BBC, Tangerang – Dinas Sosial Provinsi Banten melalui bidang Pemberdayaan Sosial memfasilitasi Pembinaan Potensi Pekerja Sosial Mayarakat dalam Rangka Sertifikasi yang dilangsungkan di kantor Dinas Sosial Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini diikuti sebanyak 50 orang Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) se-Kabupaten Tangerang.
“Sebanyak 50 orang ini berasal dari masing-masing kecamatan yang telah ditunjuk dari setiap desa untuk mewakili,” ucap Kabid Pemberdayaan Sosial pada Dinsos Banten, Linda Rohyati, Kamis 4 Juni 2026.
Linda menyebut kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas SDM Pekerja Sosial Maayarakat (PSM) di Kabupaten Tangerang. “Harapannya adalah PSM ini memiliki integritas yang tinggi, memiliki daya sing dan juga sanggup memberikan pemahaman kepada masyarakat yang memang perlu kita rengkuh dengan jiwa sosial kita,” kata Linda.
Melalui kegiatan ini pula, kata Linda dapat menumbuhkan dan menguatkan sinergi antara Pemprov Banten dengan Kabupaten Tangerang. “Harapan yang diinginkan sinergitas dan kolaborasi Pemprov Banten dengan Kabupaten Tangerang yang selalu harmonis, sinergi dan terus kolaborasi untuk mencetak kualitas SDM di Kabupaten Tangerang,” ujar Linda.
Kegiatan ini pula tambah Linda diharapkan menjadi keguatan rutin tahunan yang menyebar ke Kabupaten/ Kota lainnya di Banten. “Mudah-mudahan kegiatan ini dilanjutkan dalam rangka menunjang pemberdayaan sosial khususnya Dinsos Banten dan kabupaten Tangerang,” ujarnya.
Linda juga mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang ikut terlibat dalam kegiatan tersebut. “Terimakasih banyak kepada semua pihak,” ucap Linda.
Linda juga mengajak kepada semua pihak untuk teus meningkatkan sinergi bersama dalam memajukan daerah. “Mari sinergi bersama dalam rangka mengentaskan kemiskinan, merengkuh teman-teman yang kita harus kita lindungi dan jaga,” ujarnya.
Kabag Binkar Biro SDM Polda Jabar Serahkan Bantuan ke Poktan Kiwari Cikalong Wetan
BBC, Bandung – Kepala Bagian Pembinaan Karier (Kabag Binkar) Biro SDM Polda Jawa Barat AKBP Condro Sasongko melaksanakan kunjungan kerja sekaligus menyerahkan bantuan kepada Kelompok Tani (Poktan) Kiwari I di Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Kamis 4 Juni 2026.
Dalam kunjungan tersebut, AKBP Condro Sasongko menyerahkan berbagai bantuan yang ditujukan untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung kesejahteraan para petani.
Bantuan yang diberikan meliputi 100 kilogram benih jagung, 1,5 ton pupuk kompos Bhabin, 50 paket sembako, serta uang pembinaan sebesar Rp5 juta.
Condro mengatakan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Karena itu, sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan kelompok tani perlu terus diperkuat.
“Kami hadir tidak hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga untuk mendengarkan langsung kebutuhan dan kendala yang dihadapi para petani agar solusi yang diberikan tepat sasaran,” ujar Condro Sasongko.
Selain penyerahan bantuan, kegiatan juga diisi dengan dialog dan diskusi bersama anggota Kelompok Tani Kiwari I. Dalam kesempatan tersebut, para petani menyampaikan sejumlah tantangan yang masih dihadapi dalam proses budidaya hingga pasca panen jagung. Salah satu permasalahan utama yang mengemuka adalah keterbatasan sarana pengeringan jagung setelah panen.
Menurut para petani, minimnya fasilitas pengering dengan kapasitas besar menyebabkan hasil panen berisiko mengalami penurunan kualitas.
“Kendala pasca panen menjadi perhatian kami karena sangat berpengaruh terhadap kualitas hasil produksi dan nilai jual jagung yang dihasilkan petani,” kata mantan Kapolres Serang.
Para petani menjelaskan bahwa proses pengeringan yang belum optimal dapat menyebabkan jagung rentan terpapar aflatoksin. Kondisi tersebut berpotensi membuat hasil panen tidak memenuhi standar kualitas yang dipersyaratkan untuk diserap oleh Bulog.
