BBC, Cilegon – Polres Cilegon terpilih sebagi Polres percontohan untuk pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari Polda Banten. Maka dari itu, Kapolres Cilegon mengaku akan meningkatkan pelayanan dan menambah fasilitas pelayanan yang ada di Polres Cilegon.

Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana mengatakan, untuk mendapatkan penghargaan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pihaknya perlu meningkatkan pelayanan dan fasilitas pelayanan yang ada di Polres. Dengan begitu, masyarakat merasa aman dan nyaman saat berkunjung ke Polres.

“Karena ini sudah diajukan, maka kita akan tindak lanjuti dengan membuat pencanangan zona inegritas menuju WBK dan WBBM. Sehingga, ada beberapa yang perlu kita perbaiki terutama untuk masalah pelayanan dan integritas anggota Polres Cilegon harus mendukung sesuai dengan apa yang telah ditentukan tim,” kata Kapolres ditemui di kantornya, Kamis (13/2/2020).

Meski begitu lanjut Kapolres, dirinya mengaku tidak mengetahui soal latar belakang terpilihnya sebagai Polres percontohan untuk menuju WBK dan WBBM. Maka, dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat komitmen yang perlu dilakukan oleh anggota yang lainya yang ada di Polsek-Polsek. Karena penilaianya bukan hanya untuk Polres saja namun untuk semua jajaran termasuk Polsek. 

“Jadi kita juga tidak tau latar belakangnya Polres Cilegon kenapa diajukan sebagai zona integritas menuju WBK dan WBBM oleh Polda Banten. Namun, kita hanya menindak lanjuti. Sehingga, apa yang dilakukan oleh Kapolres harus dilakukan juga oleh anggota jajaran baik di Polres maupun di Polsek,” ujarnya¬†

Adapun upaya yang dilakukan menuju zona integritas lanjut Kapolres, pihaknya akan memperbaiki tempat-tempat pelayanan seperti tempat parkir secara bertahap.

“Upaya yang dilakukan yakni membenahi pelayanan seperti yang teman-teman lihat seperti menyiapkan lahan Parkir dan tempat-tempat pelayanan SIM, SKCK dan lain sebagainya,” ucap Kapolres.

Kapolres menyampaikan, nantinya semua pelayanan di Polres Cilegon akan ditempatkan di satu tempat yang akan dinamakan sebagai tempat pusat terpadu pelayanan Polres Cilegon. 

“Semua pelayanan akan di pusat di satu titik yang akan dinamakan sebagai pelayanan pusat terpadu yang insya allah akan segera dilakukan. Karena saat ini dalam pembangunan, sehingga nantinya masyarakat tidak perlu pusing akan masuk ke pelayanan mana dan dimana karena sudah berada di satu titik,” terangnya.

Kapolres menambahkan, dengan jumlah penduduk saat ini, jumlah anggota Polres dinilai belum memadai. Meski begitu anggotanya dianggap mumpuni dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat. Apalagi, pelayanan di Polres Cilegon tidak hanya dilakukan oleh petugas kepolisian saja namun juga dibantu oleh masyarakat. Untuk itu Kapolres berharap, seluruh pejabat yang ada dan semua anggota jajaran dapat melaksanakan tugas sebaik baiknya. Hal itu dilakukan, agar yang telah dipercayakan saat ini berhasil dilakukan, mengingat penilainya akan dilakukan oleh pemerintah pusat melalui KemenPAN RB.

“Untuk jumlah personil dengan Rasio yang ada memang masih kurang tapi anggota sudah cukup mumpuni dalam memberikan pelayanan. Tentunya, tugas kepolisian ini bukan hanya dilakukan oleh Polisi. Namun, harus dapat dibantu oleh masyarakat. Kita akan berikan pelayanan semaksimal mungkin, maka saya ingin kepada pejabat yang ada dan anggota Polres jajaran agar dapat melakukan tugas sebaik-baiknya. Sehingga, pada saat penilian di akhir tahun 2020 dapat menjadi nominasi dari KemanPAN RB,” pungkasnya. (1-2).


Warning: A non-numeric value encountered in /home/k2949756/public_html/news/wp-content/themes/bukabanten2020/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here