 Juni 2026.

Salah satu inovasi yang menjadi perhatian adalah kerja sama Kredit Usaha Rakyat (KUR) Himbara bagi petani binaan Polda Jabar. Program ini memberikan kemudahan akses pembiayaan modal usaha melalui bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), sehingga petani memiliki dukungan modal yang lebih kuat dalam mengembangkan usaha pertaniannya.

Selain itu, Polda Jabar juga menghadirkan program Primkoppol Peduli Bunga 0 Persen, yakni bantuan permodalan melalui koperasi Polri dengan skema pinjaman tanpa agunan dan tanpa bunga. Program ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan petani terhadap pinjaman berbunga tinggi yang berpotensi membebani usaha mereka.

“Kami ingin memastikan petani mendapatkan akses permodalan yang mudah, aman, dan tidak memberatkan. Dengan demikian mereka bisa fokus meningkatkan produktivitas pertanian,” ujar Fadly.

Inovasi berikutnya adalah Gotong Royong Bhayangkara, yang mengedepankan kolaborasi antara Polda Jabar, perusahaan melalui program CSR, serta berbagai stakeholder terkait. Melalui program ini, petani mendapatkan bantuan berupa modal usaha, benih unggul, alat dan mesin pertanian (alsintan), pupuk hingga bantuan sosial.

Polda Jabar juga menggagas program Pinjam Manfaat Lahan Presisi melalui kerja sama dengan PTPN dan Perhutani. Program tersebut membuka akses pemanfaatan lahan yang belum produktif untuk ditanami jagung oleh petani binaan sehingga mampu meningkatkan luas area tanam dan produksi pangan.

Dalam bidang penelitian dan pengembangan, Polda Jabar menggandeng Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) melalui program Benih Kurama. Program ini berfokus pada pengembangan benih unggul jagung yang saat ini masih berada dalam tahap uji coba sebelum memperoleh sertifikasi resmi.

“Kolaborasi dengan akademisi menjadi bagian penting karena inovasi pertanian harus berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi agar hasilnya lebih maksimal,” jelas Fadly.

Tidak hanya berfokus pada budidaya, Polda Jabar juga mengembangkan inovasi pascapanen melalui Solar Drayer Home Presisi, yaitu alat pengering jagung bertenaga surya hasil kolaborasi dengan mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). “Teknologi ini diharapkan mampu membantu petani menjaga kualitas hasil panen sekaligus menekan biaya pengeringan,” jelasnya.

Sementara itu, konsep pertanian berkelanjutan diwujudkan melalui program Zero Waste Presisi, yaitu pemanfaatan limbah rumah tangga sebagai media tanam dan bahan baku pupuk organik. Inovasi ini mendukung pengurangan limbah sekaligus menciptakan lingkungan pertanian yang lebih ramah lingkungan.

Polda Jabar juga mendorong diversifikasi pangan melalui program Penanaman Uwi di Lahan PTPN serta pengembangan Pupuk Organik Pak Bhabin yang dibuat dari campuran kotoran kerbau, abu vulkanik, sekam, dan molase. Kedua program tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan sistem pertanian yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran, Polda Jabar juga akan menggelar Lomba Ketahanan Pangan Piala Jagung Kapolda Jabar 2026 yang dimulai pada 10 Juni 2026.

Kompetisi bertema “Kemandirian Pangan adalah Kekuatan Negara” itu akan diikuti seluruh Polres, Polresta, dan Polrestabes di wilayah hukum Polda Jawa Barat sebagai wujud nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional.

“Kami berharap sembilan inovasi ini dapat menjadi model pemberdayaan pertanian yang berkelanjutan. Ketika petani sejahtera dan produksi pangan meningkat, maka ketahanan pangan nasional akan semakin kuat,” tutup Kombes Pol Fadly Samad.

Tertangkap Warga, Spesialis Maling Rumsong di Serang Diamankan Polisi

0
Ilustrasi maling yang sedang beraksi di rumah kosong. (Foto: AI Gemini).

BBC, Serang – Seorang pelaku pencurian rumah kosong berinisial JD, 32 tahun, warga Kampung Kelutuk, Desa Kelutuk, Kecamatan Mekarbaru, Kabupaten Tangerang, babak belur setelah tertangkap tangan membobol rumah warga di Kampung Talangmas, Desa Cerukcuk, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang.