Menanggapi hal itu, Condro Sasongko menyatakan komitmennya untuk membantu mengatasi persoalan tersebut melalui penyediaan sarana pengeringan modern yang dapat dimanfaatkan oleh kelompok tani.
“Kami berupaya memberikan solusi yang berkelanjutan. Salah satunya dengan membantu pembangunan Solar Dryer Home yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas hasil panen jagung para petani,” jelas alumnus Akpol 2026.
Solar Dryer Home yang akan diberikan kepada Kelompok Tani Kiwari I merupakan inovasi hasil kolaborasi dengan Institut Pertanian Bogor (IPB). Fasilitas tersebut dirancang untuk membantu proses pengeringan hasil panen secara lebih efektif dan efisien sehingga kualitas jagung dapat terjaga.
Kabag Binkar menambahkan, pembangunan Solar Dryer Home ditargetkan selesai paling lambat akhir Juni 2026. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu mendukung penanganan pasca panen secara optimal sekaligus meningkatkan daya saing hasil pertanian masyarakat.
Ketua Kelompok Tani Kiwari I, Dasep Saepudin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan yang diberikan Polda Jabar. Ia menegaskan bahwa Poktan Kiwari I siap mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani di wilayah Cikalong Wetan,” ujar Dasep didampingi Sekretaris Poktan, Sutrisna.
Dispar Banten Bakal Gelar Exciting Banten Festival di Pantai Cibeureum Anyer
BBC, Serang – Dinas Pariwisata Provinsi Banten bakal menggelar Exciting Banten Festival yang dipusatkan di Pantai Palem Cibeureum, Kecamatan Cinangka Kabupaten Serang 27-27 Juni 2026. Dalam event ini akan ada beragam lomba adu bakat bagi pelajar hingga masyarakat umum di Banten.
“Ini merupakan event Gebyar Wisata Banten dan Ekonomi Kreatif Banten dengan rangkaian kegiatan yang dimulai pada tanggal 20 – 21 Juni 2026 dan acara puncak pada 27 – 28 Juni 2026. Event ini direncanakan mengundang Menteri Pariwisata dan Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia,” ungkap Kadispar Banten, Eli Susiyanti, Kamis 4 Juni 2026
“Tujuan dari kegiatan ini strategi Pemprov Banten dalam memperkuat promosi destinasi wisata sekaligus membuka ruang kreativitas bagi generasi muda dan untuk mendongkrak kunjungan wisatawan ke Banten, khususnya di pantai Anyer dan sekitarnya,” jelas Eli.
Dalam event ini pihaknya menargetkan 10 ribu pengunjung yang datang dan memeriahkan kegiatan tersebut. Beberapa lomba yang dilaksankan dinatranya Banten Punya Bakat (lomba tampilan bakat), Lomba Lensa Banten (lomba fotografi), Lomba Content Creator (lomba video content creator) dan Lomba Short Movie Tingkat Nasional (lomba film pendek destinasi wisata/ekraf Banten).”Kemudian ada juga Lomba Fashion Show, Lomba Band (SMA/Sederajat), Lomba Tarian Daerah, Lomba E-Sport, Lomba Wastra Banten (lomba pendukung untuk ibu-ibu),” papar Eli.
“Lomba ini sifatnya terbuka untuk umum, baik pelajar maupun masyarakat umum. Kami ingin memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyalurkan ide dan kreativitas mereka dalam mempromosikan pariwisata Banten,” tambahnya.
Selain itu, kata Eli akan dimeriahkan dengan Pameran Ekonomi Kreatif dengan 40 (empat puluh) booth produk, dan terdapat pojok produk ekonomi kreatif Banten premium bernama “Kampung Banten”. Event juga dihadiri oleh banyak komunitas dan mitra pariwisata untuk memeriahkan mulai dari komunitas camping, komunitas disabilitas, komunitas otomotif dll,” katanya.
Putri Pelajar Indonesia Banten Diminta Promosikan Potensi Daerah
BBC, Serang – Gubernur Banten Andra Soni memberikan dukungan kepada Jannisary Cetta Dewari yang sedang mengikuti ajang Putera Puteri Pelajar Indonesia tingkat nasional yang akan digelar pada 25–27 Juni 2026. Gubernur mendoakan Jannisary mendapatkan hasil terbaik dalam ajang bergengsi itu.
