BBC, Tangerang – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy secara resmi membuka Musyawarah Daerah V Kadin Provinsi Banten di Hotel Mercure, BSD Serpong, Tangerang Selatan, Kamis 17/12/2020. Dalam sambutannya, Andika meminta pengurus Kadin Banten terpilih untuk membantu pemda di Banten yang tengah fokus melakukan pemulihan ekonomi di masa pandemi covid 19 ini.

“saya berharap Kadin Banten sebagai mitra strategis, membantu pemerintah daerah di Banten terkait pemulihan ekonomi daerah,” kata Andika. Hadir pada acara tersebut Ketua Umum Kadin Rosan P Roeslani dan Ketua Umum Kadin Banten Mulyadi Jayabaya.

Andika mengungkapkan, struktur ekonomi Banten ditopang oleh industri dan sub-Sektor industri yang paling dominan yaitu industri baja dan industri petrokimia, dari industri hulu hingga hilir. Selain itu, Provinsi Banten memiliki 19 kawasan industri yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota dinBanten. Untuk itu, kata Andika, Kadin Banten sebagai wadah dan wahana komunikasi pengusaha diharapkan di masa pandemi covid 19 saat ini dapat memfasilitasi pengembangan tanggung jawab sosial perusahaan dalam program CSR berbasis pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19 di wilayah operasional perusahaan.

Pemprov Banten sendiri, kata Andika, fokus pada penanganan kesehatan, pemulihan ekonomi dan program perlindungan sosial bagi masyarakat terdampak covid 19. Di bidang perlindungan sosial, Pemprov Banten memberikan bantuan sosial kepada masyarakat 421.177 penerima manfaat yang rentan terdampak covid 19. “Nah CSR berbasis pemberdayaan masyarakat rentan terdampak Covid-19 inisiasi Kadin tadi dapat dikombinasikan dengan bantuan sosial yang diberikan Pemprov Banten itu,” imbuhnya.

Lebih jauh Andika meminta Kadin Banten juga dapat
mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan, karena dengan protokol kesehatan produktivitas pekerja dapat tercapai dan dampaknya produktivitas industri tercapai,
dimana ekses yang diharapkan adalah pertumbuhan ekonomi daerah dapat tumbuh secara signifikan.

Baca juga :  Teriakan ‘Rakyat Bersatu’ Menggema di Kampanye Akbar Airin-Ade

“Penerapan protokol kesehatan pada setiap ruang aktivitas ekonomi masyarakat diharapkan juga dapat meningkatkan kembali geliat perekonomian daerah,” imbuhnya.

Sementara itu Ketua Umum Kadin, Rosan Perkasa Roeslani menyebutkan pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat segera bangkit apabila didorong dua faktor yakni vaksinasi dan Undang-Undang Cipta Kerja. Menurut pandangan dari sisi pengusaha, dengan adanya penemuan vaksinasi dapat menurunkan faktor ketidakpastian. Sebab dalam dunia usaha sangat membutuhkan rasa aman dan kepercayaan. “Di dunia usaha we don’t like surprises. Jadi ada kepercayaan dan ada rasa aman akan memulihkan belanja konsumsi kita,” kata Rosan.

Rosan mengatakan, vaksinasi juga dapat membangkitkan pemulihan belanja dan konsumsi rumah tangga serta meningkatkan investasi dari dunia usaha di Indonesia.

Untuk itu, dalam meningkatkan investasi di Indonesia, pemerintah telah menerbitkan Undang-Undang Cipta Kerja. Sejak disahkannya UU Cipta Kerja setidaknya paling lambat bulan Febuari 2021, peraturan turunan sudah harus selesai.