Pelaku yang sempat menjadi sasaran amukan massa itu akhirnya diamankan warga dan diserahkan ke Polsek Tanara. Selanjutnya, tersangka dilimpahkan ke Satreskrim Polres Serang guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kasatreskrim Polres Serang AKP Andi Kurniady ES menjelaskan bahwa peristiwa pencurian dengan pemberatan tersebut terjadi pada Selasa, 2 Juni 2026 sekitar pukul 10.00 WIB saat rumah korban dalam keadaan kosong.

“Pada saat kejadian, pemilik rumah sedang mengantar pengantin sehingga rumah dalam keadaan tidak berpenghuni. Pelaku memanfaatkan situasi tersebut untuk masuk dan melakukan pencurian,” kata AKP Andi Kurniady ES, Selasa, 9 Juni 2026.

Aksi pelaku pertama kali diketahui oleh Budin, salah seorang anak pemilik rumah. Saat melintas di sekitar rumah, Budin merasa curiga karena melihat adanya seseorang yang berada di dalam rumah ibunya.

Karena merasa ada yang tidak beres, Budin kemudian masuk dan memeriksa kondisi rumah. Saat melakukan pengecekan, ia mendapati pintu kamar sudah terbuka dan pakaian di dalam lemari dalam kondisi berantakan.

Selain itu, uang tunai sebesar Rp500 ribu yang sebelumnya disimpan di dalam lemari diketahui telah hilang. Budin juga menemukan pintu belakang rumah dalam keadaan terbuka dan diduga telah dirusak dengan cara didobrak.

“Dari hasil pemeriksaan awal diketahui pelaku masuk melalui pintu belakang yang dirusak. Setelah berada di dalam rumah, pelaku mengambil uang tunai yang tersimpan di dalam lemari korban,” jelas Kasatreskrim.

Pelaku kemudian dipergoki saat hendak keluar dari rumah korban. Menyadari ada orang asing membawa hasil curian, Budin langsung meneriakkan kata “maling” sehingga mengundang perhatian warga sekitar.

Mendengar teriakan tersebut, warga berhamburan datang dan berhasil menangkap pelaku. Kesal dengan maraknya aksi pencurian, sejumlah warga sempat melampiaskan emosinya sebelum akhirnya pelaku diamankan dan dibawa ke Polsek Tanara.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp500 ribu hasil pencurian serta satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam yang digunakan sebagai sarana pelaku beraksi.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka mengaku tidak hanya sekali melakukan pencurian. Pelaku mengakui telah melakukan aksi pencurian rumah kosong sebanyak enam kali, yakni di Kecamatan Pontang, Tirtayasa dan di Kecamatan Tanara,” ungkap AKP Andi Kurniady ES.

Kasatreskrim menambahkan bahwa penyidik masih terus melakukan pengembangan untuk memastikan kemungkinan adanya lokasi kejadian lain maupun keterlibatan pihak lain dalam aksi pencurian yang dilakukan tersangka.

HUT Bhayangkara, Polres Serang Gelar Sejumlah Turnamen Olahraga

0

BBC, Serang – Polres Serang menggelar turnamen mini soccer dan bola voli yang diikuti seluruh personel Polres Serang, Polsek jajaran, serta Bhayangkari Cabang Serang. Turnamen ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

Kegiatan olahraga tersebut dibuka langsung oleh Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan yang ditandai dengan seremoni pembukaan dan dihadiri peserta turnamen di halaman Mapolres Serang, Selasa, 9 Juni 2026.

Dalam sambutannya, Kapolres Serang mengatakan bahwa peringatan Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momentum refleksi dan evaluasi bagi institusi Polri, tetapi juga sarana mempererat hubungan serta kebersamaan dengan masyarakat.

“Peringatan Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momentum bagi institusi Polri untuk melakukan refleksi dan evaluasi terhadap tugas-tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan serta kebersamaan antara Polri dengan elemen masyarakat,” kata Kapolres.

