Melalui Program TJSL, PLN UID Banten Revitalisaai MA Citepuseun Lebak

BBC, Serang – Di sebuah sudut Kabupaten Lebak, terdapat sebuah sekolah yang setiap hari tetap dipenuhi semangat belajar. Meski sebagian plafonnya telah jebol, dindingnya mulai lapuk dimakan usia, dan bangunannya membutuhkan perbaikan, para siswa Madrasah Aliyah (MA) Citepuseun tetap datang menuntut ilmu dengan penuh harapan.

Di tempat itulah, harapan baru mulai dibangun. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli melaksanakan peletakan batu pertama revitalisasi MA Citepuseun sebagai langkah awal menghadirkan ruang belajar yang lebih aman, nyaman, dan layak bagi generasi muda di Desa Citepuseun, Kabupaten Lebak.

Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti kegiatan yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an tersebut. Bagi masyarakat setempat, revitalisasi ini bukan sekadar pembangunan fisik sebuah gedung sekolah, melainkan ikhtiar bersama untuk menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak mereka.

PLH General Manager PLN UID Banten, Bobby Christya Surya, mengatakan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas generasi penerus bangsa.

“Ketika kami melihat kondisi sekolah ini, kami tidak hanya melihat bangunan yang membutuhkan perbaikan. Kami melihat anak-anak yang setiap hari datang membawa cita-cita dan mimpi mereka. Karena itu, kami ingin memastikan mereka memiliki tempat belajar yang aman dan layak untuk menggapai masa depan,” ujar Bobby.

Bobby menuturkan bahwa kehadiran PLN melalui program TJSL merupakan wujud kepedulian perusahaan untuk turut menghadirkan perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan yang menjadi fondasi masa depan bangsa.

“Kami percaya bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik. Melalui revitalisasi sekolah ini, PLN ingin turut menghadirkan harapan dan membuka jalan agar generasi muda di daerah ini dapat tumbuh, belajar, dan berkembang dengan lebih baik,” tambahnya.

Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar, Dr. KH Jazuli Jawaini, MA, menyampaikan apresiasi atas kepedulian PLN UID Banten terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi sekolah yang berada di wilayah pelosok.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PLN UID Banten atas perhatian dan kepeduliannya. Bantuan ini bukan hanya membangun gedung sekolah, tetapi juga membangun optimisme dan semangat anak-anak untuk terus belajar. Insya Allah, ketika bangunan ini selesai, mereka akan memiliki lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan mampu mendukung potensi mereka untuk berkembang,” ungkap KH Jazuli.

Peletakan batu pertama ini menjadi penanda dimulainya lembaran baru bagi MA Citepuseun. Di atas tanah yang selama ini menjadi saksi perjuangan para guru dan siswa menembus keterbatasan, akan berdiri ruang belajar yang lebih layak.

Bagi PLN UID Banten, revitalisasi ini bukan sekadar pembangunan bangunan sekolah. Ini adalah tentang menjaga mimpi-mimpi tetap hidup, memastikan harapan terus tumbuh, dan menghadirkan keyakinan bahwa tidak ada anak bangsa yang boleh tertinggal hanya karena keterbatasan fasilitas pendidikan.

ABPEDNAS Raih 100 Ribu Anggota Saat Hari Lahir Pancasila

BBC, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (DPP ABPEDNAS) mencatat tonggak sejarah baru dengan berhasil mencapai 100.000 anggota yang tersebar di seluruh Indonesia. Pencapaian tersebut diumumkan bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026, sebagai momentum memperkuat komitmen kebangsaan dan pengabdian bagi pembangunan desa di Indonesia.

Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Indra Utama, didampingi Sekretaris Jenderal Adhitya Yusma Perdana, serta Ketua Dewan Pengawas Reda Manthovani, menyampaikan capaian 100 ribu anggota merupakan bukti nyata semakin kuatnya peran dan eksistensi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.

Menurut Indra Utama, pertumbuhan jumlah anggota ABPEDNAS menunjukkan meningkatnya kesadaran dan semangat para anggota BPD di seluruh Indonesia untuk berkontribusi aktif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, partisipatif, dan akuntabel.

“Capaian 100 ribu anggota ini bukan sekadar angka, melainkan representasi dari semangat pengabdian, gotong royong, serta komitmen bersama dalam membangun desa sebagai fondasi utama kemajuan bangsa. Momentum Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat bahwa nilai-nilai persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial harus terus menjadi landasan dalam setiap langkah pembangunan desa,” ujar Indra Utama, Selasa 2 Juni 2026.

