BBC, Serang – Gubernur Banten, Wahidin Halim menyampaikan beberapa kebijakan yang sudah dilakukan oleh pemerintah daerah dalam menghadapi virus Corona (Covid 19). Salah satunya yakni melarang kepada pegawainya agar tidak melakukan perjalanan dinas ke luar daerah.
“Kami telah menetapkan KLB Covid 19 dan juga telah mengeluarkan libur sekolah. Kebijakan ini dikeluarkan untuk menghindari penularan virus Corona di masyarakat,” kata Gubernur disela memimpin rakor Covid 19 di pendopo Gubernur KP3B, Curug Kota Serang, Senin 16/3/2020.
Bahkan, kata Gubernur pegawai bisa melakukan tugasnya di rumah tanpa ada potongan gaji, tapi aturannya sedang digodok. Pegawai dan pejabat eselon II dibolehkan kerja dari rumah.
“Tapi untuk anggota dewan kami tidak bisa melarangnya, tapi kalau pejabat Pemprov jangan melakukan perjalan dinas keluar,” tegas Gubernur.
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menyampaikan, pemkab Serang telah mendata mahasiswa yang pulang dari China dan dinyatakan negarif. Selain itu ada juga 13 TKA pulang Imlek dan ada juga yang masuk RSDP 2 orang pulang umroh dan keduanya negatif.
“Sampai hari ini ada dua pasien yanvasuk di ruang isolasi dari kab Tangerang dan Pandeglang. RSDP ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan. Tapi terbatas ruang isolasi,” katanya.
Tatu menambahkan kebutuhan ruang Isolasi untuk penanganan penyakit inveksi yang dimiliki Pemda masih terbatas. Selain itu juga alat pelindung diri untuk tenaga medis yang belum dimiliki.
“Makanya kemaren penanganan pasien yang sempet viral menggunakan pakaian darurat sederhana. Kami terus menunggu peralatan yang kurang. Kami juga menyiapkan 31 Puskesmas dan rumah sakit,” lanjut Tatu.
Wakil Bupati Lebak, Ade Sumardi menyampaikan, Kab Lebak menjadi daerah yang rawan atas penularan ini. Karena ribuan warga Lebak bekerja di Jakarta melalui KRL. Sehingga ini juga menjadi perhatian Pemda Lebak.
“Kami juga melakukan pendataan WNA di Karian dan Semen Merah Putih. Selain itu juga kebijakan meliburkan sekolah oleh dinas pendidikan. Karenanya masyarakat juga dihimbau untuk meningkatkan PHBS,” pungkas Ade. (1-1)





































