BBC, Cilegon – Dinas Pendidikan Kota Cilegon menggelar acara Peringatan Hari Aksara Internasional Ke-57 Tahun 2022 Tingkat Kota Cilegon dengan tema “Transformasi Literasi Dalam Konteks MERDEKA BELAJAR” yang berlangsung di Taman Layak Anak Kota Cilegon, Kamis (01/12/2022).
Dalam sambutannya, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian menyampaikan dukungannya terhadap program yang dicanangkan Dinas Pendidikan untuk mengatasi Buta Aksara di Kota Cilegon.
“Saya sangat mensupport dan mendukung terhadap program – program dari dinas pendidikan terutama dalam hal mengatasi buta aksara di Kota Cilegon ini,” ucapnya.
Lebih lanjut, Helldy meminta agar masyarakat buta aksara di Kota Cilegon dapat dilatih dalam berwirausaha dan bekerja.
“Selain bisa membaca dan menulis masyarakat yang terkena buta aksara ini juga harus diperhatikan dalam hal berusaha dan bekerja, oleh karena itu saya minta kepada Disnaker dan Disperindag agar masyarakat buta aksara ini dapat dilatih dan dibina supaya bisa berwirausaha serta bekerja,” ungkapnya.
Selain itu, Helldy mengajak kepada masyarakat dan instansi terkait untuk bersama – sama berantas buta aksara di Kota Cilegon.
“Kita tidak bisa berantas permasalahan dengan sendiri – sendiri, perlu adanya kolaborasi salah satunya yaitu berantas buta aksara ini, oleh sebab itu saya mengajak kepada masyarakat Cilegon dan instansi terkait agar supaya bisa bersama – sama mengatasi permasalahan buta aksara di Kota Cilegon ini dengan harapan tidak ada lagi masyarakat Cilegon yang tidak bisa membaca dan menulis,” tegasnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Cilegon Heni Anita Susila menyampaikan angka melek huruf di Kota Cilegon telah mencapai 95%.
“Alhamdulillah buta aksara atau angka melek huruf di Kota Cilegon telah mencapai 95%, ini merupakan sebuah prestasi dan keaksaraan fungsional warga belajarnya juga saat ini bukan mengenal huruf lagi tetapi sudah meningkat ke yang lebih tinggi,” jelasnya.
Heni menyampaikan, peringatan hari aksara internasional ini merupakan momen tahunan yang digelar oleh seluruh Kab/Kota di Indonesia.
“Momen hari aksara internasional ini merupakan momen setiap tahun yang biasanya digelar oleh seluruh Kab/Kota di Indonesia dimana sebagai moment yang penting bagi warga pendidikan non formal baik di tingkat Kota, Provinsi maupun Nasional,” pungkasnya. (1-2).