Kapolres menjelaskan, melalui kegiatan olahraga seperti turnamen bola voli dan mini soccer, diharapkan dapat menumbuhkan semangat sportivitas, kebersamaan, dan persaudaraan di antara sesama anggota Polri maupun seluruh peserta yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, olahraga mengajarkan banyak nilai positif yang relevan dengan tugas dan tanggung jawab anggota Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Olahraga mengajarkan kita banyak hal, mulai dari disiplin, kerja sama tim, semangat pantang menyerah hingga menghormati aturan dan lawan. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat Polri Presisi yang terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Kapolres.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan turnamen sebagai ajang mempererat silaturahmi serta menjaga sportivitas selama pertandingan berlangsung.

“Saya berpesan kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas, bermain dengan semangat persaudaraan menjadikan turnamen ini sebagai ajang mempererat tali silaturahmi, bukan semata-mata mengejar kemenangan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen AKP Saeful Sani menyampaikan bahwa penyelenggaraan turnamen olahraga tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat soliditas internal sekaligus membangun hubungan harmonis dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Serang.

“Melalui kegiatan olahraga ini, kita berharap dapat tercipta hubungan yang semakin harmonis dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di wilayah Kabupaten Serang. Sejalan dengan tema HUT Bhayangkara ke-80 tahun ini, Polri terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, membangun kedekatan, serta memberikan pelayanan yang terbaik,” ujar Saeful Sani, Kasatintelkam.

Saeful menambahkan, turnamen bola voli diikuti 11 tim yang terdiri dari Polwan, staf Bag dan Sie, Satresnarkoba, Satintelkam, Satreskrim, Satlantas, gabungan satuan, serta perwakilan Polsek Zona 1, 2, 3 dan 4. Sementara turnamen mini soccer juga diikuti 11 tim yang berasal dari berbagai satuan fungsi, Polsek jajaran, dan Kanebo FC.

“Kegiatan turnamen ini akan berlangsung hingga Jumat mendatang. Kepada seluruh peserta, kami berpesan agar senantiasa menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan rasa persaudaraan. Menang atau kalah adalah hal biasa dalam pertandingan, namun kebersamaan dan persahabatan yang terjalin merupakan kemenangan yang sesungguhnya,” tandasnya.

Ungkap Kasus Narkotika, Pengedar Sabu di Cikande Diamankan Polisi

0

BBC, Serang – Petugas Satresnarkoba Polres Serang berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dan mengamankan seorang terduga pengedar berinisial IM, 24 tahun, di kediamannya di Desa Cikande Permai, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Kamis dini hari, 4 Juni 2026.

Penangkapan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang disampaikan melalui layanan call center 110 Polri. Informasi yang diterima kemudian ditindaklanjuti oleh Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Serang dengan melakukan serangkaian penyelidikan.

Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan menjelaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini tidak terlepas dari peran aktif masyarakat yang berani memberikan informasi terkait dugaan peredaran narkoba di lingkungan tempat tinggalnya.

“Pengungkapan kasus ini merupakan tindak lanjut dari informasi masyarakat yang disampaikan melalui call center 110. Setiap informasi yang masuk akan kami tindak lanjuti secara profesional dan cepat,” kata Andri Kurniawan, Selasa, 9 Juni 2026.

Berbekal informasi tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba yang dipimpin Ipda Ricky Handani diterjunkan untuk melakukan penyelidikan di lokasi yang dicurigai sebagai tempat transaksi maupun penyimpanan narkotika.

Setelah memastikan kebenaran informasi, petugas kemudian melakukan penggerebekan sekitar pukul 00.30 WIB. Dalam operasi tersebut, IM berhasil diamankan tanpa perlawanan di rumahnya.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan enam paket narkotika jenis sabu yang disembunyikan di area dapur rumah pelaku. Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti lain yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas peredaran narkoba.

Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain timbangan digital, telepon genggam yang digunakan sebagai sarana komunikasi transaksi, lakban serta plastik klip bening yang biasa digunakan untuk mengemas narkotika sebelum diedarkan.

“Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan enam paket sabu berikut peralatan yang diduga digunakan untuk kegiatan peredaran narkoba. Seluruh barang bukti telah diamankan untuk kepentingan penyidikan,” ujar Kapolres.