“Jannisary sebagai orang Banten mempunyai peranan penting dalam mempromosikan potensi wisata di daerah sendiri,” kata Andra Soni saat menerima kunjungan Jannisary bersama orang tuanya di Pendopo Gubernur Banten di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Kota Serang, Rabu 3 Juni 2026.
Menurut Andra Soni, ajang bergengsi itu harus bisa dijadikan momentum bagi putera dan puteri terbaik untuk mempromosikan potensi yang dimiliki oleh Provinsi Banten. Baik itu dari sisi sejarah kebesaran pada masa lalu sampai potensi wisatanya yang begitu luas dan indah untuk dikunjungi.
Pada kesempatan itu, Andra Soni juga banyak bercerita bagaimana heroiknya perjuangan masyarakat Banten baik pada saat perjuangan kemerdekaan maupun pada saat agresi militer Belanda terjadi. Termasuk bagaimana masyarakat mempunyai mata uang yang dicetak sendiri pada masa revolusi kemerdekaan.
“Uangnya diberi nama ORIDAB atau Oeang Republik Indonesia Daerah Banten. Mesin cetaknya sekarang masih ada, disimpan di kantor pusat Bank Banten,” ujarnya.
Andra Soni juga mendorong setiap siswa untuk terus mengembangkan potensi yang dimilikinya masing-masing melalui dunia pendidikan. Menurutnya, pendidikan mempunyai peranan penting bagaimana anak-anak itu bisa berkembang.
“Oleh karenanya, saya fokus dalam urusan pendidikan. Salah satunya yang sudah dilakukan adalah menggratiskan sekolah swasta. Itu adalah upaya kami bagaimana setiap anak-anak bisa mengakses pendidikan yang sama, merata dan berkeadilan,” jelasnya.
Jannisary mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Gubernur Andra Soni kepada dirinya. Dukungan itu, merupakan penyemangat bagaimana dirinya bisa memberikan yang terbaik bagi Provinsi Banten di ajang yang sedang ia ikuti.
“Saya terinspirasi dari finalis Puteri Indonesia 2026 Agnes Aditya Rahajeng. Dia pintar, cantik dan multitalenta juga. Saya juga melalui ajang yang diikuti ini ingin seperti Mbak Agnes,” katanya.
Bagi Jannisary yang masih duduk di Sekolah HighScope Indonesia TB Simatupang itu, menjadi pelajar bukan hanya sebatas belajar di ruang kelas sekolah, tetapi lebih dari itu bagaimana kita bisa berdampak baik.
“Saya mempunyai misi agar mata mereka terbuka lebar dan percaya akan masa depan yang lebih baik,” katanya.
Kualitas SDM Meningkat, Ratusan Warga Tangerang Diterima Kerja di Jepang
BBC, Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperluas peluang kerja bagi masyarakat melalui Program Gampang Kerja, salah satunya dengan mendorong penempatan tenaga kerja ke luar negeri, khususnya Jepang. Upaya tersebut menjadi bukti bahwa kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Kota Tangerang semakin mendapat kepercayaan dan pengakuan di pasar kerja internasional.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan bahwa keberhasilan ratusan warga Kota Tangerang berkarier di Jepang menunjukkan daya saing SDM daerah yang semakin kuat dan mampu memenuhi kebutuhan industri global.
“Melalui berbagai program penempatan tenaga kerja ke luar negeri, hingga saat ini tercatat sebanyak 271 warga Kota Tangerang telah memperoleh kesempatan berkarier di Jepang. Ini menjadi bukti bahwa kualitas SDM Kota Tangerang semakin dipercaya dan mampu bersaing di tingkat internasional,” ujar Sachrudin, saat menghadiri Penandatanganan Kerja Sama Penempatan Tenaga Kerja ke Jepang antara PT Liana Segrus Ltd dengan delapan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Tangerang Raya di Kantor Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Wahana Danau Indah, Karawaci, Rabu 3 Juni 2026.
“Melalui kolaborasi ini, Pemkot Tangerang berharap semakin banyak lulusan SMK yang mampu mengakses peluang kerja internasional, sekaligus memperkuat posisi Kota Tangerang sebagai salah satu daerah penghasil tenaga kerja terampil yang kompetitif di tingkat global,” Imbuhnya.
Menurut Sachrudin, kolaborasi antara dunia pendidikan, lembaga pelatihan kerja, dan dunia usaha menjadi langkah strategis dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten, berdaya saing, serta siap memasuki pasar kerja global.