Sekretaris Jenderal ABPEDNAS, Adhitya Yusma Perdana, menegaskan organisasi akan terus memperkuat kapasitas dan kompetensi anggota BPD melalui berbagai program pendidikan, pelatihan, pendampingan, serta kolaborasi dengan berbagai pihak guna mendukung pelaksanaan program-program strategis nasional di tingkat desa.

Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS, Reda Manthovani, mengapresiasi soliditas seluruh jajaran organisasi yang telah berkontribusi dalam memperbesar dan memperkuat ABPEDNAS sebagai wadah perjuangan anggota BPD di Indonesia.

DPP ABPEDNAS menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran pembina, pengawas, pengurus, anggota, serta para mitra strategis yang telah menjadi bagian dari perjalanan organisasi hingga mencapai pencapaian bersejarah tersebut.

“Perjuangan masih panjang, namun langkah besar telah dimulai. Bersama, kita terus menguatkan peran BPD, menjaga desa, memperkuat nilai-nilai Pancasila, serta berkontribusi mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan sejahtera,” demikian pernyataan DPP ABPEDNAS.

Dengan semangat Hari Lahir Pancasila, ABPEDNAS menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat pembangunan desa, mendorong tata kelola pemerintahan desa yang baik, serta mendukung terciptanya desa yang maju, berdaya saing, dan bebas dari praktik korupsi.

Dilirik Investor, Cileles Lebak Bakal Jadi Kawasan Industri

BBC, Serang- Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten siap memfasilitasi investor sesuai kewenangan. Banyak keunggulan yang dimiliki Banten yang ditopang oleh infrastruktur pendukung operasional usaha bagi para investor.

“Selamat datang di Gedung Negara Provinsi Banten. Kami sangat senang atas kunjungan Mister Bond,” ungkap Andra Soni saat menerima Direktur Utama PT Bondara Global International Mr. Cheng Chen Feng yang memiliki panggilan Mr. Bond di Gedung Negara Provinsi Banten, Jalan Brigjen KH Syam’un No. 5, Kota Serang, Senin 1 Juni 2026.

Dalam kesempatan itu, Andra Soni mengatakan pihaknya siap membantu sesuai dengan kewenangannya apabila investor mendapatkan hambatan. Gubernur juga menyambut investasi dari PT. Bondara Global International yang akan mengembangkan kawasan industri di daerah Cileles, Kabupaten Lebak. “Terkait rencana investasi, apa yang bisa kami bantu tolong disampaikan,” ucapnya.

Kunjungan dari Bondara Global Internasional merupakan tindak lanjut saat Andra Soni promosikan Provinsi Banten sebagai daerah tujuan investasi pada gala dinner bersama para alumni Cheung Kong Graduate School of Business (CKGSB) pekan lalu di Jakarta.

Sementara itu, Ketua DPRD Fahmi Hakim mengatakan, Provinsi Banten berpenduduk sekitar 13 juta jiwa. Wilayah Provinsi Banten khusus di selatan masih memiliki potensi untuk berkembang. Saat ini pemerintah juga sedang mengembangkan perumahan yang terjangkau untuk masyarakat berpenghasilan rendah. “Pengembangan perumahan sudah sampai Cisauk. Banyak investor yang sedang membangun,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Mr. Bond memaparkan bahwa pihaknya mengembangkan kawasan industri seluas 110 hektar di Cileles, Kabupaten Lebak. Daerah ini dinilai strategis untuk kawasan industri karena memiliki akses tol. “Memilih Cileles karena dekat jalan tol meskipun belum operasional,” jelasnya.

Menurutnya, rekan bisnisnya di bidang industri siap untuk berinvestasi saat kawasan industri tersebut sudah beroperasi. Di kawasan industri itu, anak usahanya akan berinvestasi pada pengembangan kawasan perumahan jadi atau fabrikasi house type 36. “Semuanya beton,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya bersama rekannya akan berinvestasi pada pusat data, sekolah artificial intelligence (AI), sekolah AI, hingga pabrik keramik, pintu, dan perlengkapan bangunan rumah lainnya.

