BBC, Tangsel – Dinas pendapatan dan pengelolaan keuangan daerah (DPPKD) Provinsi Banten terus memberikan pembekalan terhadap Operator Sistem Informasi Manajemen Daerah (Simda).  Pembekalan materi ini diberikan terhadap para operator dimaksudkan agar pengetahuan wawasan dalam mengoperasikan   aplikasi Simda bisa maksimal.

”Ini bagian dari pemantapan pengoperasian Simda Keuangan berbasis akrual versi terbaru yaitu 2.7 rilis 09 mulai dari tahap instalasi aplikasi, seperti tahap penganggaran, pelaksanaan atau penatausahaan dan pelaporan/pertanggungjawaban,”kata Ketua Satgas Simda, Tb Mokhamad Yusuf, di Tangsel, Selasa,26/4/2016.

Ia menjelaskan pembaharian wawasan kepada seluruh operator Simda tersebut dilakukan untuk mendukung terwujudnya good governance dan clean government dalam penyelenggaraan otonomi daerah, perlu diselenggarakan pengelolaan keuangan daerah secara profesional, terbuka dan bertanggung jawab sesuai dengan aturan pokok yang telah ditetapkan dalam undang-undang.

“Pemerintah daerah memerlukan sistem yang dapat menghasilkan laporan keuangan dan informasi keuangan lainnya secara lebih komprehensif yang meliputi informasi mengenai posisi keuangan daerah, kondisi kinerja keuangan, dan akuntabilitas pemerintah daerah. Sistem  ini juga harus mengacu pada peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri  Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah beserta perubahannya,” katanya.

Pemberian wawasan tersebut akan dilakukan pada Rabu (hari ini, red) dalam bentuk workshop program aplikasi Simda keuangan operator bendahara pengeluaran atau bendahara pengeluaran pembantu tahun anggaran 2016.

“Acarannya kita laksanakan di Tangsel. Harapan kami semua kegiatan ini dilakukan dengan maksud untuk meningkatkan wawasan,  pengetahuan dan peran operator Simda keuangan sehingga tujuan pengelolaan keuangan mulai dari penganggaran, dan pelaksanaan atau penatausahaan hingga pelaporan atau pertanggungjawaban dapat tercapai,” jelasnya. (adv)