Ia juga mengapresiasi kerja sama yang terjalin antara PT Liana Segrus Indonesia dengan delapan SMK di Tangerang Raya sebagai upaya membuka lebih banyak akses karier internasional bagi para lulusan sekolah kejuruan.
Kepada para siswa dan peserta pelatihan yang hadir, Sachrudin, berpesan agar terus meningkatkan kompetensi, kedisiplinan, dan kemampuan bahasa asing sebagai modal utama menghadapi persaingan kerja global.
“Saya ingin para siswa dan calon peserta program ini mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Tunjukkan bahwa generasi muda Kota Tangerang memiliki kualitas, etos kerja, dan kemampuan yang mampu membanggakan daerah maupun Indonesia di kancah internasional,” pesannya.
Sementara itu, Presiden Direktur PT Liana Segrus, Mr. Kazuya Yamanouchi atau yang akrab disapa Mr. Poki San, mendorong para pencari kerja untuk terus meningkatkan kemampuan berbahasa Jepang guna memperbesar peluang karier dan peningkatan pendapatan.
“Semakin tinggi kemampuan bahasa Jepang, semakin besar pula peluang karier dan penghasilan yang diperoleh. Selain itu, jangan lupa selalu memberikan kesan terbaik saat wawancara kerja. Senyum yang tulus sering kali menjadi awal dari sebuah kesempatan besar,” ungkapnya.
Ombudsman RI Beri Nilai 79.53 ke Pemprov Banten atas Penilaian Maladministrasi Publik Tahun 2025
BBC, Serang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meraih opini Kualitas Tinggi Tanpa Maladministrasi dari Ombudsman Republik Indonesia (RI). Pemprov Banten meraih nilai 79,53 pada Penilaian Maladministrasi Publik Tahun 2025 oleh Ombudsman RI.
“Capaian itu harus disyukuri,” ungkap Andra Soni pada Penyampaian Opini Ombudsman RI terhadap Pelayanan Publik Provinsi Banten Tahun 2025 di Gedung Negara Provinsi Banten Jalan Brigjen KH Syam’un No. 5, Kota Serang, Rabu 3 Juni 2026.
“Sekaligus menjadi pengingat bahwa masih terdapat ruang perbaikan yang harus terus kita lakukan agar kualitas pelayanan publik semakin prima dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Menurut Andra Soni, pengawasan Ombudsman RI bukan semata-mata untuk menilai. Tapi sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun budaya pelayanan publik yang profesional, responsif, akuntabel, dan bebas dari maladministrasi.
Andra Soni juga menyampaikan apresiasi atas pendampingan, pengawasan, serta masukan konstruktif dari Ombudsman bagi peningkatan kualitas pelayanan publik di Provinsi Banten. Menurutnya, pelayanan publik yang baik tidak hanya diukur dari nilai dan penghargaan. Penilaian tersebut merupakan instrumen evaluasi untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan. Pelayanan publik harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Semoga sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang semakin baik dan pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi masyarakat Banten,” ucapnya.
Andra Soni mengungkapkan, penilaian Ombudsman RI pada tahun 2022 pelayanan publik Pemprov Banten berada di kategori C. Pada tahun 2023 naik menjadi kategori A. Sedangkan pada tahun 2024 kembali meraih kategori A.
“Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh perangkat daerah, khususnya unit-unit layanan publik yang menjadi lokus penilaian,” ungkapnya.
Dalam sambutannya, anggota Ombudsman RI Fikri Yasin mengungkapkan bahwa Ombudsman adalah lembaga negara yang mengawal administrasi pelayanan publik. Apabila ada koreksi maladministrasi yang tidak dilaksanakan bisa berlanjut ke rekomendasi.
“Ombudsman dibuat untuk tata kelola pemerintahan yang baik, mengamankan kebijakan pemerintah,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Banten Fadli Afriadi menegaskan pelayanan publik Pemprov Banten Tahun 2025 meraih opini kualitas tinggi tanpa maladministrasi.
“Masih ada ruang untuk meningkatkan,” ucapnya.
Fadli menegaskan, rekomendasi dan saran yang dilaksanakan dan upaya menjaga capaian juga masuk dalam penilaian. Untuk tahun 2026 penilaian juga menyertakan survei masyarakat. Selain itu untuk lokus penilaian yang selama ini pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial, dan RSUD Banten, ditambah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)
“Tahun kemarin, kami juga mengadakan kajian aduan Samsat. Kami sudah mengadakan monitoring. Ahamdulillah, saran perbaikan sudah dilaksanakan. Tentu saja ini harus kita jaga pelaksanaannya,” ungkap Fadli.
