BBC, Serang – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan penadahan kabel persinyalan kereta api yang terjadi di wilayah Kabupaten Lebak dan Kabupaten Tangerang, Rabu 3 Juni 2026. Dalam pengungkapan tersebut, empat tersangka berhasil diamankan, sementara dua pelaku lainnya masih berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).
Kasus ini merupakan hasil penyelidikan dan pengembangan dari dua laporan polisi terkait pencurian fasilitas perkeretaapian yang terjadi di wilayah Stasiun Maja, Kabupaten Lebak dan Stasiun Daru, Kabupaten Tangerang. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten Kombes Pol Dian Setyawan mengatakan pengungkapan tersebut merupakan bentuk komitmen Polda Banten dalam menjaga keamanan objek vital nasional dan melindungi fasilitas publik yang memiliki peran penting bagi keselamatan masyarakat.
“Oleh karena itu, setiap pelaku yang merusak atau mencuri fasilitas tersebut akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Dian.
Dian menjelaskan kasus pertama terjadi di Jalur Kereta Api KM 62+400 Kampung Maja Pasar, Desa Maja, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak. Berdasarkan hasil penyidikan, para pelaku yang terdiri dari AN alias Unge, GR, SY, AG, IS, MU dan AR telah merencanakan aksi pencurian kabel persinyalan milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta.
Pada Kamis, 26 Desember 2024 sekitar pukul 23.00 WIB, para pelaku berangkat dari wilayah Parung Panjang menggunakan tiga unit sepeda motor dan berkoordinasi melalui telepon genggam untuk bertemu di sekitar Stasiun Maja. Setelah tiba di lokasi sekitar pukul 00.30 WIB, para pelaku langsung melancarkan aksinya dengan membuka tutup beton saluran kabel yang berada di pinggir rel kereta api menggunakan besi congkel.
Setelah membuka akses menuju saluran kabel, pelaku memotong kabel persinyalan menggunakan gergaji besi. Kabel yang telah dipotong kemudian ditarik keluar dari saluran dan dikupas menggunakan pisau kater secara bergantian untuk mengambil tembaga yang berada di dalamnya.
Tembaga hasil curian tersebut kemudian dimasukkan ke dalam karung dan dibawa keluar dari lokasi kejadian. “Para pelaku memiliki peran masing-masing. Mereka bekerja secara bersama-sama mulai dari membuka tutup beton saluran kabel, memotong kabel persinyalan, menarik kabel hingga mengupas lapisan kabel untuk mengambil tembaga yang nantinya dijual kepada penadah,” kata Dian.
Setelah melakukan pencurian, para pelaku meninggalkan lokasi sekitar pukul 04.00 WIB dan langsung menjual hasil curiannya kepada tersangka MH alias Ali yang berperan sebagai penadah barang hasil kejahatan di wilayah Cisauk, Kabupaten Tangerang. Namun, keesokan harinya atau pada Jumat, 27 Desember 2024 sekitar pukul 00.00 WIB, para pelaku kembali melakukan pencurian di lokasi yang sama.
Saat sedang menjalankan aksinya dan telah sempat memotong kabel persinyalan, keberadaan mereka diketahui oleh Petugas Keamanan Dalam (PKD) PT KAI sehingga para pelaku melarikan diri. Dalam pelariannya, para pelaku meninggalkan sejumlah barang bukti yang digunakan untuk melakukan pencurian, yakni satu buah switer warna hitam, satu unit telepon genggam Oppo A3S warna merah, satu unit sepeda motor Honda Beat warna merah, satu buah tang potong warna merah, serta satu potong kabel persinyalan yang telah terkelupas sepanjang kurang lebih lima meter.
Selain beraksi di wilayah Kabupaten Lebak, kelompok pelaku juga melakukan pencurian fasilitas perkeretaapian di wilayah Stasiun Daru, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang. Peristiwa tersebut terungkap setelah Kepala UPT Sintelis Tigaraksa, Said Jumawan, menerima laporan dari PPKA terkait adanya gangguan teknis pada jalur kereta api pada Kamis, 7 Mei 2026 sekitar pukul 23.44 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas PT KAI melakukan pengecekan menggunakan kendaraan evaluator menuju lokasi gangguan. Setelah dilakukan pemeriksaan di Jalur Kereta Api KM 49+3/4, KM 50+5/6 dan KM 50+8/9 Kampung Daru, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, petugas menemukan enam unit kabel Counting Head telah hilang dari lokasi pemasangan.