Pelaku berikut barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Serang guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik juga terus mendalami jaringan yang memasok narkotika kepada tersangka.

Sementara Kasatresnarkoba AKP Bondan Rahadiansyah menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku memperoleh sabu tersebut dari seorang pria berinisial NT yang saat ini telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

“Pengakuan tersangka, sabu tersebut diperoleh dari saudara NT yang berada di wilayah Jakarta Barat. Saat ini kasusnya masih kami kembangkan untuk mengungkap jaringan di atasnya sekaligus melakukan pengejaran terhadap NT,” jelas Bondan.

Kapolres Serang kembali mengapresiasi peran masyarakat dalam membantu upaya pemberantasan narkoba. Ia mengimbau warga untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan melalui call center 110 maupun langsung ke kantor kepolisian terdekat.

“Sekecil apa pun informasi yang disampaikan masyarakat akan kami tindak lanjuti. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam memutus mata rantai peredaran narkoba,” tegas alumnus Akpol 2006.

Gubernur Andra Soni Pastikan Pembangunan Sekolah Rakyat di Pandeglang Sesuai Target

0
Gubernur Banten Andra Soni saat meninjau pembangunan Sekolah Rakyat di Pandeglang. (Foto: Dokpim Banten).

BBC, Pandeglang – Gubernur Andra Soni memastikan pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Banten di Desa Koranji, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, berjalan sesuai target. Saat meninjau lokasi pada Senin 8 Juni 2026, Gubernur mengatakan bahwa sekolah yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis itu ditargetkan selesai akhir Juni dan mulai beroperasi pada Juli 2026.

Berdasarkan laporan Kementerian PU, progres fisik pembangunan Sekolah Rakyat Pandeglang telah mencapai 67,71 persen. Sejumlah bangunan utama sudah memasuki tahap pemasangan atap sehingga pekerjaan arsitektur dan penyelesaian interior dapat dipercepat.

“Progresnya sesuai dengan yang ditargetkan. Target operasional di Juli,” kata Andra Soni.

Ia menilai, Sekolah Rakyat menjadi peluang bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas. Program ini merupakan salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Menurut Andra Soni, pada tahun ajaran 2026-2027 Sekolah Rakyat Pandeglang akan menampung sekirar 500 siswa dari berbagai daerah di Banten dengan prioritas warga Kabupaten Pandeglang. Fasilitas yang dibangun juga cukup lengkap, meliputi gedung pendidikan, asrama, gedung serbaguna, dapur, kantin, rumah ibadah, serta sarana pendukung lainnya.

Sementara itu, Satuan Kerja Pelaksana Prasarana Strategis Kementerian PU, Nabil Muhammad mengatakan, progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Lebak juga telah mencapai 66,42 persen.

“Untuk Pandeglang sudah 67,71 persen, sementara Lebak sekitar 66,42 persen,” ujarnya.

Ia menegaskan, percepatan pembangunan terus dilakukan melalui penambahan tenaga kerja, peralatan, material, serta pekerjaan arsitektur yang dikerjakan secara paralel. Pihaknya optimistis seluruh pekerjaan, termasuk jalan kawasan, dapat selesai pada akhir Juni dan difungsikan pada Juli 2026.

Di sisi lain, proses verifikasi calon siswa masih berlangsung. Koordinator Wilayah Program Keluarga Harapan (PKH) Provinsi Banten, Farhah Syibli mengatakan, verifikasi dilakukan secara door to door di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten dengan memprioritaskan anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang masuk Desil 1 dan Desil 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Sekolah Rakyat Pandeglang akan membuka masing-masing tiga rombongan belajar untuk jenjang SD, SMP, dan SMA dengan kapasitas 30 siswa per rombongan. Farhah menyebut kuota siswa SMA telah terpenuhi, sementara proses verifikasi untuk SD dan SMP masih berjalan karena masih terdapat kuota yang belum terisi.

Dengan progres pembangunan yang terus meningkat dan proses seleksi peserta didik yang berlangsung, Sekolah Rakyat Pandeglang diharapkan mulai beroperasi pada Juli 2026 sebagai pusat pendidikan berasrama bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem di Banten.