PLN Peduli Bersama Banten Inclusifa Preneur Gelar Pelatihan Membatik inklusif di Cilegon
BBC, Cilegon – Ruang belajar dan berkarya yang inklusif hadir di tengah masyarakat Kota Cilegon. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melalui program PLN Peduli bersama Banten Inclusifa Preneur (BIP) menggelar pelatihan membatik inklusif di kawasan Landmark Tugu Kota Cilegon, Rabu 3 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengembangan keterampilan kreatif, sekaligus membuka ruang belajar yang dapat diakses oleh semua kalangan.
Pelatihan yang berlangsung sejak pagi tersebut diikuti oleh masyarakat dari berbagai latar belakang. Para peserta mendapatkan kesempatan belajar langsung tentang teknik membatik dari pengajar profesional, mulai dari proses menggambar pola hingga pewarnaan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Kecil Kota Cilegon, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Cilegon, Senior Manager Keuangan Komunikasi dan Umum PLN UID Banten, dan Manager PLN UP3 Banten Utara. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan dukungan terhadap pengembangan ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan di Kota Cilegon.
Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara PLN Peduli dan Banten Inclusifa Preneur dalam menghadirkan pelatihan keterampilan yang menyentuh langsung masyarakat.
“Kami mengapresiasi inisiatif PLN dan Banten Inclusifa Preneur yang menghadirkan pelatihan keterampilan langsung di ruang publik. Program seperti ini sejalan dengan semangat Kota Cilegon untuk terus mendorong tumbuhnya masyarakat yang kreatif, mandiri, dan memiliki daya saing,” ujarnya.
PLH General Manager PLN UID Banten, Bobby Cristya Surya, mengatakan bahwa melalui PLN Peduli, PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, tidak hanya melalui layanan kelistrikan, tetapi juga melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan.
“PLN Peduli hadir untuk membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat agar dapat mengembangkan potensi dan meningkatkan kemandirian ekonominya. Melalui dukungan terhadap Banten Inclusifa Preneur, kami berharap lahir ruang-ruang pembelajaran yang tidak hanya membekali keterampilan, tetapi juga mampu mendorong terciptanya peluang usaha dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” kata Bobby.
Bobby menambahkan bahwa keberhasilan program pemberdayaan tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi berbagai pemangku kepentingan agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas dan berkelanjutan.
Sementara itu, Direktur Banten Inclusifa Preneur, Rina Rahmawati, menjelaskan bahwa BIP hadir sebagai pusat pendidikan kreatif yang dirancang untuk memberikan kesempatan belajar dan berkembang bagi seluruh lapisan masyarakat.
“BIP adalah ruang belajar yang terbuka untuk semua. Kami ingin menghadirkan kesempatan yang setara bagi siapa pun untuk mengembangkan keterampilan, meningkatkan kapasitas diri, dan membuka peluang usaha. Karena kami percaya setiap orang memiliki potensi untuk tumbuh dan berkarya,” ungkapnya.
Ke depan, Banten Inclusifa Preneur akan mengembangkan berbagai program pelatihan melalui empat jurusan kreatif, yaitu kriya, membatik, menjahit, dan melukis. Dengan dukungan fasilitas yang memadai, tenaga pengajar, serta pembelajaran berbasis sertifikasi, BIP diharapkan menjadi pusat pengembangan kreativitas sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat yang inklusif di Provinsi Banten.
Kegiatan pelatihan membatik ini menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem kreatif yang memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk belajar, berkarya, dan berkembang bersama. Program tersebut terlaksana melalui kolaborasi Banten Inclusifa Preneur dengan PLN Peduli, Pemerintah Kota Cilegon, serta berbagai pihak yang memiliki visi yang sama dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Polda Banten Ungkap Sindikat Pencurian Kabel Persinyalan Kereta Api
BBC, Serang – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan penadahan kabel persinyalan kereta api yang terjadi di wilayah Kabupaten Lebak dan Kabupaten Tangerang, Rabu 3 Juni 2026. Dalam pengungkapan tersebut, empat tersangka berhasil diamankan, sementara dua pelaku lainnya masih berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).