Sedangkan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Virgojanti mengungkapkan bahwa PT. Bondara Global International sudah melaksanakan investasi di Kabupaten Lebak. Ia berharap, ini menjadi awal bagi investor lain untuk berinvestasi di Provinsi Banten. “Nilai investasi Rp 150 miliar di Cileles Kabupaten Lebak,” ucapnya.

Libur Iduladha 2026, 25 Ribu Wisatawan Kunjungi Pantai Anyer-Cinangka

BBC, Serang – Selama sepekan terakhir terhitung menjelang sampai pasca Hari Raya Iduladha 1447 Hijriyah atau 27 Mei 2026 okupansi kamar hotel di Kecamatan Anyer dan Cinangka mencapai 100 persen, meningkat 50 persen dibanding tahun lalu. Sedangkan kunjungan wisatawan ke Pantai Anyer dan Cinangka tercatat mencapai 25 ribu orang.

Jumlah kunjungan wisatawan tersebut berdasarkan data Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang dan Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang.

Wakil Bupati (Wabup) Serang Muhammad Najib Hamas mengapresiasi atas kontribusi konkret berkaitan dengan pelayanan yang maksimal dari seluruh anggota PHRI Kabupaten Serang, dalam menjadikan tujuan wisatawan ke kawasan Anyer dan Cinangka yang nyaman, aman, dan ramah.

”Maka, kondisi ini yang harus terus digaungkan karena salah satu program yang menjadi visi-misi Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menjadikan kawasan wisata Kabupaten Serang menjadi tujuan wisata alternatif yang diminati khususnya masyarakat di luar Banten,” ujarnya usai meninjau sejumlah pantai Anyer dan Cinangka, Senin 1 Juni 2026.

Najib Hamas meminta, kepada unsur PHRI, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk memastikan bahwa pada saat menjajakan produknya kualitasnya harus sesuai dengan standar. ”Untuk harganya terjangkau sehingga okupansi hotel juga terbantu, kemudian mereka merasa nyaman berada di Kabupaten Serang dan menjadi cita-cita positif untuk mengajak kembali keluarganya menginap di kawasan Cinangka dan Anyer,” katanya.

Ketua PHRI Kabupaten Serang Yurlena Rachman menyebutkan untuk pekan ini kunjungan wisatawan meningkat tajam khususnya pada Sabtu dan Minggu, 30 sampai 31 Mei 2026. Terlebih pada Senin, 1 Juni 2026 pun bertepatan dengan tanggal merah momen Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-81.
”Kita rata-rata hotel di kawasan Anyer-Cinangka okupansi 100 persen di Sabtu Minggu. Kalau di Idul Adha, karena jatuhnya hari Rabu banyak yang info itu sekitar 50 sampai 80 persen. Jadi pastinya ada peningkatan kalau dari tahun lalu sekitar 50 persen,” ungkapnya.

Adapun puncaknya kemarin, kata Yurlena, pada Sabtu 30 Mei dan check out pada Minggu 31 Mei 2026. ”Makanya Pak Wakil juga datang ke sini kan, karena mendengar macet total kemarin. Itu memang puncaknya di hari kemarin,” terang Yurlena. Tamu kita terbanyak masih di Jabodetabek, Jakarta, Tangerang, dan Bogor juga,” terangnya.

Kepala Disporapar Kabupaten Serang Anas Dwi Satya Prasadya menambahkan, untuk kunjungan wisatawan ke Pantai Anyer dan Cinangka selama 4 hari terakhir mencapai 25 ribu wisatawan. Jumlah tersebut terus mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. ”Selama 4 hari kunjungan terus mengalami peningkatan mencapai 25 ribu wisatawan. Peningkatan didukung cuaca dan suasana yang bagus, bahkan kemarin pun kendaraan padat merayap,” ujarnya.

Purna Tugas, Dua Jabatan Eselon II Pemprov Banten Kembali Kosong

 

BBC, Serang – Gubernur Banten Andra Soni menghadiri acara purna tugas dua pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten yakni Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tri Nurtopo dan Plt. Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Banten Hadi Prawoto. Dengan purna tugas kedua pejabat tersebut, maka jabatan dua OPD tersebut kepala kosong.

