BBC, Serang – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten melakukan penandatanganan komitmen perluasan transaksi pembayaran digital QRIS bersama Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso (APMISO) DPW Banten di Balircom Surosowan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Promins Banten, Senin (19/5/2025). Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Banten, Amenza M. Moesa, dan turut dihadiri oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Prownsi Banten, Pemimpin Cabang Bank Rakyat Indonesia Serang, Ketua Asowasi Pedagang Mie dan Bakso (APMISO) DPW Banten serta perwakilan pedagang mie dan bakso di miayah Banten.
“Melalui kegiatan ini diharapkan mampu mendukung digtal sasi pembayaran termasuk perluasan QRIS di Pedagang Mie dan Bakso wilayah Banten sekaligus mendukung inklusi keuangan,” ucap Ameriza M. Moesa dalam sambutannya.
Ameriza menyampaikan Bank Indonesia mendorong penggunaan QRIS salah satunya untuk mempermudah akses ke layanan keuangan. Melalui QRIS, pencatatan transaksi yang mulanya dilakukan secara manual, dapat bertransformasi menjadi pembukuan yang rap dan terstruktur.
“Sehingga nantinya akan lebih mudah apabila ingin mengajukan prjaman modal ke bank maupun lembaga keuangan lainnya karena pembukuan yang dimiliki sudah lebih transparan dan terpercaya,” katanya.
“Seperti jargon QRIS yaitu “CEMUMUAH” atau cepat, mudah, murah, aman dan handal,” ujarnya lagi.
Dalam kegiatan ini juga dilakukan penandatanganan 3 komitmen bersama yaitu pertama perluasan transaksi pembayaran digital QRIS anggota APMISO Wilayah Banten, kedua sinerge program sosia isasi dan edukasi transaksi pembayaran digital ORIS kepada anggota APMISO Wiayah Banten.
“Ketiga sinergi program publikasi transakss pembayaran QRIS melalui anggota APMISO Wilayah Banten,” katanya.
Momen penandatanganan komitmen bersama ini, tambah Ameriza menjadi salah satu kegiatan smergi antara Bank Indonesia Provinsi Banten, Pemerintah Provinsi Banten beserta PJP dan Asosiasi, menuju DIGIWARA Festival 2025.
“Penandatanganan komitmen ini sekaligus dibarengi dengan pemberian sosialisasi dan edukasi transaksi pembayaran QRIS bekerja sama dengan penyedia jasa pembayaran yang dalam kesempatan ini Bank Rakyat Indonesia Serang kepada perwakilan pedagang mie dan bakso,” ucapnya.
Kegiatan pendampingan ini disiapkan untuk memastikan pedagang mie dan bakso telah siap mengimplemeniasikan proses digitalisasi pembayarannya. Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten mengharapkan kesuksesan digitalisasi pembayaran pedagang mie dan bakso wiayah Banten dapat terus mendorong transaksi pembayaran digital QRIS di wilayah Banten.
“Tentunya, dalam jangka panjang akan berdampak positif dan berkontribusi daiam perluasan ekosistem digital di Provinsi Banten, ” ucapnya.





