Akibat pencurian tersebut, sistem persinyalan dan operasional perjalanan kereta api mengalami gangguan yang berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan kereta. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengalami kerugian materiil sebesar Rp248.598.000,-.
Berbekal hasil penyelidikan, keterangan saksi, barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian, serta hasil pengembangan perkara, Tim Subdit I Ditreskrimum Polda Banten berhasil mengidentifikasi para pelaku dan melakukan penangkapan pada tanggal 22 dan 23 Mei 2026.
Empat tersangka yang berhasil diamankan yakni GR (23), AR (28), AN (28), dan MH (32). Sementara dua tersangka lainnya berinisial IS dan MU masih dalam pengejaran petugas dan telah ditetapkan sebagai DPO. Adapun dua pelaku lainnya berinisial SY dan AG saat ini sedang menjalani proses hukum di wilayah hukum Polda Jawa Barat.
Dalam pemeriksaan, diketahui bahwa tersangka GR, AR dan AN berperan sebagai pelaku utama yang secara langsung melakukan pencurian kabel persinyalan. Ketiganya mengaku memperoleh keuntungan sekitar Rp300.000 dari hasil penjualan tembaga curian. Sedangkan tersangka MH berperan sebagai penadah yang membeli dan menampung hasil pencurian untuk kemudian diperjualbelikan kembali.
Dari tangan para tersangka, penyidik berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat warna merah, satu unit telepon genggam Oppo A3S warna merah, satu buah switer warna hitam, satu buah tang potong warna merah, serta satu potong kabel persinyalan yang telah terkelupas.
Para pelaku sudah menjalankan aksinya sejak tahun 2024.
Dian menegaskan bahwa pencurian kabel persinyalan kereta api merupakan tindak pidana serius karena tidak hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga dapat mengganggu sistem operasional kereta api yang berdampak pada keselamatan masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membeli ataupun menampung barang yang diduga berasal dari hasil kejahatan. Peran penadah menjadi salah satu faktor yang membuat tindak pidana seperti ini terus terjadi. Karena itu, kami akan menindak tegas tidak hanya pelaku utama, tetapi juga pihak-pihak yang menikmati hasil kejahatan tersebut,” tegas Dian.
Saat ini penyidik masih terus melakukan pengembangan untuk memburu dua tersangka yang masuk dalam daftar pencarian orang serta menelusuri kemungkinan adanya jaringan penadah lain yang terlibat dalam perkara tersebut.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dan/atau Pasal 480 serta Pasal 481 KUHP tentang Penadahan sebagaimana telah diatur dalam KUHP. Para pelaku pencurian terancam pidana penjara paling lama 7 tahun, sedangkan pelaku penadahan terancam pidana penjara paling lama 4 hingga 6 tahun.
Di Aceh Besar, ABPEDNAS dan SUCOFINDO Hadirkan Akses Air Bersih bagi Masyarakat
BBC, Banda Aceh – Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) bersama PT SUCOFINDO (PERSERO) meresmikan sumur air bersih, yang kini dapat dimanfaatkan masyarakat Meunasah Gampong Lambleut, Kecamatan Darul Kamal, Aceh Besar, untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.
Peresmian ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan kick off pembangunan sumur air bersih yang dilaksanakan pada 10 Mei 2026 lalu sebagai bagian dari program pembangunan 70 sumur air bersih di berbagai daerah di Indonesia dalam rangka menyambut HUT ke-70 PT SUCOFINDO (PERSERO).
Setelah kick off, proses dilanjutkan dengan pembagunan sumur yang dilakukan secara bertahap, meliputi instalasi sarana air bersih dan pembangunan infrastruktur pendukung. Setelah seluruh pekerjaan selesai dan fasilitas dinyatakan siap digunakan, sumur tersebut kemudian diserahterimakan secara resmi oleh ABPEDNAS dan PT SUCOFINDO (PERSERO) kepada Keuchik Gampong Lambleut sebagai perwakilan masyarakat setempat.
Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa secara berkelanjutan.
Program penyediaan air bersih tersebut merupakan bentuk sinergi dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat desa melalui akses air bersih yang aman dan berkelanjutan.
Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, program ini juga mendukung implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan air nasional, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya mengenai akses air bersih dan sanitasi layak.
Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, menyambut baik kolaborasi yang dilakukan ABPEDNAS dan PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam menghadirkan akses air bersih bagi masyarakat.
“Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang sangat krusial bagi kesehatan, sanitasi, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kami mengapresiasi inisiatif ABPEDNAS dan PT SUCOFINDO (PERSERO) yang telah menghadirkan fasilitas air bersih bagi warga Gampong Lambleut. Saya juga berharap kepada masyarakat Gampong Lambleut untuk dapat menjaga, merawat, dan memanfaatkan sumur bor ini dengan sebaik mungkin agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tuturnya.
Ketua Umum ABPEDNAS sekaligus Wakil Ketua Bidang Pendidikan Persatuan Wartawan Indonesia DKI Jakarta (PWI Jaya), Indra Utama menyampaikan bahwa keberadaan sarana air bersih memiliki peran penting dalam menunjang kehidupan masyarakat desa sehari-hari.
“Pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga bagaimana memastikan masyarakat memiliki akses terhadap kebutuhan dasar yang layak, termasuk air bersih. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan dijaga bersama oleh masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujarnya, Rabu 3 Juni 2026.
Indra Utama menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan fasilitas umum, sehingga program yang telah dibangun dapat memberikan dampak sosial dan kesehatan dalam jangka panjang.
Di kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS, Reda Manthovani menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga keberlanjutan program sosial di tengah masyarakat.
“Keberhasilan sebuah program tidak hanya diukur dari proses pembangunannya, tetapi juga dari bagaimana fasilitas tersebut dapat terus dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh Masyarakat secara berkelanjutan,” tegasnya.
Selanjutnya, Komisaris Independen PT SUCOFINDO (PERSERO), Mahatma Gandhi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya program penyediaan air bersih tersebut.
“Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan. Karena ketersediaan akses air bersih berdampak pada kesehatan masyarakat, mendukung produktivitas, pendidikan, dan kualitas hidup secara keseluruhan.
Oleh karena itu, program pembangunan sumur air bersih ini memiliki nilai yang sangat strategis,” tutur Mahatma Gandhi.
Komitmen untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat tersebut sejalan dengan upaya PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam menjalankan program TJSL yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, yang memberikan nilai tambah secara berkelanjutan.
Oleh karena itu, Direktur Utama PT SUCOFINDO (PERSERO), Sandry Pasambuna mengatakan bahwa pembangunan sumur air bersih merupakan bagian dari komitmen SUCOFINDO dalam menghadirkan program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Menginjak usia tujuh dekade, SUCOFINDO ingin terus memperluas kontribusi sosial perusahaan melalui program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kami berharap akses air bersih ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga mendukung peningkatan kesehatan, kesejahteraan, dan produktivitas warga secara berkelanjutan. Semangat kolaborasi dan gotong royong yang terbangun melalui program ini diharapkan menjadi fondasi dalam menjaga dan memanfaatkan fasilitas tersebut untuk generasi mendatang,” kata Sandry Pasambuna.
Sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT SUCOFINDO (PERSERO) terus berkomitmen mendukung pembangunan nasional melalui layanan bisnis dan program keberlanjutan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan.
DPRD Desak Pemprov Segera Isi Tiga Jabatan Kepala Dinas yang Kosong
BBC, Serang – Anggota Komisi I DPRD Banten, Umar Bin Barmawi mendesak agar pengisian pejabat eselon II definitif segara diselesaikan pemerintah daerah. Tidak hanya menyiapkan nama, tapi agar segera diajukan ke BKN untuk mendapatkan rekomendasi.
“Saya kira penetapan pejabat eselon II definitif untuk 3 dinas segara dilakukan. Jangan sampai ini berlarut-larut,” ujar Umar, Rabu 3 Juni 2026.
Apalagi, kata Umar dalam LHP 2025 terdapat catatan administratif terutama di OPD yang dijabat oleh pelaksnatugas.
“Saya kira catatan ini harus menjadi perhatian Pak Gubernur dan Wakil Gubernur,” ucapanya.
Meski diakui, tambah Umar untuk menerapkan it ekskekutif perlu memikirkan dan mengolahnya dengan matang. Nama-nama pejabat yang dipilih harus sesuai dengan kompetensinya sesuai manajemen talenta.