Kasus ini merupakan hasil penyelidikan dan pengembangan dari dua laporan polisi terkait pencurian fasilitas perkeretaapian yang terjadi di wilayah Stasiun Maja, Kabupaten Lebak dan Stasiun Daru, Kabupaten Tangerang. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten Kombes Pol Dian Setyawan mengatakan pengungkapan tersebut merupakan bentuk komitmen Polda Banten dalam menjaga keamanan objek vital nasional dan melindungi fasilitas publik yang memiliki peran penting bagi keselamatan masyarakat.
“Oleh karena itu, setiap pelaku yang merusak atau mencuri fasilitas tersebut akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Dian.
Dian menjelaskan kasus pertama terjadi di Jalur Kereta Api KM 62+400 Kampung Maja Pasar, Desa Maja, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak. Berdasarkan hasil penyidikan, para pelaku yang terdiri dari AN alias Unge, GR, SY, AG, IS, MU dan AR telah merencanakan aksi pencurian kabel persinyalan milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta.
Pada Kamis, 26 Desember 2024 sekitar pukul 23.00 WIB, para pelaku berangkat dari wilayah Parung Panjang menggunakan tiga unit sepeda motor dan berkoordinasi melalui telepon genggam untuk bertemu di sekitar Stasiun Maja. Setelah tiba di lokasi sekitar pukul 00.30 WIB, para pelaku langsung melancarkan aksinya dengan membuka tutup beton saluran kabel yang berada di pinggir rel kereta api menggunakan besi congkel.
Setelah membuka akses menuju saluran kabel, pelaku memotong kabel persinyalan menggunakan gergaji besi. Kabel yang telah dipotong kemudian ditarik keluar dari saluran dan dikupas menggunakan pisau kater secara bergantian untuk mengambil tembaga yang berada di dalamnya.
Tembaga hasil curian tersebut kemudian dimasukkan ke dalam karung dan dibawa keluar dari lokasi kejadian. “Para pelaku memiliki peran masing-masing. Mereka bekerja secara bersama-sama mulai dari membuka tutup beton saluran kabel, memotong kabel persinyalan, menarik kabel hingga mengupas lapisan kabel untuk mengambil tembaga yang nantinya dijual kepada penadah,” kata Dian.
Setelah melakukan pencurian, para pelaku meninggalkan lokasi sekitar pukul 04.00 WIB dan langsung menjual hasil curiannya kepada tersangka MH alias Ali yang berperan sebagai penadah barang hasil kejahatan di wilayah Cisauk, Kabupaten Tangerang. Namun, keesokan harinya atau pada Jumat, 27 Desember 2024 sekitar pukul 00.00 WIB, para pelaku kembali melakukan pencurian di lokasi yang sama.
Saat sedang menjalankan aksinya dan telah sempat memotong kabel persinyalan, keberadaan mereka diketahui oleh Petugas Keamanan Dalam (PKD) PT KAI sehingga para pelaku melarikan diri. Dalam pelariannya, para pelaku meninggalkan sejumlah barang bukti yang digunakan untuk melakukan pencurian, yakni satu buah switer warna hitam, satu unit telepon genggam Oppo A3S warna merah, satu unit sepeda motor Honda Beat warna merah, satu buah tang potong warna merah, serta satu potong kabel persinyalan yang telah terkelupas sepanjang kurang lebih lima meter.
Selain beraksi di wilayah Kabupaten Lebak, kelompok pelaku juga melakukan pencurian fasilitas perkeretaapian di wilayah Stasiun Daru, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang. Peristiwa tersebut terungkap setelah Kepala UPT Sintelis Tigaraksa, Said Jumawan, menerima laporan dari PPKA terkait adanya gangguan teknis pada jalur kereta api pada Kamis, 7 Mei 2026 sekitar pukul 23.44 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas PT KAI melakukan pengecekan menggunakan kendaraan evaluator menuju lokasi gangguan. Setelah dilakukan pemeriksaan di Jalur Kereta Api KM 49+3/4, KM 50+5/6 dan KM 50+8/9 Kampung Daru, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, petugas menemukan enam unit kabel Counting Head telah hilang dari lokasi pemasangan.
Akibat pencurian tersebut, sistem persinyalan dan operasional perjalanan kereta api mengalami gangguan yang berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan kereta. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengalami kerugian materiil sebesar Rp248.598.000,-.
Berbekal hasil penyelidikan, keterangan saksi, barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian, serta hasil pengembangan perkara, Tim Subdit I Ditreskrimum Polda Banten berhasil mengidentifikasi para pelaku dan melakukan penangkapan pada tanggal 22 dan 23 Mei 2026.
