BBC, Serang – Direktur Bank Banten memaparkan sejumlah keberhasilan usaha bank Banten. Salah satunya yakni pendapatan bunga bank yang naik cukup signifikan.

“Pendapatan bunga Bank Banten triwulan dua dibandingkan tiga 2021 naik signifikan. Misalnya pada triwulan kedua di bulan Maret 2021 tercatat pendapatannya mencapai Rp 44 miliar. Sedangkan trwulan ketiga 2021 sudah Rp 170 miliar,” ujar Dirut Bank Banten Agus Syabarrudin, disela Diskusi ngobrol santai bareng mitra, dengan mengangkat tema 21 tahun provinsi Banten, bagaimana peran BUMD dalam perekenomian yang digelar Pokja Ekbispar, Jumat 15/10/2021.

Sementara dari akselerasi bisnis Bank Banten juga terus ditingkatkan dari triwulan ke triwulan. Dimana pendapatan bank di luar pendapatan dari bunga kredit (fee based income) pada triwulan kedua hanya Rp 4 miliar dan triwulan ketiga naik sekitar Rp 25an miliar.

“Jadi naik sekitar 290 persen. Ini artinya Bank Banten sangat potensial sekali untuk menjadi pencetak laba atau keuntungan,” lanjutnya.

Sehingga, tambah Agus perlu dibangun ekosistem keuangan daerah yang menjadi mutlak dan wajib harus dilakukan apabila pemprov Banten menginginkan pendapatan yang optimal.

“Misalnya Bank Banten sebagai bank daerah dan pelaku usaha di Banten menjadikan mitra utama Bank Banten. Jamkriada menjadi partner Bank Banten dalam penjaminan. Jadi gak ada lagi pembayaran DPKAD ke Bank Mandiri atau BCA, jadi harus semua ke Bank Banten. Sehingga dapat meningkatkan ekonomis daerah,” tegas Agus.