Google search engine
Beranda Banten OJK Banten Komitmen Perkuat Ketahanan Sektor Jasa Keuangan

OJK Banten Komitmen Perkuat Ketahanan Sektor Jasa Keuangan

0
64

BBC,  Serang – Deputi Direktur Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Banten, Prita Widhianti menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan sektor jasa keuangan, khususnya pasar modal, melalui peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat di era digital. Hal tersebut disampaikan Prita saat “Economic Outlook” yang digelar Pokja Ekbispar Banten, Kamis 18 Desember 2025.

Prita menjelaskan pesatnya transformasi digital di sektor keuangan membawa dampak signifikan bagi perilaku masyarakat dalam berinvestasi dan bertransaksi.

Namun di sisi lain, kemudahan akses terhadap layanan keuangan digital juga berpotensi menimbulkan risiko baru apabila tidak diimbangi dengan pemahaman yang memadai.

“Pertumbuhan ekonomi digital harus diiringi dengan peningkatan literasi keuangan yang baik. Masyarakat kini memiliki akses luas terhadap berbagai produk keuangan berbasis digital, mulai dari investasi, pembiayaan, hingga aset kripto. Tanpa edukasi yang memadai, potensi risiko seperti penipuan investasi ilegal akan semakin besar,” ungkap Prita.

Lebih lanjut, ia menjelaskan OJK Banten terus memperkuat peran edukasi dan perlindungan konsumen sebagai langkah strategis dalam menjaga stabilitas sektor keuangan.

Upaya ini dilakukan melalui kolaborasi lintas lembaga, termasuk dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, serta komunitas investor dan pelaku usaha di wilayah Banten.

Prita menegaskan, edukasi keuangan tidak hanya penting bagi pelaku industri jasa keuangan, tetapi juga bagi masyarakat umum. Menurutnya, kemampuan masyarakat dalam memahami dan mengelola keuangan menjadi kunci agar tidak mudah terjebak dalam produk keuangan yang berisiko tinggi atau ilegal.

“Edukasi keuangan bukan hanya untuk internal lembaga jasa keuangan, melainkan sudah menjadi kebutuhan krusial bagi seluruh lapisan masyarakat. Dengan literasi yang baik, masyarakat dapat mengenali produk keuangan yang legal, memahami risikonya, serta mengambil keputusan investasi yang cerdas,” jelasnya.

Melalui program-program seperti Edukasi Keuangan Terpadu, Sosialisasi Waspada Investasi Ilegal, dan Gerakan Nasional Literasi Keuangan (GNLK), OJK Banten terus mendorong peningkatan pemahaman masyarakat terhadap sektor jasa keuangan yang sehat dan berintegritas.

Economic Outlook ini juga menjadi ajang penting bagi OJK Banten untuk memetakan arah kebijakan ekonomi dan keuangan daerah tahun depan, sekaligus memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas sistem keuangan di tengah ketidakpastian global.

“Tantangan ke depan adalah bagaimana kita menjaga pertumbuhan ekonomi daerah agar tetap inklusif dan berkelanjutan. Untuk itu, literasi keuangan menjadi fondasi utama agar masyarakat tidak hanya menjadi pengguna layanan keuangan, tetapi juga pelaku yang berdaya,” pungkas Prita.

Google search engine