Dalam kesempatan itu, Gubernur mengapresiasi pengabdian keduanya dan mengajak tetap berkontribusi untuk masyarakat di manapun berada. Pelepasan dilaksanakan di lapangan indoor kantor Dishub Provinsi Banten, KP3B, Kota Serang, Senin 1 Juni 2026. Turut hadir Sekda Provinsi Banten Deden Apriandhi, seluruh pejabat eselon II, pegawai serta beberapa tamu undangan lainnya. Pada kesempatan itu, Andra Soni juga memberikan cendera mata kepada keduanya.

Pada momen yang khidmat itu, Andra Soni meminta kepada Tri Nurtopo yang sudah memasuki masa pensiun agar tidak keberatan manakala diminta kembali berkontribusi memberikan pemikirannya dalam proses pembangunan yang sedang dilaksanakan. Tri dianggap sosok insan perhubungan sejati. Dengan sepak terjangnya yang begitu panjang di Dishub, Tri sangat memahami secara detail berbagai persoalan yang terjadi di lapangan serta solusinya.

“Beliau juga selalu cekatan. Kerjanya cepat. Bahkan setiap arahan yang saya sampaikan selalu dilaksanakan. Oleh karena itu, saya minta kepada jajaran di Dishub agar meniru pola kerja pak Tri. Selesaikan apa-apa yang sudah direcanakan,” ujarnya.

Misalnya, Andra Soni mencontohkan, program bus Trans Banten yang sudah bisa dilaksanakan di tahun pertama ia menjabat. Bus itu merupakan salah satu visi misinya dalam rangka mempermudah konektivitas masyarakat yang murah dan nyaman.

“Bahkan, ketika saya berbicara rencana itu bersama Pak Tri, beliau sudah mempunyai konsepnya. Waktu itu beliau minta kalau tahun ini dilaksanakan, tahun 2026 juga anggarannya harus dialokasikan, sehingga programnya berkelanjutan dan terus dikembangkan,” ujarnya.

Selain Trans Banten, Tri juga dianggap memahami apa yang menjadi kebutuhan masyarakat seperti yang Gubernur rencanakan. Misalnya penerangan jalan yang terus dilakukan, penyelesaian jalan sebidang dan flyover di sejumlah titik baik di wilayah Serang maupun Tangerang.

“Kemudian pengoptimalan pelabuhan Merak, jalur kendaraan truk-truk besar dan sebagainya,” katanya.

Hal yang sama juga disampaikan Gubernur Andra Soni kepada Hadi Prawoto. Menurutnya, peran kepala Biro Hukum sangat central dalam penanganan berbagai persoalan hukum di Pemprov Banten. Terakhir, Pemprov Banten berhasil memenangkan kasasi di Mahkamah Agung (MA) atas sengketa aset Situ Ranca Gede.

“Itu merupakan proses yang sangat panjang dan Alhamdulillah di tangan dingin Pak Hadi, akhirnya kita berhasil menyelamatkan aset itu kembali,” katanya.

Sementara, Kepala Dishub Banten Tri Nurtopo menambahkan, dari capain yang sudah terlaksana, sebetulnya masih banyak pekerjaan rumah yang harus terus dituntaskan. Oleh karena itu, jajaran di Dishub Provinsi Banten harus terus kompak dan fokus pada setiap program kerja yang sudah direncanakan. Ia juga mengaku siap berkontribusi dalam memberikan sumbang saran terhadap berbagai program pembangunan yang sedang dan atau akan dilaksanakan.

“Saya di sini sudah mengabdi sekitar 7,7 tahun. Insya Allah sedikit banyak saya menguasai berbagai pesoalan yang terjadi di lapangan,” katanya.

Tri juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur yang selama ini telah membimbing dan memberikan arahan dalam setiap kinerjanya, sehingga apa yang sudah dilakukan benar-benar tepat sasaran.

“Saya juga meminta maaf jika selama saya bertugas masih banyak kekurangannya,” ujarnya.

Hadi Prawoto juga mengaku akan terus memberikan kontribusi bagi masyarakat. Hadi yang masih meneruskan pengabdiannya di Kejati Banten itu mengaku siap membantu Pemprov Banten dalam penguatan koordinasi.

“Terutama dalam persoalan hukum, dan saya juga menghaturkan terima kasih atas kerjasamanya dalam pelaksanaan tugas yang diemban selama ini,” katanya.

