BBC, Cilegon – Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta mengaku keberatan, apabila wacana pemerintah pusat untuk memperpanjang kegiatan PPKM darurat selama enam Minggu itu dilakukan. Menurutnya, kegiatan PPKM yang sedang berlangsung saja sudah mempersulit aktifitas masyarakat dan membuat perekonomian masyarakat semakin menurun.
“Kalau pusat mau memperpanjang (PPKM) wayahna pusat bantu untuk ekonomi dan bantuan langsung untuk masyarakat,” kata Sanuji di gedung DPRD Kota Cilegon, Rabu (14/7/2021).
Dikatakan Sanuji, wacana Pemerintah Pusat yang akan memperpanjang kegiatan PPKM darurat itu hanya akan membuat pemerintah di Daerah semakin repot dan harus menambah anggaran untuk melaksanakan kegiatan PPKM tersebut.
“Jangan sampai yang menentukan pusat, kita (Pemkot Cilegon) yang nanggung itu agak repot,” ucap Sanuji.
Sanuji menyampaikan, yang terpenting saat ini adalah menambah jumlah ruang inap dan peralatan kesehatan untuk pasien Covid-19. Bukan malah memperpanjang kegiatan PPKM darurat.
“Banyak faktor yang harus dilakukan penambahan secara cepat dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, ada faktor gedung, faktor peralatan dan ada faktor anggaran. Terutama untuk Tenaga Kesehatan (Nakes) yang jumlahnya saat ini semakin berkurang,” ungkapnya.
Maka dari itu, Ia mengajak kepada seluruh masyarakat Cilegon maupun masyarakat dari luar Cilegon agar mau menjadi relawan untuk penanganan kasus Covid-19.
“Makanya seluruh warga Cilegon dan orang yang dari luar Cilegon yang mau menjadi relawan untuk menangani Covid-19. Pemkot Cilegon akan menerima dengan baik, karena saat ini Nakes di Cilegon banyak yang terpapar Covid-19,”pungkasnya.(1-2).