“Ini kan Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubenrur perlu memilih orang-orang tebaik untuk The Dream Team di jajaran Pemprov Banten,” katanya.
Kepala BKD Provinsi Banten, Ai Dewi Suzana mengatakan untuk kedua Plt dua Dinas yang ditunjuk SKnya sudah disampaikan sejak 29 Mei kemarin.
“SK per tanggal 29 Mei kemarin, langsung disampaikan dan langsung bekerja,” ujar Ai.
Diketahui saat ini terdapat tiga jabatan Kepala Dinas yang dijabat oleh pelaksanatugas. Ketiganya yakni Kepala Dinas Pertanian Nasir, Kepala Biro Hukum diisi oleh Furqon dan Kepala Dinas Perhubungan dijabat oleh Endad Haryanto.
Banten Maksimalkan Layanan Kesehatan Melalui Mobil Klinik Keliling
BBC, Serang – Pemerintah Provinsi Banten terus memaksimalkan pelayanan Kesehatan melalui layanan kesehatan keliling berbasis telemedisin. Banten Sehat Mobile Clinic ini yang merupakan gagasan Gubernur Banten Andra Soni sebagai solusi pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah pelosok dan minim akses fasilitas kesehatan.
Peluncuran program tersebut mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat Banten, KH Embay Mulya Syarief yang menilai kehadiran mobile clinic menjadi langkah nyata pemerintah dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat akar rumput.
Program Banten Sehat Mobile Clinic dilengkapi layanan telemedisin modern yang memungkinkan masyarakat berkonsultasi kesehatan secara cepat, termasuk untuk wilayah terpencil yang belum terjangkau layanan rumah sakit maupun puskesmas secara optimal.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemprov Banten dalam meningkatkan pemerataan layanan kesehatan di tengah jumlah penduduk Banten yang mencapai jutaan jiwa dengan kondisi geografis yang cukup luas.
“Harapannya layanan ini bisa benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya di daerah yang selama ini sulit mendapatkan akses kesehatan,” ujar Andra Soni.
Pada tahap awal, layanan mobile clinic akan difokuskan untuk wilayah Kabupaten Lebak dan Pandeglang yang masih memiliki keterbatasan fasilitas kesehatan. Pemerintah Provinsi Banten juga menargetkan penambahan unit layanan secara bertahap hingga menjangkau seluruh kabupaten dan kota di Banten.
Selain pemeriksaan kesehatan umum, mobile clinic juga dilengkapi alat deteksi penyakit paru-paru sebagai upaya mendukung penanganan kasus tuberkulosis (TBC) yang masih menjadi perhatian di Provinsi Banten.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti menjelaskan, layanan telemedisin nantinya memungkinkan masyarakat berkonsultasi kesehatan dari rumah secara gratis tanpa harus datang langsung ke fasilitas kesehatan.
Program inovatif tersebut diharapkan menjadi wajah baru pelayanan kesehatan modern di Banten yang lebih cepat, mudah dijangkau, dan merata hingga pelosok daerah. (ADV)
10 Program Pokok PKK di Kota Tangsel Dinilai Tim PKK Banten
BBC, Tangsel – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten Tinawati Andra Soni bersama tim penilai melakukan evaluasi dan penilaian pelaksanaan 10 Program Pokok PKK kabupaten dan kota. Lomba tersebut tidak semata mencari pemenang, tapi sebagai sarana belajar bersama, berbagi pengalaman, serta sejauh mana memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kegiatan evaluasi program PKK dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026,” ucap Tinawati pada Evaluasi dan Penilaian Perkembangan Program PKK di Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (2/6/2026).
“Peringatan HKG tahun ini mengusung tema Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Generasi Emas 2045,” tambahnya.
Tema ini, lanjutnya, mengingatkan bahwa pembangunan bangsa dimulai dari keluarga. Ketika keluarga sehat, berdaya, dan sejahtera, maka masyarakat dan daerah pun menurutnya akan semakin kuat.
“Apresiasi dan terima kasih kepada seluruh kader PKK yang bekerja dengan penuh semangat dan ketulusan,” ujarnya.