Wakil Bupati Ajak Generasi Muda Tingkatkan Nasionalisme di Peringatan Hari Pancasila

BBC, Serang – Wakil Bupati (Wabup) Serang Muhammad Najib Hamas menjadi Inspektur Upacara (Irup) Peringatan Hari Lahir (Harlah) Pancasila ke-81 di Alun-alun Kecamatan Kramatwatu, Senin 1 Juni 2026. Najib Hamas mengajak, khususnya para anak muda untuk meningkatkan nasionalisme.

“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-81 Tahun 2026,” kata Wabup Serang Najib Hamas kepada wartawan didampingi Komandan Kodim (Dandim) 0602/Serang, Kolonel Arm. Oke Kristiyanto dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Haryadi.

Dikatakan Najib Hamas, sesuai dengan amanat Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyu bahwa momentum hari ini tidak sebatas acara tahunan. Akan tetapi, bagaimana momentum ini memberikan motivasi dan menguatkan bahwa komitmen untuk membangun persatuan ini adalah modal utama untuk membangun upaya-upaya kemajuan kesejahteraan rakyat Indonesia.

“Oleh karenanya perbedaan-perbedaan suku, agama, profesi dan sebagainya ini adalah bagian dari kekayaan keanekaragaman yang harus menjadi kekuatan bagi kemajuan bangsa Indonesia,” katanya.

Adapun salah satu yang perlu kita tingkatkan yaitu, sambung Najib Hamas, adalah semangat nasionalisme dalam pengamalan Pancasila. Salah satunya adalah mengedukasi tentang keberagaman, memahami perbedaan, serta menghormati sesama.

“Ini yang harus diturunkan, disebarluaskan pada seluruh generasi muda termasuk anak-anak kita. Karena dengan saling menghormati maka kita juga tahu bagaimana cara bekerja sama, bersinergi untuk bersama-sama meringankan masalah bangsa ini,” tandasnya.

Najib Hamas mengajak, ada momentum peringatan Hari Lahir Pancasila mengajak kepada generasi muda untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila. “Salah satu yang perlu kita tingkatkan yaitu adalah semangat nasionalisme dalam pengamalan Pancasila. Salah satunya adalah edukasi tentang keberagamannya, memahami perbedaan, dan menghormati sesama,” paparnya.

“Ini yang harus diturunkan, disebarluaskan pada seluruh generasi muda termasuk anak-anak kita. Karena apa, dengan saling menghormati maka kita juga tahu bagaimana cara bekerja sama, bersinergi untuk bersama-sama meringankan masalah bangsa ini,” urai Najib Hamas.

Pada momen tersebut, secara simbolis penyerahan piagam lomba Kampung Pancasila oleh Dandim 0602/Serang, Wabup Serang Muhammad Najib Hamas dan Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum.

Dandim 0602/Serang Kolonel Arm. Oke Kristiyanto mengatakan, bahwa Kampung Pancasila merupakan miniatur dari kehidupan bernegara Pancasila dalam level kampung. Maka, bisa dilihat bagaimana pengamalan sila-sila dari sila pertama, dua, tiga, empat, kelima dalam satu kampung di kehidupan masyarakat sehari-hari. “Dengan harapannya, miniatur ini, dengan perlombaan ini, jiwa-jiwa Pancasila tetap melekat di sanubari kita,” ujarnya.

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Serang Haryadi memastikan tahun berikutnya Badan Kesbangpol akan melaksanakan program yang sama yakni menyelenggarakan Lomba Kampung Pancasila pada momen peringatan Hari Pancasila. “Untuk tahun ini memang sementara Kodim 0602/Serang yang menyelenggarakan dalam rangka Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026,” ujarnya.

Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum, unsur Forkopimda Kabupaten Serang, para pejabat eselon II dan para ASN di lingkungan Pemkab Serang.

Polda Banten Tekankan Pancasila Sebagai Pedoman dan Pemersatu Bangsa Indonesia

BBC, Serang – Polda Banten melaksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, di Lapangan Apel Polda Banten, Senin  Juni 2026. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, Pejabat Utama Polda Banten serta Personel Polda Banten.

Dalam amanatnya, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan menyampaikan Pancasila merupakan pedoman yang mempersatukan bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, agama, budaya, dan bahasa.

“Pancasila telah terbukti menjadi pemersatu bangsa. Di tengah perkembangan zaman dan berbagai tantangan global, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila harus terus menjadi landasan dalam menjaga persatuan, toleransi, dan semangat gotong royong,” ujarnya.

Lebih lanjut, Brigjen Pol Hendra Wirawan mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak.

“Jadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dalam kehidupan sehari-hari. Jangan biarkan nilai-nilai luhur Pancasila hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau sekadar teks dalam buku sejarah,” ajaknya.

Diakhir amanatnya, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan berharap peringatan Hari Lahir Pancasila dapat menjadi momentum untuk memperkuat persatuan bangsa.

“Peringatan Hari Lahir Pancasila ini tidak hanya menjadi seremonial semata, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan menumbuhkan semangat mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya

Sebulan Edarkan Sabu, Dua Pemuda di Cikeusal Diringkus Polisi

BBC, Serang – Dua pemuda asal Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, nekat terjun ke bisnis haram peredaran narkotika jenis sabu karena alasan ekonomi. Meski baru sekitar satu bulan menjalankan aktivitas tersebut, keduanya akhirnya berhasil diringkus petugas Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Serang.

Kedua pelaku berinisial HF, 25 tahun, dan RA, 26 tahun, warga Desa Dahu, Kecamatan Cikeusal. Mereka ditangkap saat berada di rumah salah satu pelaku pada Sabtu, 23 Mei 2026 sekitar pukul 10.00 WIB. Saat penggerebekan berlangsung, keduanya diketahui tengah bersantai sambil memainkan telepon genggam.

Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Cikeusal.

“Pengungkapan kasus ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat. Setelah menerima informasi, tim Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan para pelaku,” kata Kapolres, Minggu, 31 Mei 2026.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Satresnarkoba yang dipimpin Iptu Gilang Erlangga bergerak ke lokasi dan melakukan penggerebekan di rumah HF. Dari hasil penggerebekan, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga kuat terkait peredaran narkotika jenis sabu.

Saat dilakukan penggeledahan di kamar HF, petugas menemukan tas yang disimpan di lantai dekat tempat duduk pelaku. Di dalam tas tersebut terdapat dua paket sabu serta satu unit telepon genggam yang diduga digunakan untuk menunjang aktivitas transaksi narkoba.

“Dari hasil penggeledahan awal, petugas menemukan dua paket sabu di dalam tas warna hitam yang berada di dekat pelaku. Selanjutnya dilakukan pengembangan dengan menggeledah seluruh ruangan,” ujar Kapolres didampingi Kasatresnarkoba AKP Bondan Rahadiansyah.

Penggeledahan kemudian dilanjutkan ke dalam lemari pakaian di kamar pelaku. Dari lokasi tersebut, petugas menemukan 24 paket kecil sabu siap edar, empat paket sabu ukuran sedang, satu unit timbangan digital, serta satu pak plastik klip yang biasa digunakan untuk mengemas narkotika.

Secara keseluruhan, polisi berhasil mengamankan 30 paket sabu yang diduga akan diedarkan di wilayah Kabupaten Serang dan sekitarnya. Seluruh barang bukti beserta kedua pelaku kemudian dibawa ke Mapolres Serang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, HF mengaku memperoleh narkotika jenis sabu dari seseorang berinisial IA yang berada di daerah Jakarta Barat. Namun pelaku mengaku tidak mengetahui alamat pasti pemasok tersebut karena transaksi dilakukan tanpa pertemuan langsung.

“Pengakuan tersangka, barang haram itu diperoleh dari seseorang berinisial IA di daerah Jakarta Barat. Saat ini identitas dan keberadaan pemasok masih kami dalami dan lakukan pengembangan,” jelas Kapolres.

Kapolres menambahkan bahwa motif kedua pelaku terjun ke bisnis narkoba didorong faktor ekonomi. Keduanya mengaku kesulitan mendapatkan pekerjaan setelah lulus sekolah sehingga memilih jalan pintas dengan menjadi pengedar sabu.

Atas perbuatannya, kedua tersangka kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum dan terancam hukuman berat sesuai Pasal 114 Ayat (2), Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun penjara. (HRH)

PLN UID Banten Salurkan 10 Ekor Hewan Kurban

BBC, Tangerang — Semangat berbagi dan keikhlasan mewarnai peringatan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di lingkungan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten. Sebanyak 10 ekor hewan kurban disalurkan kepada 835 penerima manfaat, sebuah wujud syukur yang mengalir tulus dari insan PLN kepada masyarakat yang telah mempercayakan kebutuhan kelistrikannya selama ini.

Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari penyembelihan hewan hingga pendistribusian daging kurban, berlangsung penuh kebersamaan dan semangat gotong royong. PLN UID Banten menyalurkan 5 ekor sapi dan 2 ekor kambing bagi 510 penerima manfaat di lingkungan kantor induk, sementara PLN UP3 Banten Selatan turut menyalurkan 3 ekor sapi yang menjangkau 325 penerima manfaat di wilayah Lebak.

PLH General Manager PLN UID Banten, Bobby Cristya Surya, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan cerminan komitmen PLN untuk hadir secara utuh di setiap momen penting masyarakat.

“Alhamdulillah, tahun ini kami hadir untuk masyarakat Banten dalam dua peran sekaligus, yaitu memastikan pasokan listrik tetap andal agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar, serta berbagi kebahagiaan melalui kurban. Ini merupakan wujud syukur kami atas kepercayaan masyarakat kepada PLN,” ungkap Bobby.

Ia menambahkan bahwa Idul Adha selalu menjadi pengingat bagi insan PLN bahwa pelayanan terbaik bukan hanya diukur dari keandalan sistem, tetapi dari seberapa nyata kehadiran PLN dirasakan oleh masyarakat.

“Kurban mengajarkan kami untuk ikhlas memberikan yang terbaik. Semangat itulah yang kami teladani bagaimana memberikan yang terbaik bagi perusahaan berarti memberikan manfaat nyata bagi sesama,” tambah Bobby.

Kegiatan kurban tahun ini diusung dengan tema “Energi Kurban Pancarkan Takwa, Bagikan Terang untuk Sesama.” Ketua Panitia Kurban PLN UID Banten, Indo Gilang Nesia, menjelaskan bahwa tema tersebut bukan sekadar tagline, namun menjadi semangat yang mendasari seluruh proses kegiatan.

“Dalam prosesnya, kami juga bekerja sama dengan masyarakat setempat agar penyaluran berjalan tertib dan benar-benar sampai kepada penerima yang berhak,” jelas Indo Gilang.

Kehangatan itu terasa nyata saat daging kurban mulai didistribusikan kepada masyarakat sekitar. Warga yang menerima manfaat tampak antusias dan bersyukur atas kepedulian yang ditunjukkan PLN UID Banten melalui kegiatan kurban pada Idul Adha tahun ini. Salah satu penerima manfaat, Iwan, warga sekitar kantor PLN UID Banten, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN atas perhatian dan kepeduliannya kepada masyarakat. Semoga para pemberi kurban diberikan keberkahan dan PLN semakin maju serta terus membawa manfaat bagi banyak orang,” ujarnya.

Semangat berkurban pada Idul Adha 1447 H ini menjadi pengingat bahwa kebahagiaan tidak hanya hadir melalui apa yang diterima, tetapi juga melalui keikhlasan untuk berbagi. Melalui kegiatan ini, PLN UID Banten berharap nilai-nilai kepedulian dan gotong royong terus tumbuh serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Perindah Tata Kota, Monumen SMSI di Cilegon Dipercantik

BBC, Cilegon – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Cilegon memberikan apresiasi tinggi kepada Walikota dan Wakil Walikota Cilegon melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim). Apresiasi ini diberikan atas langkah cepat dan kepedulian jajaran pemerintah daerah yang melakukan peremajaan tanaman di sekitar Monumen SMSI.

Peremajaan tanaman berupa penggantian tanaman di sekitar monumen yang berlokasi di alun-alun Kota Cilegon, merupakan bentuk nyata kepedulian dan sinergi dalam menjaga esttetika dan sejarah Pers. Adapun jenis pohon yang ditanam di area monumen adalah pohon bugenfil 3 warna, pohon tabebuya dan pohon asoka.

Ketua SMSI Kota Cilegon, Wawan Kurniadi menyatakan bahwa giat gotong royong yang diinisiasi oleh Disperkim ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam menjaga kebersihan, keindahan, dan kelayakan fasilitas publik, khususnya ikon-ikon yang menjadi simbol kemitraan pers dan pemerintah.

“Kami sangat mengapresiasi kinerja Disperkim, serta kepedulian yang ditunjukkan oleh Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota. Di tengah kesibukan dalam pelayanan publik, beliau-beliau masih memberikan perhatian besar terhadap detail penataan estetika kota, termasuk di area Monumen SMSI. Dan Monumen SMSI, saat ini menjadi DTW Kota Cilegon,” ujarnya Wawan, Sabtu 30 Mei 2026.