Empat tersangka yang berhasil diamankan yakni GR (23), AR (28), AN (28), dan MH (32). Sementara dua tersangka lainnya berinisial IS dan MU masih dalam pengejaran petugas dan telah ditetapkan sebagai DPO. Adapun dua pelaku lainnya berinisial SY dan AG saat ini sedang menjalani proses hukum di wilayah hukum Polda Jawa Barat.
Dalam pemeriksaan, diketahui bahwa tersangka GR, AR dan AN berperan sebagai pelaku utama yang secara langsung melakukan pencurian kabel persinyalan. Ketiganya mengaku memperoleh keuntungan sekitar Rp300.000 dari hasil penjualan tembaga curian. Sedangkan tersangka MH berperan sebagai penadah yang membeli dan menampung hasil pencurian untuk kemudian diperjualbelikan kembali.
Dari tangan para tersangka, penyidik berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat warna merah, satu unit telepon genggam Oppo A3S warna merah, satu buah switer warna hitam, satu buah tang potong warna merah, serta satu potong kabel persinyalan yang telah terkelupas.
Para pelaku sudah menjalankan aksinya sejak tahun 2024.
Dian menegaskan bahwa pencurian kabel persinyalan kereta api merupakan tindak pidana serius karena tidak hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga dapat mengganggu sistem operasional kereta api yang berdampak pada keselamatan masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membeli ataupun menampung barang yang diduga berasal dari hasil kejahatan. Peran penadah menjadi salah satu faktor yang membuat tindak pidana seperti ini terus terjadi. Karena itu, kami akan menindak tegas tidak hanya pelaku utama, tetapi juga pihak-pihak yang menikmati hasil kejahatan tersebut,” tegas Dian.
Saat ini penyidik masih terus melakukan pengembangan untuk memburu dua tersangka yang masuk dalam daftar pencarian orang serta menelusuri kemungkinan adanya jaringan penadah lain yang terlibat dalam perkara tersebut.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dan/atau Pasal 480 serta Pasal 481 KUHP tentang Penadahan sebagaimana telah diatur dalam KUHP. Para pelaku pencurian terancam pidana penjara paling lama 7 tahun, sedangkan pelaku penadahan terancam pidana penjara paling lama 4 hingga 6 tahun.
Di Aceh Besar, ABPEDNAS dan SUCOFINDO Hadirkan Akses Air Bersih bagi Masyarakat
BBC, Banda Aceh – Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) bersama PT SUCOFINDO (PERSERO) meresmikan sumur air bersih, yang kini dapat dimanfaatkan masyarakat Meunasah Gampong Lambleut, Kecamatan Darul Kamal, Aceh Besar, untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.
Peresmian ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan kick off pembangunan sumur air bersih yang dilaksanakan pada 10 Mei 2026 lalu sebagai bagian dari program pembangunan 70 sumur air bersih di berbagai daerah di Indonesia dalam rangka menyambut HUT ke-70 PT SUCOFINDO (PERSERO).
Setelah kick off, proses dilanjutkan dengan pembagunan sumur yang dilakukan secara bertahap, meliputi instalasi sarana air bersih dan pembangunan infrastruktur pendukung. Setelah seluruh pekerjaan selesai dan fasilitas dinyatakan siap digunakan, sumur tersebut kemudian diserahterimakan secara resmi oleh ABPEDNAS dan PT SUCOFINDO (PERSERO) kepada Keuchik Gampong Lambleut sebagai perwakilan masyarakat setempat.
Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa secara berkelanjutan.
Program penyediaan air bersih tersebut merupakan bentuk sinergi dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat desa melalui akses air bersih yang aman dan berkelanjutan.
Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, program ini juga mendukung implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan air nasional, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya mengenai akses air bersih dan sanitasi layak.
Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, menyambut baik kolaborasi yang dilakukan ABPEDNAS dan PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam menghadirkan akses air bersih bagi masyarakat.
“Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang sangat krusial bagi kesehatan, sanitasi, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kami mengapresiasi inisiatif ABPEDNAS dan PT SUCOFINDO (PERSERO) yang telah menghadirkan fasilitas air bersih bagi warga Gampong Lambleut. Saya juga berharap kepada masyarakat Gampong Lambleut untuk dapat menjaga, merawat, dan memanfaatkan sumur bor ini dengan sebaik mungkin agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tuturnya.