Menurut Tinawati, kehadiran para kader PKK di tengah masyarakat menjadi kekuatan besar dalam mendukung kesehatan keluarga, pendidikan anak, ketahanan pangan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Saya berharap dukungan dari seluruh pihak agar gerakan PKK terus berkembang dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ucapnya.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk terus memperkuat kebersamaan, meningkatkan kualitas pelayanan, dan menghadirkan program-program yang menjawab kebutuhan keluarga di Provinsi Banten,” kata Tinawati menambahkan penjelasan.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyampaikan selamat datang kepada tim juri pelaksanaan 10 Program Pokok PKK. Menurutnya, PKK memiliki peran strategis di masyarakat.
“PKK adalah lembaga non pemerintah tetapi kegiatannya sama dengan yang dilakukan pemerintah,” tambah Benyamin.
Menurutnya, tugas pemerintah dibantu oleh kelompok masyarakat. PKK sebagai lembaga kemasyarakatan yang sibuknya tidak kalah dengan pemerintah. Bahkan, PKK memiliki struktur dari atas sampai kelompok dasa wisma atau tingkat RT.
“Para kader PKK membantu pemerintah melalui 10 Program PKK. Target utamanya masyarakat. Pemerintah Kota Tangerang Selatan memberikan dukungan supaya PKK mampu melaksanakan tugas-tugasnya,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Tangsel Tini Indrayanti Davnie menyampaikan bahwa penilaian itu sebagai sebuah kehormatan dan menjadi motivasi para kader PKK Kota Tangerang Selatan. Ia berharap arahan tim juri agar pelaksanaan 10 Program Pokok PKK semakin baik.
“Program yang dilaksanakan berkelanjutan dan berdampak positif bagi masyarakat,” tambah Tini.
Sebagai informasi, dalam kesempatan itu, penilaian dan peninjauan dilakukan pada kesekretariatan, program Kelompok Wanita Tani (KWT) dengan kebun PKK, Kelompok Dasa Wisma dengan Rumah Sehat, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat, Posyandu, Kampung Mandiri dengan pengolahan sampah dan pelatihan pendidikan keterampilan, dan bank sampah.
Selasa, 2 Juni 2026
Kepala Biro Administrasi Pimpinan
Setda Provinsi Banten
Ttd
Arif Agus Rakhman
Motor Scoopy Raib Digondol Maling Saat Pemilik Belanja di Minimarket Ciceri Jaya, Aksi Pelaku Terekam CCTV
BBC, Serang – Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali terjadi di wilayah Kota Serang. Kali ini, satu unit sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi A 4346 CY milik seorang warga bernama Ira raib digondol maling saat diparkir di depan salah satu minimarket kawasan Ciceri Jaya, tepatnya di depan SMKN 1 Kota Serang, Selasa 2 Juni 2026 sekitar pukul 15.00 WIB.
Peristiwa tersebut berlangsung begitu cepat dan membuat korban syok. Saat itu, korban tengah masuk ke minimarket untuk berbelanja seperti biasa. Ia mengaku hanya meninggalkan motornya beberapa menit di area parkir.
Namun, ketika hendak keluar dari minimarket, Ira langsung terkejut lantaran motor kesayangannya sudah tidak berada di tempat semula.
“Pas keluar dari minimarket, motor sudah hilang. Saya benar-benar kaget dan panik,” ujar Ira dengan nada sedih.
Detik-detik aksi pencurian itu pun terekam jelas kamera CCTV di sekitar lokasi. Dalam rekaman tersebut, pelaku terlihat dengan tenang mendekati motor korban sebelum akhirnya berhasil membawa kabur kendaraan tersebut hanya dalam hitungan menit.
Aksi pelaku yang begitu cepat diduga sudah terencana. Rekaman CCTV kini menjadi salah satu bukti penting untuk membantu proses penyelidikan pihak kepolisian.
Usai kejadian, korban langsung melaporkan kasus pencurian tersebut ke pihak kepolisian di Polres Serang Kota agar pelaku segera ditangkap dan motornya bisa ditemukan kembali.
Korban berharap motor Honda Scoopy miliknya dapat segera kembali dan pelaku pencurian bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Kejadian ini juga menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada saat memarkirkan kendaraan, terutama di area publik dan pusat perbelanjaan. Penggunaan kunci ganda maupun pengawasan tambahan dinilai penting untuk mengantisipasi maraknya aksi curanmor di wilayah Kota Serang.