Aksi penggantian tanaman yang dilakukan tidak hanya sekadar meremajakan visual monumen, melainkan juga membangkitkan kembali semangat gotong royong di lingkungan perkotaan. Area sekitar monumen kini tampak lebih segar, rapi, dan representatif sebagai salah satu sudut hijau di Kota Cilegon.

SMSI berharap langkah proaktif dari Disperkim ini dapat terus berlanjut di titik-titik ruang terbuka publik lainnya, guna mewujudkan Cilegon yang tidak hanya maju secara industri, tetapi juga asri dan nyaman bagi warganya.

Selain itu, Wawan juga menyampaikan bahwa terdapat informasi penting yang perlu diketahui masyarakat Kota Cilegon dan pengunjung alun-alun terkait sejarah berdirinya Monumen Serikat Media Siber Indonesia yaitu,

*Monumen Serikat Media Siber Indonesia (SMSI)*

Monumen Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) merupakan simbol sejarah dan kebangkitan media siber nasional yang berdiri di Kota Cilegon, Provinsi Banten.

Monumen ini menjadi penanda perjalanan organisasi media siber terbesar di dunia yang lahir dari semangat kolaborasi, profesionalisme, dan komitmen terhadap demokrasi.

*Peresmian Monumen*

Monumen ini diresmikan oleh Wali Kota Cilegon, H. Robinsar, pada tanggal 7 Februari 2026, bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Provinsi Banten.

Peresmian tersebut menjadi momentum penting dalam meneguhkan peran strategis SMSI dalam ekosistem pers nasional.

*Filosofi dan Makna Arsitektur*

Monumen ini dirancang dengan filosofi yang merepresentasikan tahun kelahiran organisasi SMSI:

– Tiga anak tangga pada badan monumen melambangkan bulan kelahiran organisasi.

– Tujuh pilar demokrasi pada bagian badan tugu melambangkan tanggal kelahiran.

– Ketinggian 2,17 meter merepresentasikan tahun kelahiran SMSI, yaitu 2017.

Setiap elemen arsitektur memiliki makna simbolik yang mencerminkan komitmen SMSI terhadap nilai-nilai demokrasi, kebebasan pers, dan tanggung jawab sosial.

*Sejarah Pendirian SMSI*

Pembangunan monumen ini merupakan bentuk apresiasi atas gagasan Firdaus yang kemudian bersama Pengurus PWI Pusat Atal S. Depari, Teguh Santosa dan Pengurus PWI Provinsi Mirza Zulhadi, Mursyid Sonsang mendirikan SMSI. Dan Akta pendirian organisasi diterbitkan oleh Notaris (Alm.) H.M. Isya yang berkedudukan di Kota Cilegon. AD/ART dirumuskan Ria Ulfiani putri Cilegon alumni siswi Al Islah, dan Pataka SMSI untuk pertama kali juga dibuat Ria Ulfiani di Cilegon. Dan kemudian dikibarkan pada pengukuhan Pengurus SMSI Provinsi Bengkulu. Dan awal pendanaan diseponsori Wiri Astuti.

Setelah kepengurusan SMSI resmi terbentuk di 34 Provinsi, kemudian SMSI ditetapkan sebagai konstituen Dewan Pers dengan ketetapan Surat Keputusan Dewan Pers Nomor 22/SK-DP/V/2020 tertanggal 29 Mei 2020. Penetapan ini menegaskan legalitas serta legitimasi SMSI sebagai bagian penting dalam struktur pers nasional.

*Simbol Titik Nol Kebangkitan Media Siber*

Monumen ini menjadi simbol “Titik Nol” kebangkitan media siber Indonesia. Dari Kota Cilegon, semangat kolaborasi dan profesionalisme media siber dipahatkan sebagai tonggak sejarah perkembangan pers digital di tanah air.

*Identitas Cilegon dalam Sejarah Pers Nasional*

Keberadaan monumen ini menegaskan bahwa Kota Cilegon tidak hanya dikenal sebagai kota industri, tetapi juga sebagai tempat lahir dan bertumbuhnya integritas media siber Indonesia.

Monumen SMSI menjadi pengingat bahwa kemajuan industri dan kemajuan informasi dapat berjalan beriringan, membangun peradaban yang berlandaskan pada kebenaran, independensi, dan tanggung jawab jurnalistik.(***)