Ketua Umum ABPEDNAS sekaligus Wakil Ketua Bidang Pendidikan Persatuan Wartawan Indonesia DKI Jakarta (PWI Jaya), Indra Utama menyampaikan bahwa keberadaan sarana air bersih memiliki peran penting dalam menunjang kehidupan masyarakat desa sehari-hari.
“Pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga bagaimana memastikan masyarakat memiliki akses terhadap kebutuhan dasar yang layak, termasuk air bersih. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan dijaga bersama oleh masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujarnya, Rabu 3 Juni 2026.
Indra Utama menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan fasilitas umum, sehingga program yang telah dibangun dapat memberikan dampak sosial dan kesehatan dalam jangka panjang.
Di kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS, Reda Manthovani menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga keberlanjutan program sosial di tengah masyarakat.
“Keberhasilan sebuah program tidak hanya diukur dari proses pembangunannya, tetapi juga dari bagaimana fasilitas tersebut dapat terus dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh Masyarakat secara berkelanjutan,” tegasnya.
Selanjutnya, Komisaris Independen PT SUCOFINDO (PERSERO), Mahatma Gandhi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya program penyediaan air bersih tersebut.
“Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan. Karena ketersediaan akses air bersih berdampak pada kesehatan masyarakat, mendukung produktivitas, pendidikan, dan kualitas hidup secara keseluruhan.
Oleh karena itu, program pembangunan sumur air bersih ini memiliki nilai yang sangat strategis,” tutur Mahatma Gandhi.
Komitmen untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat tersebut sejalan dengan upaya PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam menjalankan program TJSL yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, yang memberikan nilai tambah secara berkelanjutan.
Oleh karena itu, Direktur Utama PT SUCOFINDO (PERSERO), Sandry Pasambuna mengatakan bahwa pembangunan sumur air bersih merupakan bagian dari komitmen SUCOFINDO dalam menghadirkan program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Menginjak usia tujuh dekade, SUCOFINDO ingin terus memperluas kontribusi sosial perusahaan melalui program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kami berharap akses air bersih ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga mendukung peningkatan kesehatan, kesejahteraan, dan produktivitas warga secara berkelanjutan. Semangat kolaborasi dan gotong royong yang terbangun melalui program ini diharapkan menjadi fondasi dalam menjaga dan memanfaatkan fasilitas tersebut untuk generasi mendatang,” kata Sandry Pasambuna.
Sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT SUCOFINDO (PERSERO) terus berkomitmen mendukung pembangunan nasional melalui layanan bisnis dan program keberlanjutan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan.
DPRD Desak Pemprov Segera Isi Tiga Jabatan Kepala Dinas yang Kosong
BBC, Serang – Anggota Komisi I DPRD Banten, Umar Bin Barmawi mendesak agar pengisian pejabat eselon II definitif segara diselesaikan pemerintah daerah. Tidak hanya menyiapkan nama, tapi agar segera diajukan ke BKN untuk mendapatkan rekomendasi.
“Saya kira penetapan pejabat eselon II definitif untuk 3 dinas segara dilakukan. Jangan sampai ini berlarut-larut,” ujar Umar, Rabu 3 Juni 2026.
Apalagi, kata Umar dalam LHP 2025 terdapat catatan administratif terutama di OPD yang dijabat oleh pelaksnatugas.
“Saya kira catatan ini harus menjadi perhatian Pak Gubernur dan Wakil Gubernur,” ucapanya.
Meski diakui, tambah Umar untuk menerapkan it ekskekutif perlu memikirkan dan mengolahnya dengan matang. Nama-nama pejabat yang dipilih harus sesuai dengan kompetensinya sesuai manajemen talenta.
“Ini kan Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubenrur perlu memilih orang-orang tebaik untuk The Dream Team di jajaran Pemprov Banten,” katanya.
Kepala BKD Provinsi Banten, Ai Dewi Suzana mengatakan untuk kedua Plt dua Dinas yang ditunjuk SKnya sudah disampaikan sejak 29 Mei kemarin.
“SK per tanggal 29 Mei kemarin, langsung disampaikan dan langsung bekerja,” ujar Ai.
Diketahui saat ini terdapat tiga jabatan Kepala Dinas yang dijabat oleh pelaksanatugas. Ketiganya yakni Kepala Dinas Pertanian Nasir, Kepala Biro Hukum diisi oleh Furqon dan Kepala Dinas Perhubungan dijabat oleh Endad Haryanto.