Sebanyak 390 Jemaah Haji Kloter Pertama Tiba di Banten
BBC, Serang – Sebanyak 390 jemaah haji Kloter JKB-01 asal Provinsi Banten tiba di Debarkasi Asrama Haji atau Grand El Hajj Banten, Cipondoh, Kota Tangerang, Selasa 2 Juni 2026. Kepulangan kloter pertama tersebut menandai dimulainya proses pemulangan jemaah haji Banten melalui Debarkasi Grand El Hajj.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Banten Tubagus Rubal Faisal, mengatakan jamaah haji Kloter JKB-01 yang berasal dari Kota Tangerang telah mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekitar pukul 10.00 WIB sebelum diberangkatkan menuju Debarkasi Grand El Hajj Banten.
“Alhamdulillah, untuk Kloter JKB-01 asal Provinsi Banten dengan asal daerah Kota Tangerang tadi mendarat pukul 10.00 di Bandara Soekarno-Hatta. Dari Bandara Soekarno-Hatta sebanyak 10 bus langsung berangkat ke Debarkasi Cipondoh, Kota Tangerang,” ungkap Rubal.
Menurut Rubal, tahun 2026 menjadi momentum penting bagi pelayanan haji di Provinsi Banten. Untuk pertama kalinya, Asrama Haji Cipondoh atau Grand El Hajj Banten tidak hanya melayani proses embarkasi atau pemberangkatan jemaah, tetapi juga menjadi lokasi debarkasi atau kepulangan jemaah haji.
Hal itu sesuai dengan Keputusan Menteri Haji Nomor 69 Tahun 2026 tentang Penetapan Embarkasi dan Debarkasi Haji yang menetapkan Cipondoh sebagai debarkasi kepulangan jemaah haji Provinsi Banten.
“Alhamdulillah, untuk pertama kalinya Provinsi Banten, khususnya di Kota Tangerang, Cipondoh menjadi tempat keberangkatan dan kepulangan jemaah haji,” katanya.
Selanjutnya, Rubal menjelaskan, pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi, Provinsi Banten memberangkatkan 24 kloter jemaah haji yang terdiri atas 19 kloter murni dan 5 kloter campuran. Untuk Kloter 1 JKB-01, jumlah jemaah yang kembali ke tanah air tercatat sebanyak 390 orang. Seluruh jemaah telah tiba dan melanjutkan perjalanan menuju kediaman masing-masing.
Pada kesempatan itu, Rubal juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan dan operasional Asrama Haji Cipondoh atau Grand El Hajj Banten sehingga kini dapat melayani proses keberangkatan maupun kepulangan jemaah haji.
Menurutnya, keberadaan Asrama Haji atau Grand El Hajj di Cipondoh memberikan berbagai kemudahan layanan bagi masyarakat Banten dalam menunaikan ibadah haji. Termasuk memangkas waktu tempuh yang sebelumnya harus melalui Asrama Haji Pondok Gede untuk proses kepulangan.
“Dengan adanya embarkasi dan debarkasi di Cipondoh, waktu tempuh menjadi relatif lebih singkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Alhamdulillah, untuk tahun 2026, baik keberangkatan maupun kepulangan jemaah haji dapat dilaksanakan di Cipondoh, Kota Tangerang,” jelasnya.
Sementara, Kepala UPT Asrama Haji Banten Ahmad Muafiq menuturkan untuk total jemaah haji Kloter JKB-01 asal Banten yang kembali ke tanah air sebanyak 390 orang, terdiri atas 386 jemaah dan 4 petugas haji.
“Ada 1 jemaah haji dari kloter pertama asal Banten meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di sana,” ujarnya.
Selanjutnya, Muafiq menuturkan bahwa jadwal kepulangan jemaah haji asal Banten akan terus berlangsung hingga 29 Juni 2026. Adapun total jemaah yang akan tiba di Debarkasi Grand El Hajj Banten sebanyak 8.993 jemaah.
“Semoga kepulangan jemaah haji ini dapat berjalan dengan lancar dan baik,” katanya.
Melalui Program TJSL, PLN UID Banten Revitalisaai MA Citepuseun Lebak
BBC, Serang – Di sebuah sudut Kabupaten Lebak, terdapat sebuah sekolah yang setiap hari tetap dipenuhi semangat belajar. Meski sebagian plafonnya telah jebol, dindingnya mulai lapuk dimakan usia, dan bangunannya membutuhkan perbaikan, para siswa Madrasah Aliyah (MA) Citepuseun tetap datang menuntut ilmu dengan penuh harapan.
