BBC, Lebak – Bulan puasa Ramadan ini, harga gas Elpiji 3 Kg di desa Padasuka, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak melambung tinggi. Bahkan, masyarakat setempat membeli elpiji seharga Rp30 ribu ditingkat warung.
Mahalnya harga Elpiji 3 Kg di desa Padasuka tersebut disebabkan oleh mahalnya harga ditingkat pangkalan.

Berdasarkan keterangan dari beberapa pemilik warung, mereka membeli dipangkalan sekitar Rp22 ribu, sehingga secara otomatis, mereka menjual dengan harga Rp28 ribu kepada masyarakat.

“Saya beli Rp22 ribu. Jadi wajar jika kami menjual sekitar Rp28 ribu, ” kata pemilik warung yang berjualan di jalan Raya Warunggunung-Petir yang enggan disebutkan namanya, Rabu 6/5/2020.

Pantuan dilapangan, mobil Losbak dengan nama agen PT Adidihang Mas Murni, nampak menurunkan elpiji 3 Kg disalah satu warung, dengan jumlah elpiji sebanyak 50 tabung.

Sementara itu, Rian, salah satu admin di agen PT Madidihang Mas Murni, ketika dikonfirmasi membantah telah menjual gas dengan harga mahal. Karena, pihaknya menjual sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).

“Gak benar pak, kita jual dengan harga eceran tertinggi. Tapi untuk lebih lanjutnya saya gak punya kewenangan untuk memberikan keterangan,” kata Rian. (Ak/1-1)


Warning: A non-numeric value encountered in /home/k2949756/public_html/news/wp-content/themes/bukabanten2020/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here