Di tempat itulah, harapan baru mulai dibangun. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli melaksanakan peletakan batu pertama revitalisasi MA Citepuseun sebagai langkah awal menghadirkan ruang belajar yang lebih aman, nyaman, dan layak bagi generasi muda di Desa Citepuseun, Kabupaten Lebak.
Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti kegiatan yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an tersebut. Bagi masyarakat setempat, revitalisasi ini bukan sekadar pembangunan fisik sebuah gedung sekolah, melainkan ikhtiar bersama untuk menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak mereka.
PLH General Manager PLN UID Banten, Bobby Christya Surya, mengatakan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas generasi penerus bangsa.
“Ketika kami melihat kondisi sekolah ini, kami tidak hanya melihat bangunan yang membutuhkan perbaikan. Kami melihat anak-anak yang setiap hari datang membawa cita-cita dan mimpi mereka. Karena itu, kami ingin memastikan mereka memiliki tempat belajar yang aman dan layak untuk menggapai masa depan,” ujar Bobby.
Bobby menuturkan bahwa kehadiran PLN melalui program TJSL merupakan wujud kepedulian perusahaan untuk turut menghadirkan perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan yang menjadi fondasi masa depan bangsa.
“Kami percaya bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik. Melalui revitalisasi sekolah ini, PLN ingin turut menghadirkan harapan dan membuka jalan agar generasi muda di daerah ini dapat tumbuh, belajar, dan berkembang dengan lebih baik,” tambahnya.
Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar, Dr. KH Jazuli Jawaini, MA, menyampaikan apresiasi atas kepedulian PLN UID Banten terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi sekolah yang berada di wilayah pelosok.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PLN UID Banten atas perhatian dan kepeduliannya. Bantuan ini bukan hanya membangun gedung sekolah, tetapi juga membangun optimisme dan semangat anak-anak untuk terus belajar. Insya Allah, ketika bangunan ini selesai, mereka akan memiliki lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan mampu mendukung potensi mereka untuk berkembang,” ungkap KH Jazuli.
Peletakan batu pertama ini menjadi penanda dimulainya lembaran baru bagi MA Citepuseun. Di atas tanah yang selama ini menjadi saksi perjuangan para guru dan siswa menembus keterbatasan, akan berdiri ruang belajar yang lebih layak.
Bagi PLN UID Banten, revitalisasi ini bukan sekadar pembangunan bangunan sekolah. Ini adalah tentang menjaga mimpi-mimpi tetap hidup, memastikan harapan terus tumbuh, dan menghadirkan keyakinan bahwa tidak ada anak bangsa yang boleh tertinggal hanya karena keterbatasan fasilitas pendidikan.
ABPEDNAS Raih 100 Ribu Anggota Saat Hari Lahir Pancasila
BBC, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (DPP ABPEDNAS) mencatat tonggak sejarah baru dengan berhasil mencapai 100.000 anggota yang tersebar di seluruh Indonesia. Pencapaian tersebut diumumkan bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026, sebagai momentum memperkuat komitmen kebangsaan dan pengabdian bagi pembangunan desa di Indonesia.
Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Indra Utama, didampingi Sekretaris Jenderal Adhitya Yusma Perdana, serta Ketua Dewan Pengawas Reda Manthovani, menyampaikan capaian 100 ribu anggota merupakan bukti nyata semakin kuatnya peran dan eksistensi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
Menurut Indra Utama, pertumbuhan jumlah anggota ABPEDNAS menunjukkan meningkatnya kesadaran dan semangat para anggota BPD di seluruh Indonesia untuk berkontribusi aktif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, partisipatif, dan akuntabel.
“Capaian 100 ribu anggota ini bukan sekadar angka, melainkan representasi dari semangat pengabdian, gotong royong, serta komitmen bersama dalam membangun desa sebagai fondasi utama kemajuan bangsa. Momentum Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat bahwa nilai-nilai persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial harus terus menjadi landasan dalam setiap langkah pembangunan desa,” ujar Indra Utama, Selasa 2 Juni 2026.
Sekretaris Jenderal ABPEDNAS, Adhitya Yusma Perdana, menegaskan organisasi akan terus memperkuat kapasitas dan kompetensi anggota BPD melalui berbagai program pendidikan, pelatihan, pendampingan, serta kolaborasi dengan berbagai pihak guna mendukung pelaksanaan program-program strategis nasional di tingkat desa.
Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS, Reda Manthovani, mengapresiasi soliditas seluruh jajaran organisasi yang telah berkontribusi dalam memperbesar dan memperkuat ABPEDNAS sebagai wadah perjuangan anggota BPD di Indonesia.
DPP ABPEDNAS menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran pembina, pengawas, pengurus, anggota, serta para mitra strategis yang telah menjadi bagian dari perjalanan organisasi hingga mencapai pencapaian bersejarah tersebut.
“Perjuangan masih panjang, namun langkah besar telah dimulai. Bersama, kita terus menguatkan peran BPD, menjaga desa, memperkuat nilai-nilai Pancasila, serta berkontribusi mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan sejahtera,” demikian pernyataan DPP ABPEDNAS.
Dengan semangat Hari Lahir Pancasila, ABPEDNAS menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat pembangunan desa, mendorong tata kelola pemerintahan desa yang baik, serta mendukung terciptanya desa yang maju, berdaya saing, dan bebas dari praktik korupsi.
Dilirik Investor, Cileles Lebak Bakal Jadi Kawasan Industri
BBC, Serang- Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten siap memfasilitasi investor sesuai kewenangan. Banyak keunggulan yang dimiliki Banten yang ditopang oleh infrastruktur pendukung operasional usaha bagi para investor.
“Selamat datang di Gedung Negara Provinsi Banten. Kami sangat senang atas kunjungan Mister Bond,” ungkap Andra Soni saat menerima Direktur Utama PT Bondara Global International Mr. Cheng Chen Feng yang memiliki panggilan Mr. Bond di Gedung Negara Provinsi Banten, Jalan Brigjen KH Syam’un No. 5, Kota Serang, Senin 1 Juni 2026.
Dalam kesempatan itu, Andra Soni mengatakan pihaknya siap membantu sesuai dengan kewenangannya apabila investor mendapatkan hambatan. Gubernur juga menyambut investasi dari PT. Bondara Global International yang akan mengembangkan kawasan industri di daerah Cileles, Kabupaten Lebak. “Terkait rencana investasi, apa yang bisa kami bantu tolong disampaikan,” ucapnya.
Kunjungan dari Bondara Global Internasional merupakan tindak lanjut saat Andra Soni promosikan Provinsi Banten sebagai daerah tujuan investasi pada gala dinner bersama para alumni Cheung Kong Graduate School of Business (CKGSB) pekan lalu di Jakarta.
Sementara itu, Ketua DPRD Fahmi Hakim mengatakan, Provinsi Banten berpenduduk sekitar 13 juta jiwa. Wilayah Provinsi Banten khusus di selatan masih memiliki potensi untuk berkembang. Saat ini pemerintah juga sedang mengembangkan perumahan yang terjangkau untuk masyarakat berpenghasilan rendah. “Pengembangan perumahan sudah sampai Cisauk. Banyak investor yang sedang membangun,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Mr. Bond memaparkan bahwa pihaknya mengembangkan kawasan industri seluas 110 hektar di Cileles, Kabupaten Lebak. Daerah ini dinilai strategis untuk kawasan industri karena memiliki akses tol. “Memilih Cileles karena dekat jalan tol meskipun belum operasional,” jelasnya.
Menurutnya, rekan bisnisnya di bidang industri siap untuk berinvestasi saat kawasan industri tersebut sudah beroperasi. Di kawasan industri itu, anak usahanya akan berinvestasi pada pengembangan kawasan perumahan jadi atau fabrikasi house type 36. “Semuanya beton,” ucapnya.
Selain itu, pihaknya bersama rekannya akan berinvestasi pada pusat data, sekolah artificial intelligence (AI), sekolah AI, hingga pabrik keramik, pintu, dan perlengkapan bangunan rumah lainnya.
Sedangkan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Virgojanti mengungkapkan bahwa PT. Bondara Global International sudah melaksanakan investasi di Kabupaten Lebak. Ia berharap, ini menjadi awal bagi investor lain untuk berinvestasi di Provinsi Banten. “Nilai investasi Rp 150 miliar di Cileles Kabupaten Lebak,” ucapnya.



